Si Sinting Pewaris Pedang Kembar

Si Sinting Pewaris Pedang Kembar
12.Wabah Penyakit


__ADS_3

Badar Geni kini tumbuhnya semakin bersinar kebiruan, jeritan dari mulutnya penuh dengan kesakitan yang begitu mendalam, karena di dalam tubuhnya baru di tempa menjadi semakin kuat, begitu juga jiwa dan hatinya di tempa dengan lahar kawah gunung merapi,


Kini di dalam tubuhnya sudah menyerap api abadi dari gunung merapi, tubuhnya bagai bara api biru, panasnya seperti panas api neraka.


Penempaannya masih terus berlangsung, kini tulangnya sudah semakin keras bagai baja hitam, dagingnyapun juga semakin keras, senjata sakti tingkat surgapun belum tentu bisa membuat Badar Geni terluka.


*****


Disebuah desa Eyang Raga Runting masih penasaran dengan desa yang di lewatinya until kembali ke lereng gunung merapi.


Ia melihat seorang pria setengah baya sedang berjalan dengan tatapan kosong, Eyang Raga Runtingpun menghampiri orang tua itu dengan cepat.

__ADS_1


"Kisanak,,,, kisanak,,,,," teriak eyang Raga Runting pada orang tua itu.


Orang tua itu masih berjalan tanpa menengok atau menjawab dari panggilan Eyang Raga Runting yang berjalan di belakangnya.


Karena Teri akan Eyang Raga Runting merasa tak di hiraukan, ia dengan cepat melangkahkan kakinya dengan sangat cepat untuk menyusul orang tua setengah baya itu.


"Kisanak, maaf kalau saya menggangu, dari tadi saya teriak teriak memanggil kisanak tapi sepwrtinya kisanak lagi memikirkan sesuatu, ada apa sebenarnya dengan desa ini kisanak, aku beberapa purnama yang lalu melewati desa masih begitu ramai, tapi kenapa sekarang jadi seperti desa yang tak berpenghuni," ucap eyang Raga Runting yang penasaran dengan desa yang akan di lewatinya lagi.


"Maaf,,,, maaf,,,, anak muda,,, aku tadi tak mendengar kalau kisanak memanggilku, aku sedang terburu buru, karena baru pulang mencari seorang tabib, tapi tak ada satu tabibpun yang berani datang ke tempat ini kisanak, aku rasa kisanak juga bukan orang desa ini, apa tidak takut kalau terjadi apa apa kisanak," jawab orang stengah baya itu sambil memperlambat jalanya.


"Desa ini sedang di serang wabah penyakit kisanak, sudah hampir satu purnama warga desa ini satu persatu meninggal karena wabah ini, dan untuk itu aku berusaha mencari tabib yang bisa menyembuhkan anak istriku di rumah kisanak," jawab orang tua stengah baya itu menjelaskan tentang desanya.

__ADS_1


"A,a,apaaa,,,, wabah penyakit,,,, memang seperti apa gejala wabah penyakit ini kisanak, dan seperti apa wabah ini di tubuh yang terkena penyakit ini, maaf,,,, begini,,, begini saya bisa sedikit ilmu pengobatan,hhhheee," ucap Eyang Raga Runting dengan tertawa lirih.


"Apa benar kisanak bisa ilmu pengobatan, sebenarnya kisanak ini mau kemana, dan siapakah kisanak ini, kalau memang ki sanak bisa ilmu pengobatan, aku mohon kisanak tolonglah keluargaku dan para warga desa ini agar bisa terbebas dari wabah penyakit ini, dan kami bisa beraktifitas seperti biasanya kisanak," balas orang tua setengah baya itu langsung duduk bersujud di depan Eyang Raga Runting.


"Aaaaiiihhh,,,, jangan bersujud begitu ki, berdirilah, kalau kamu tak mau berdiri, aku akan lekas pergi dan tak mau mengobati warga desa ini dan keluargamu,,, berdirilah ki, aku hanya seorang pengembara yang kebetulan lewat sini dari perjalanan jauh, sebut saja aku Raga, berdirilah ki" ucap Eyang Raga Runting sambil memegang bahu orang tua setengah baya itu sambil sedikit mengangkat biar bisa berdiri.


"Terima kasih Nak Raga, terima kasih, sekarang kita langsung kerumah saja nak Raga, aku begitu khawatir pada anak istriku," jawab orang tua setengah baya itu,


Eyang Raga Runting sebenarnya mau tertawa mendengar orang tua itu memanggil namanya dengan Nak, tapi karena tetlihat orang tua setengah baya itu sedikit panik, ia hanya sedikit tettaea lirih sanbil menutupi mulutnya dengan tanganya.


Semoga tetap terhibur dengan cerita ini, maaf kalau tulisan ini nasih belepotan, baru pemula yang lagi belajar menyusun kata yang pas,

__ADS_1


Jangan lupa Vote atau like, setidaknya like saja itu sudah jadi kebanggan tersendiri,


Thanks sudah mampir


__ADS_2