Setia Untuk Suamiku

Setia Untuk Suamiku
7. Tidak Akan Cukup


__ADS_3

Hasil ujian sudah keluar, nilai yang didapat ada yang memuaskan untuk sebagain siswa, ada juga yang merasa kecewa dengan hasil yang didapat.


Tapi satu hal yang pasti, nilai hari ini bukan segalanya, dan akhir yang akan mereka capai. Oleh karena itu, walau hasil hari ini belum maksimal semua siswa tetep semangat.


Karena ini adalah tahun terakhir mereka di SMA. Banyak yang bilang kalau masa SMA itu masa yang paling indah, ya...Itu akan benar kalau selama SMA kita tidak salah jalan, tapi apa bila di masa SMA kita salah memilih jalan, makan masa SMA akan menjadi masa yang paling menyakitkan.


"Bagaimana hasil ujuan kamu?" tanya Sari sama Linda.


"Alhamdulillah cukup bagus, kamu sendiri bagaimana?" ucap Linda sambil melihat wajah Sari, karena seperti ada rasa khawatir di mukanya.


"Entahlah, aku gak tau, pusing." jawab Sari seperti putus asa.


"Kalau nilai kamu kurang, jangan putus asa karena masih ada 1 tahun lagi untuk memperbaikinya. Kalau kamu mau, kita bisa belajar bareng dikamar kami. " Jelas Linda

__ADS_1


"Memang sama yang lain boleh?" tanya Sari khawatir, takutnya yang lain tidak setuju.


"Insya Allah mereka semua setuju, karena sebelumnya kita juga pernah ngomongin masalah ini, siapa saja yang mau belajar sama kita boleh bergabung, dan mereka malah sangat senang karena di tahun terkhir ini kita akan lebih akrab dengan belajar bersma." jelas Linda pada Sari, karena sebelumnya mereka di kamar memang pernah membahas masalah ini.


"Terima kasih banyak ya " ucap Sari dengan wajah berseri seri, nanti akan aku tanyain lagi di kamar siapa saja yang mau belajar bareng.


"Oke.. Nanti siapa saja yang mau suruh datang saja ke kamar kita ya" jelas Linda, dan tentunya setelah jadwal dikelas selesai.


"Laura... Terima kasih bayak ya, karena mau mengajarkan kita semua" ucap Elia sambil mendekat dan memeluk Laura.


"Iya sama sama, disini tidak ada yang mengajarkan, yang ada kita belajar bersama, saling menyemangati dan mendukung" jelas Laura yang tidak merasa telah mengajarkan teman temanya.


Ya itulah Laura yang tidak mengenal siapa dirinya sendiri, dan sama sekali tidak tahu tentang segala kemampuan dan kecantikan yang dimiliki.

__ADS_1


Banyak lelaki yang mendekat dengan harapan akan mendapat cinta dari Laura, selama lelaki itu tidak mengaku kalau menyukai Laura, maka smuanya akan baik baik saja. Namun bila ada yang mengaku pasti akan langsung ditolak tanpa berfikir terlebih dahulu, dan untuk selanjutnya akan dijauhi oleh Laura.


Waktu terus belalu, tampa terasa ujian akhir akan segera dimulai, semua siswa dam siswi sedang mempersiapkan diri untuk ujian akhir mereka di SMA.


Dan tentunya mereka semua juga tau, kalau ini bukan akhir, tapi ini semua malah baru dimulai untuk masa depan mereka.


"Laura kamu jadi kuliah? " tanya Sri saat dikantin sedang makan


"Insya Allah harus jadi, karena untuk bertahan hidup di zaman sekarang tidak akan cukup hanya dengan ilmu yang kita dapat di SMA saja, kalau perlu carilah ilmu seumur hidup kita, karena hanya dengan ilmu hidup kita akan mudah, dan dengan ilmu agama juga hidup kita akan terarah." jelas Laura dengan sangat semangat.


"Iya kamu benar, dan semoga aja kita semua bisa menimba ilmu lagi di Perguruan Tinggi." ucap Sri penuh harap.


AMIIN.... Jawab mereka serempak.

__ADS_1


__ADS_2