Si Sinting Pewaris Pedang Kembar

Si Sinting Pewaris Pedang Kembar
25. Air Terjun Grojokan Sewu


__ADS_3

Setelah kekuatan dari Badar Geni semakin meningkat, Eyang Resi Guntur Sakete berpesan untuk segera mempelajari jurus jurus yang sudah diberikan langsung di keningnya.


Dan untuk bisa menguasai dengan sempurna ia harus berlatih di air terjun karena inti dari pedang jiwa harus bisa menguasai elamen air, karena kedua pedang kembar itu masing masing mempunyai elemen api dan air, dan elemen itu harus bisa di gabungkan untuk kesetabilan pedang pusaka itu.


Dan Pedang elemen api menjelaskan mengapa pedang yang satunya tak bisa bicara karena di dalam tubuh tuanya itu baru menguasai elemen api, maka dari itu agar sempurna pedang elemen air harus dapat di kuasai oleh tuanya itu.


"Aaaiihhh,,,, aku kira pedang kembaranmu itu memang bisu, pantas saja waktu bertarung hanya kau saja yang banyak bicara Roh pedang, ternyata aku harus menguasai elemen air juga, apa setelah aku bisa menguasai jurus jurus itu di bawah air terjun aku juga bisa bicara dengan pedang elemen air, roh pedang karatan, hhhheee,"


"Seperti yang telah dikatakan kakek tua itu, setelah kau dapat menguasai jurus jurus pedang jiwa, maka kau akan bisa bicara dengan kami tuan gemblung," jawab Roh pedang elemen api dalam pikiranya


"Kakek tua matamu,walaupun kau bicara pada pemuda ini dalam pikiranya aku dapat mengetahui apa yang kau katakan pedang elemen api, setelah menemukan tuan yang baru kau bisa bicara seperti itu padaku, aku yang dulu membuatmu dengan kemampuanmu hingga kau dapat seperti itu, apa mentang mentang aku sudah peot seperti ini kau tak dapat bicara sopan pada orang tua, dasar pedang brengsek," teriak Eyang Resi Guntur Saketi kepada Roh pedang elemen Api.


Kini Pedang elemen api sedikit kaget karena tak menyangka Eyang Resi Guntur Saketi masih dapat mengetahui dan mendengar apa yang ia bicarakan pada Badar Geni.

__ADS_1


"Hhhheeee,,,, ternyata Eyang Resi masih bisa ya mendengarkan perkataanku pada si sinting ini, aku kira setelah eyang moksa dan menghilang eyang Resi sudah tak bisa lagi mendengar ucapanku ini, maafkan pedang kembar ini kalau lancang berkata seperti itu," ucap Pedang Elemen Api dengan hormat


"Perlu kau tau aku membuat pedang kembar dengan hawa murniku, jadi setidaknya hawa murniku tetap berada di dalam dirimu, selama ini aku selalu memantaumu terus di dalam lahar gunung merapi ini," ucap Eyang Resi Guntur Sayekti pada Pedang elemen api.


Pedang Elemen Apipun tak bisa berkata lagi, bagaimanapun juga sesosok kakek tua itu adalah pembuatnya, ia tak berani menjawabnya.


Setelah menjelaskan semua kepada Pedang kembar dan Badar Geni, Eyang Resi Guntur Saketipun berpamitan,ia kemudian hilang meninggalkan asap di sekeliling kawah gunung merapi, suasana kembali sunyi.


Air terjun itu bernama Grojokan Sewu, air terjun yang dahulu untuk mensucikan diri para Resi ataupun para Pendekar dengan melakukan pertapaan di bawah air terjun, agar dapat tercapai yang di kehendakinya.


Tak menunggu lama iapun sudah berada di air terjun, ia memicingkan matanya sejenak untuk melihat sekeliling air terjun itu, dengan indra pengliatanya yang begitu tajam ia melihat di dalam air terjun itu ada gua, walaupun tak luas tapi sedikit untuk melepas lelah di saat berlatih nantinya.


"Sepertinya di dalam air terjun yang tinggi dan bevitu deras, ada gua, kalau begitu sebaiknya aku ke tempat itu, semoga saja tak ada penghuninya," bhatin Badar Geni yang melesat ke dalam air terjun itu.

__ADS_1


Setelah sampai ia melihat lihat gua itu, setelah ia merasa tak ada satu makluk yang meninggali gua itu, iapun kemudian mulai untuk tapa brata lagi selama empat puluh hari, agar jiwanya bersih dan suci, ia tidak akan mengecewakan eyangnya yang sudah di anggap orang tua dan Gurunya.


Iapun menuju batu yang tak besar, dengan derasnya air yang turun dari ketinggian tak mengurangi tekadnya,


"Tuan gemblung, apa kamu sudah siap untuk melakukan tapa brata selama empat puluh hari, semoga pertapaanmu kali ini akan dapat mengendalikan elemen air, agar tuanku bisa mengendalikan kami semua, hamba akan selalu menemani tuanku sampai selesai pertapaan ini," ucap Roh pedang elemen Api dalam pikiran Badar Geni,


"Hhheee,,,, aku selalu siap untuk menguasai elemen air, dan mempelajari jurus jurus dari kitap Pedang Jiwa, demi untuk kedamaian di jagad ini apapun akan kulakukan, biar bisa membantu yang membutuhkan, jangan khawatir Roh Pedang, aku pasti bisa menyelesaikan pertapaan ini dan bisa menguasai jurus dari kitap yang selalu terbayang di pukiranku ini," balas Badar Geni dalam pikran Pedang Elemen Api.


Iapun mulai bertapa di bawah air terjun itu, pertama yang Badar Geni Rasakan ia begitu kedinginan, tapi setelah mengalirkan tenaga dalamnya di aliran titik titik di tubuhnya iapun bisa menguasai keadaan.


Jangan lupa vote atau like maaf kalau terlalu lama updatenya, semoga terhibur dengan cerita nusantara ini,


thanks

__ADS_1


__ADS_2