
Badar Geni dan Pemuda itu sudah melakukan kuda kuda tarungnya yang sempat terhenti karena Jurus dari Pecah Raga Badar Geni.
Pemuda itupun juga mengeluarkan aura yang begitu menekan, hingga membuat suasana semakin begitu mencekam, udara seakan berhenti karena mereka mengeluarkan aura tenaga dalam yang begitu besar.
"Hhhheeeee,,,,, sepertinya latih tanding ini akan lebih seru ni, akhirnya aku bisa bertanding denganmu dengan lebih serius Badar, sekarang rasakan jurusku ini,,,,,
"Jurus Kunyuk Melempar Buah tingkat 1"
"Hiaatttttttt,,,,,,,"
Swwwuusss,,,,,,,
Huuupppp,,,,
"Hiiaaattttt,,,,"
Pecah Raga dari Badar Genipun juga tak mau kalah mereka berdua langsung mengeluarkan Jurusnya juga
"Jurus Badai Api Abadi tingkat 1"
__ADS_1
"Hiaaattttt,,,, Hiaaatttt,,,,,"
wussss,,,,
"hhhiaaatttt,,,,, hhhiiiaattt,,,"
"Jurus Kunyuk Melempar Buah tingkat 2"
hhhuuupppp,,,,
hhhiaaatttt,,,,,
Kekuatan dari jurus ketiganya kini beradu dengan tenaga dalam karena terlihat setiap jurus jurus yang mereka peragakan membuat gelombang kejut yang begitu luar biasa.
Pemuda msterius itu kini sedikit terpojok karena serangan dari pecah raga Badar Geni semakin cepat, kalau menghadapi Badar Geni sendiri munkin ia akan dengan mudah dapat membalikan keadaan,
Kini yang ia hadapi dua Badar Geni yang kemampuanya sama seperti Badar Geni yang asli. Apalagi jurus jurusnya yang sangat mematikan membuat pemuda itu jadi terpojok.
Jurus jurus yang di keluarkan Badar Geni hasil dari latihan di alam bawah sadarnya ketika melakukan pertapaan di puncak lahar gunung merapi, maupun di air terjun grojokan sewu.
__ADS_1
Badar Geni ingin menguji jurus jurusnya itu pada pemuda yang menjadi lawan tandingnya itu dengan jurus tingkat tingginya, ia juga sudah menekan api biru dalam tubuhnya agar latih tanding dengan pemuda misterius itu tak saling melukai,
Untuk latih tanding ini ia banyak menggunakan jurus yang baru di pelajarinya biar ia juga bisa melihat celah celah dari jurusnya ini dan bisa untuk di perbaiki untuk menutup celah dari jurus jurusnya itu.
Badar Geni masih berdiri melihat mereka bertarung dengan Pecah Raganya, ia masih memicingkan matanya mengamati latih tandingnya yang sudah di tahap serius itu.
Walaupun kini pemuda itu di serang di berbagai sisi yang sulit untuk di tebak arahnya tapi ia masih tetap menunjukan senyum tipisnya.
Jurus Pecah Raga Badar Geni yang di tunjukanya kini semakin cepat hanya kilatan cahaya yang bisa di lihat oleh orange biasa, tapi untuk Badar Geni dan pemuda yang menjadi lawan tandingnya masih sangat melihat gerakan yang sangat jelas.
Pemuda itupun masih tetap tersenyum dan masih dapat mengimbangi serangan yang di lancarkan ke arahnya.
"Hhhmmm,,,,,Jurusss ini,,,,, Jurusss yang telah lama hilang dari dunia persilatan, ternyata jurus ini sungguh sangat cepat, ternyata kau memang di berkati langit ngger,,,, hhhheeee,,,,, aku akan bertahan dulu dari seranganmu ngger,,,, aku ingin melihat kemampuanmu dengan jurus jurus dewa ini yang telah hilang ini,hhhheeee,,," bhatin pemuda misterius itu sambil tersenyum.
Pemuda itu masih dapat bertahan dan menghindar dari serangan jurus jurus yang sangat cepat, Badar genipun juga sedikit tak menyangka kalau jurus jurusnyapun dapat membuat pemuda itu menjadi sedikit bertahan.
"Hhhheeee,,,, ternyata jurus jurus ini memang sungguh sangat luar biasa, walaupun banyak tenaga dalam yang harus di keluarkan tapi itu setimpal dengan daya kecepatan dan daya kekuatanya, padahal ini baru tingkat awal, kalau aku keluarkan jurus ini ke tingkat menengah apa jadinya," bhatin Badar Geni yang masih memicingkan matanya melihat pecah raganya dengan cepat menyerang Pemuda Misterius itu.
"Kau memang akan melampaui eyangmu ini, jurus ini jurus yang sangat cepat dan kekuatanya begitu hebat, untung saja sebelum datang ke sini aku sudah memakan daging ular yang tersisa dulu, kalau tidak tenga dalamku akan habis bila kau serang terus seperti ini ngger,hhhheeee,,,,," bhatin pemuda itu masih tetap menangkis dan menghindari setiap serangan yang begitu cepat.
__ADS_1
Semoga tetap terhibur dengan cerita ini jangan lupa like atau vote kalau merasa cerita ini menarik,
thanks,,,,,