Si Sinting Pewaris Pedang Kembar

Si Sinting Pewaris Pedang Kembar
62. Bangkitnya Iblis Hitam


__ADS_3

Badar Geni memicingkan matanya, ia juga sedikit terkejut melihat tubuh hitam legam dari tetua Dirjo yang sesungguhnya.


Aura kegelapan begitu sangat pekat terlihat dari tubuh hitam raksasa yang di bungkus dengan asap hitam tipis yang menyelimuti seluruh tubuh yang seperti iblis itu.


"Hhhmmm,,,, tak salah lagi menurut pemahamanku makluk yang sekarang kuhadapi adalah sesosok Iblis Hitam dari Lembah Sungai Merah, tak kusangka tetua dirjo sudah melakukan kontak darah dengan Iblis Hitam itu demi untuk mempercepat menambah tenaga dalamnya," bhatin Badar Geni yang sudah siap mengganti tongkat kuningnya dengan Pedang Kembarnya.


Para tetua maupun murid melihat sosok itu bergedik ngeri, sosok yang sangat mengerikan dengan mata merah menyala dengan tarungnya yang panjang nan runcing.


Setelah mengembalikan tongkat kuningnya ke pundaknya lagi iapun terpaksa harus menggunakan pedang kembarnya yang berada di pundak kanan kirinya tanpa ada seorang pun yang tahu selain Badar Geni, Kinasihpun juga tak mengetahuinya.


Saat mengambil kedua Pedang kembarnya, dari langit memancarkan cahaya biru kehijauan di selimuti petir petir kecil dengan suara menggelegar dari atas awan, sinar itu mengarah ke pedang berelemen api, keanehan dari pedang berelemen Espun juga terjadi, di sebelah cahaya yang turun dari langit sebuah cahaya putih seperti kristalpun juga turun ke arah pedang berelemen es yang di pegang Badar Geni.


Suara gemuruh di langitpun membuat suasana padepokan singa emas seperti mau runtuh, kilatan kilatan petirpun menyelimuti area di luar ataupun di dalam kubah pelindung yang sudah di buat Badar Geni dengan sangat sempurna.


Mata Tetua ataupun murid kini tertuju pada kedua pedang yang di angkat badar geni ke atas, mata merekapun melotot di buat terkejut untuk kedua kalinya oleh pemuda yang belum di kenal di padepokan itu.


"I i i i itu bukanya Pedang Kembar pedang yang sudah hilang sekitar lima ratusan tahun yang lalu tetua, apa mataku ini tak salah melihatnya, menurut dari kitap yang terbuat dari daun lontar Pedang itu pedang Legenda tingkat atas, yang membuat Pedang itu Resi Guntur Sayekti tetua siapa sebenarnya pemuda itu sesungguhnya, baru kali ini aku bisa melihat pusaka Pedang Kembar itu, tak kusangka kau pemuda yang membuatku kagum anak muda," ucap Tetua Wiratama pada salah satu tetua di sampingnya.

__ADS_1


"Apa memang pedang itu pedang Kembar tetua Wiratama, melihat dari kekuatanya aku pun juga berpikiran sepertimu, lihatlah ke atas langitpun seakan menyambut kedua pedang itu, semoga pemuda itu sanggup untuk membuat makluk yang merubah tetua dirjo dapat di binasakan, kalau tidak akan menjadi malapetaka di tanah jawata ini," balas salah satu tetua yang berada di samping tetua Wiratama yang masih mengamati fenomena di langit dengan keluarnya pedang kembar.


Api Abadi dalam tubuh Badar Genipun jadi bergejolak hebat hingga api abadipun juga menyelimuti tubuh Badar Geni, walaupun begitu pakaianyapun terlihat baik baik saja tanpa ada yang terlihat terbakar.


Kembali ke pertempuran


Badar Genipun merasakan tubuhnya ringan dan kekuatan tenaga dalamnyapun bertambah berkali kali lipat, tubuhnya kini melayang semakin ke atas dan berhenti saat sejajar dengan kepala Iblis Hitam,


Iblis Hitampun langsung mengeluarkan bola bola api dalam moncongnya makluk yang berkepala kelelawar itu.


Badar Geni jadi merasa tertantang, ia membiarkan bola bola api itu menerjang ke arah tubuhnya, dan seperti dugaanya api itupun dengan mudah malah di serap oleh Pedang berelenen Api yang ada di tangan kananya.


Badar Genipun dengan tubuhnya yang telah terisi tenaga dalam penuh dapat mudah menghindari hempasan tangan dari Iblis Hitam, terlihat iblis hitam menggertakan gigi runcingnya karena belum bisa memberikan luka pada Badar Geni.


Kekuatan Iblis Hitapun juga tak di anggap remeh, kekuatannya setara dengan Rajanya Para Iblis,


Badar Geni kini sedikit memberikan serangan dengan Pedang Elmen Esnya udara langsung berubah menjadi sedikit dingin ia langsung menghempakan Pedang Elemen Esnya ke arah tangan yang masih berusaha untuk mencengram Badar Geni.

__ADS_1


"Jurus Es Abadi Menguncang Semesta,,,,,


Sswwwuusssss,,,,,,


Sebuah sinar seperti kristal langsung melesat dari Pedang Elemen es yang berbentuk bulat sabit, sinar kristal itupun langsung mengenai tangan Iblis Hitam, dan membekukan sebagian tangannya, melihat itu Iblis hitam semakin Geram, dari tanganya keluar api merah ia berusaha untuk nencairkan Es yang ada di tanganya, usaha Iblis Hitampun tak sia sia, karena api merah di tanganya di selimuti dengan api hitam, iapun dapat mencairkan Es dari pedang Elemen Es Badar Geni.


Badar Geni hanya tersenyum penuh makna, iapun lupa akan sesuatu.


Sekali lagi Badar Geni memberikan tebasan pada tangan Iblis Hitam itu, ia mencoba untuk mengulur beberapa detik, saat Iblis hitam berusaha untuk mencairkan Es dalam tanganya Badar Genipun langsung melakukan sesuatu.


"Aaahhhh,,,, mengapa aku melupakan sesuatu, pantas saja Pedang Elemen Esku bisa di cairkan, huh, tapi setelah ini apa bisa kau mencairkan Es Abadiku Iblis Kampret hhhheeee," bhatin Badar Geni dengan cangar cengir sendiri.


Iapun langsung melakukan kontak bhatin pada Rajawali Es, setelah itu Rajawali Espun keluar dari tempat persembunyianya, iapun mengubah tubuhnya seperti awal mulanya, terlihat Rajawali Es yang mengepakan kedua sayapnya dengan ukuran sangat besar, tubuhnyapun kini terlihat putih seperti kristal,


Rajawali Espun langsung melesat menembus dinding segel pelindung dengan sangat mudah, iapun langsung memutari tubuh Iblis Hitam sambil menyemburkan kristal kristal es yang seukuran biji kelereng dari kedua sayapnya ataupun dari paruhnya.


""Semoga tetap terhibur, maaf kalau kurang panjang chapternya, tapi jangan lupa like vote ataupun comen, author selalu berusaha biar cerita ini semakin menarik""

__ADS_1


kalian selalu yang terbaik,


thanks


__ADS_2