
Hari yangg di tunggu akhirnya tiba, semua murid sudah berkumpul dihalaman depan sekolah, sebelah kiri untuk putri dan kanan untuk putra.
Semua barang bawaan sudah di kumpulkan dan pasti semuanya sudah dinamai oleh masing masing.
Acara sudah dimulai dengan kata sambutan dari kepala sekolah dan juga jajaranya. Akhirnya semua siswa diarahkan untuk masuk ke aula, karena akan banyak acara lainya yang akan segera dimulai, dan bahkan bisa sampai sore.
Acara demi acara berlangsung dengn lancar tanpa halangan, karena ini hari kedatangan jadi semunya masih memakai baju bebas, dan disini terlihat mana yang dari keluarga yang kaya dan keluarga biasa, walau kadang penampilan bisa menipu tapi, ya... Itulah yang terlihat sekilas dari orang sekitar kita, karena pebedaan antara baju mahal dan murah akan terlihat sangat jelas.
Dan di antara para murid baru yang dengan pemampilan sederhana, Laura termasuk salah satunya. Laura tetap cuek aja, dia malah tidak peduli dengan baju orang lain yang bagus dan mahal, dan memang begitulah Laura gadis sederhana yang tidak tertarik dengan segala kemewahan dan juga dengan mode mode baju masakini.
Yang penting bagi Laura tau dia nyaman dengan baju yg dia pake, walau kadang baju itu sudah buluk dan kusam tapi dia merasa biasa saja.
__ADS_1
Itulah gadis dari daerah B yang berasal dari desa BL namun kecantikanya tetap sangat terlihat. Walau Laura tidak tau kalau dirinya cantik, karena cantik menurut Laura adalah cewe yang hidungnya mancung seperti orang Arab, Eropa atau orang India, sedangkan hidung Laura mancung standar untuk orang Indoseia
Di akhir acara baru ada pemberitahuan pembagian kamar. Dan setiap kamar berjumlah 10 orang, untuk tahun ini, yang putri ada 40 orang, itu berati akan ada empat kamar yang tempati siswi baru di asrama. Walau kamar berbeda tapi dikelas mereka belum tentu, karena satu kelas muridanya 30-35 orang dan dicampur antara putri dan putra.
Pembagian kamar selesai, dan akhirnya Laura satu kamar dengan Linda, serta ada 8 teman laianya yaitu: Intan, Ganis, Aisyah, Sri, Zara, Cut, Sekar dan Elia. Itulah nama nama yang satu kamar asrama dengan Laura, dan kamar mereka no 7 yang berada dilantai dua, dan tentunya ada tiga kamar lain yang di lantai dua. Itu adalah kamar no 4, 5, 6 dua kamar lain ditempatin oleh kakak kelas, dan satu kamar lagi yang no 4 yang di tempatin teman seangkatan dengan Laura.
Begitu masuk ke kamar mereka semua kaget, karena tempat tidur mereka betingkat, sprei dan sarung bantal mereka sama semua, bahkan lemari mereka juga sama. Mereka bengong sebentar dan akhirnya semua berebut tempat tidur dibawah dan lemari yg terdekat dengan tempat tidur. Sampai sehingga terjadi kekacauan dan keributan.
Karena suara keributan dan kegaduhan akhirnya kepala asrama datang ke kamar mereka.
Dan dapat maklumi sih karena delapan diantara mereka adalah anak orang kaya, ada yang bapaknya pejabat daerah, kepala rumah sakit, kepala polisi dan pengusaha, dan semuanya anak manja. Sehingga mereka tidak mau repot naik tangga hanya untuk tidur. Yang pasti semua keinginan mereka pasti akan dituruti orang tuanya. Tapi tidak untuk saat ini dan disini, mereka semua sama kalau disini tidak ada perlakuan yang istimewa.
__ADS_1
Biar semuanya puas dan merasa adil akhirnya dibuatlah kocokan dangan nama dan nomor tempat tidur dan lemari. Dan akhirnya semua setuju, nomor pun dikocok dan mereka maju satu satu untuk mengambil nomor yang sudah di siapkan, setelah semunya diambil, mereka membuka bersamaan, ada yang mukanya tampak kecewa dan ada juga yang bahagia.
Tapi tidak ada yg berani protes, tapi kalau ada mau tukar dan temanya mau maka boleh bertukar tapi kalau tamanya keberatan tidak boleh dipakasa atau di ancam. Namun kalau bisa di bujuk dengan sogokan, dan ada yang mau itu di perbolehkan. Dengan alasana mereka bisa berkelan, berteman Itu dilakukan agar mereka bisa cepat akrap
Perhatianya semuanya! Ibu asrama mulai dengan nasehtanya.
"Ada beberapa peraturan asrama yang wajib kalian turuti, karena kalau melanggar akan ada hukumanya. Peraturannya adalah, bagi yg muslim harus sholat berjmaah, izin bermalam dirumah dalam satu bulan hanya satu kali, yang tidak dapat izin bermalam tetap boleh keluar asrama setiap hari minggu, keluar jam 07 pagi dan balik jam 5 sore, kalau telat akan ada hukuman" ibu asrama
"Dan untuk tempat makan sudah ada namanya masing masing, makan pagi diantar jam 06 pagi, siang jam 12, dan sore jam 18. Saat makanan pagi diantar kalian harus menitipkan ratang (tempat makanan) malam yang sudah bersih. Jadi setiap pengantaran makanan saat itu juga pengambilan tempat makan yang kosong, kalau diantara kalian ada yang lupa menititipkan tempat makan saat pagi, berati kalian tidak dapat makan siang, begitu juga setersunya" ibu asama
"Dan ini satu hala yang penting, untuk baju kotor, kalian cuci dan gosok sendiri" kata bu asrama
__ADS_1
Kamar lagusng heboh karena pada protes mereka tidak mau cuci dan gosok baju sendiri. Namu hal itu sudah biasa terjadi dan abaikan oleh ibu asrama.
"Air minum ada setiap lantai, untuk ambil air minum kalian bawa tempat minum sendiri" lanjut bu asrama