Si Sinting Pewaris Pedang Kembar

Si Sinting Pewaris Pedang Kembar
61. Badar Geni Vs Tetua Dirjo 3


__ADS_3

Tetua Dirjo kini sedikit waspada karena ia tahu dan sangat kenal dengan pemilik tongkat kuning di masa lampau.


Dulu sebenarnya tetua Dirjo dari aliran hitam, dan ia pernah berhadapan ataupun bertarung dengan Eyang Raga Runting di taklukan dengan beberapa jurus saja oleh Pendekar Bambu Kuning, Atau Pendekar yang berjuluk Pendekar Tua Sakti dari Gunung merapi.


Kembali ke pertempuran


"Hhhheeee,,,,, apa senior begitu mengenali tongkat kuning ini, kalau begitu baguslah,,,, biar senior sedikit mengenang masa lalu dengan pengguna tongkat kuning ini, hhhhheeeee,,,,, senior munkin tau kan siapa yang pemegang tongkat ini, kalau begitu kita selesaikan masalah kita ini lebih cepat, karena aku sepertinya sudah malas untuk tinggal beberapa hari lagi di sini," ucap Badar Geni dengan memegang tongkat kuningnya yang juga mengeluarkan sinar keemasaan.


"Kalau begitu aku juga akan membalaskan kekalahanku di masa lalu, dan aku sekarang takan segan untuk dapat menaklukanmu bocah, walaupun begitu aku takan gentar dengan senjata tongkat kuningmu itu, bersiaplah menghadapi kematianmu bocah tengik,"


Kini Tetua Dirjo langsung melancarkan jurusnya tombak sucinya dengan kekuatan penuh, walaupun ragu ia pun tetap melancarkan serangan tombaknya yang di selimuti aliran petir.


Badar Geni tak berusaha menghindar ia langsung menangkis setiap ujung tombak yang di kerahkan ke tubuhnya dengan tangkisan tongkat kuningnya, kini mereka saling serang, sudah puluhan jurus yang sudah mereka keluarkan,


Dan tiba tiba tetua Dirjo hilang dari pandanganya, Badar Geni tetap siaga dan waspada, ia menajamkan indra pendengaran ataupun indranya yang lain biar dapat mendektesi keberadaan tetua Dirjo Berada.


Dengan Mata Gandanya ataupun indra pendengaranya ia bisa merasakan keberadaan tetua Dirjo berada,Badar Geni hanya menunggu dan menangkis setiap serangan tak kasat mata yang di lancarkan tetua Dirjo.


Para muridpun cuma melihat pertarungan itu dengan bergerak lincahnya Badar Geni, yang mereka lihat tetua Dirjo sudah menghilang, tapi setiap bertabrakan dua pusaka itu beradu membuat para murid yakin kalau badar geni masih bertarung dengan tetua Dirjo yang tak kasat mata.

__ADS_1


Serangan yang di lancarkan tetua Dirjo semakin gencar walau tak di lihat oleh siapapun, tapi berbeda dengan Badar Geni walaupun tak kasat mata ia dapat mengetahui dengan jelas di mana tetua dirjo itu berada.


Suara benturan tenaga dalampun sesekali menguncang padepokan singa emas, ataupun dalam segel pelindung dimana Badar Geni sedang bertarung.


Terlihat serangan tombak senakin gencar, badar geni tak di buat untuk dapat melakukan serangan, ia di buat untuk bertahan total, walaupun begitu ia tetap memperlihatkan senyum kecut ke arah Tetua Dirjo yang tak kasat mata itu.


"Bagaimana munkin bocah itu selalu dapat menangkis ataupun menghindari setiap serangan tombaku ini, padahal aku sudah hampir mengerahkan semua kemampuanku, Ajian Raga Sukmakupun sepertinya bisa di baca dengan mudah, ternyata kemampuanya seperti Eyang Raga Runting yang sudah membuatku kalah telak hanya beberapa jurus saja, tapi melihat jurusnya membuat aku juga tak yakin untuk dapat mengalahkan bocah itu atau munkin aku akan di kalahkan seperti masa lampau dulu," bhatin Tetua Dirjo dengan terus melakukan serangan yang mematikan ke arah tubuh badar geni.


Merasakan serangan dari tetua Dirjo yang begitu ganasnya Badar Geni menambah tenaga dalamnya beberapa persen lagi dan mencari celah dari serangan yang di kerahkan oleh tetua Dirjo,


Dalam beberapa tarikan nafas ia melihat celah yang di tinggalkan saat melakukan serangan dari tombak tingkat sucinya, Badar geni tetap belum berusaha untuk menyerang balik, ia memastikanny lagi kalau celah yang di tinggalkan oleh serangan tetua dirjo benar benar celah untuk melakukan serangan balasan.


Satu hantapan tongkat kuningnya membuat tetua dirjo meringis sedikit kesakitan dan belum sempat menghindar untuk kedua kalinya tetua Dirjo di buat terkena serangan tongkat yang di lancarkan kedadanya.


Tetua Dirjopun mundur beberapa langkah dan memegangi dadanya yang terasa sakit, dari mulutnya keluar darah segar yang menyembur keluar.


Uuuhhhuuukkk,,,,,


uuuhhhuuukkk,,,,,,

__ADS_1


"Bocah tengik kau,,,,, aku takan kalah untuk yang kedua kalinya dengan pengguna tongkat kuning, sekarang aku akan keluarkan kemampuanku yang terakhir, walaupun aku harus mati, tapi kau harus juga harus ikut denganku ke alam baka bocah," teriak Tetua Dirjo yang memegangi dadanya yang terasa sakit.


Tombak tingkat sucinyapun di tancapkan ke tanah, setelah itu ia mengambil sesuatu dalam bajunya dan menelanya, entah apa yang dia ambil,


Setelah menelan sesuatu barang dalam mulutnya keanehanpun terjadi, tubuh tetua dirjopun bergetar hebat asap hitam tiba tiba keluar dari tubuhnya, dan lama lama tubuhnya kini menjadi hitam dengan wajah menakutkan.


Tubuhnya yang biasa mulai membesar dan bertambah tinggi, aura yang sangat besarpun di rasakan oleh Badar Geni ataupun yang berada di luar segel pelindung.


Sebenarnya Badar Geni pun ingin menyelesaikan pertarunganya dengan cepat.


Tapi melihat Tetua Dirjo yang sudah di rasuki ilmu hitam setelah menelan sesuatu iapun jadi sedikit tersentak kaget, ia tak menyangka kalau tetua dirjo menyimpan ilmu hitam dalam tubuhnya.


Para tetua dan muridpun juga tak mengira kalau tetua dari kelompok jurus semua senjata memiliki ilmu hitam.


"Hhhuuuhhhh,,,, ternyata jadi sungguh merepotkan kalau begini ini akan sedikit merepotkan, aura hitam karena dendam bisa membuat hati tetua Dirjo jadi di kendalikan makluk Iblis Hitam, baiklah aku akan serius, kalau masih menggunakan tongkat kuning ini akan mengeluarkan tenaga lebih banyak, dan apa boleh buat, aku harus mengeluarkan pedang kembar ini," bhatin Badar Geni yang mendengus kesal ke arah tetua Dirjo yang sudah seperti raksasa yang dengan tubuhnya hitam legam dengan kepalanya seperti seekor kelelawar yang taringnya runcing.


SEMOGA TETAP TERHIBUR, MAAF KALAU CHAPTERNYA KURANG PANJANG, TAPI AUTHOR BERUSAHA UNTUK MEMPERPANJANGNYA. JANGAN LUPA LIKE VOTE, ATAUPUN COMEN.


UNTUK CRASY UP DI TUNGGU SAJA YA TAPI AUTHOR GAK JANJI YA.

__ADS_1


__ADS_2