
Badar Geni terus di terjang bongkahan es yang sangat tajam, dengan Perisai Api Abadi ia masih bisa menahanya, Rajawali terus melancarkan seranganya, tapi tak satupun yang bisa menembus perisai Api Abadi.
"He,,,, Rajawali bodoh,,,, apa hanya itu kemampuanmu ha, dari tadi hanya bisa menggunakan bongkahan es saja, apa kau ingin jualan es, dasar rajawali huuhhh," teriak Badar Geni kepada Rajawali Es yang mengepakan kedua sayap esnya.
"Dasar manusia sombong kau, akan ku buat kau membeku kau bocah, banyak omong saja, apa kau yakin bisa menghadapi Raja Rajawali Es ini, buktikan saja kalau kau bisa mengalahkanku manusia," balas Rajawali Es yang semakin gencar melancarkan seranganya.
"Apa kau bilang Rajawali Es lilin, aku sombong,,,,, hhhhhaaaa,,,,, kau itu yang terlalu congkak Rajawali Jelek, sebaiknya kau akui saja kekalahanmu, daripada Esmu itu akan menjadi cairan yang tak berguna," teriak Badar Geni dengan lantang.
Rajawali Espun semakin terprovokasi dengan nada bicara Badar Geni, iapun mulai menikatkan Esnya menjadi lebih keras,
"Rasakan Jurus Kepakan Sayap Es Abadiku manusia sombong," balas Rajawali Es yang mempercepat kepakakan kedua sayapnya, kini bongkahan es itu bertambah keras seperti baja,
Wwwuuusss,,,,,
wwwuuusss,,,,,
wwwuuusss,,,,,
__ADS_1
jedummm,,,,
jedummmm,,,,
Beratus ratus bongkahan es ataupun serpihan es yang sangat keras terus di lancarkan pada Badar Geni, tanpa di sadarinya bongkahan es itu bisa menembus Perisai Api Abadi tingkat pertama.
Karena kepercayaan diri bocah gemblung itu membuat beberapa serpihan es abadi dari Rajawali Espun mengenai tubuh Badar Geni,
Ia begitu kaget dan tak menyangka kalau serpihan es itu bisa menembus perisai Api Abadi dan dapat mengenai dirinya.
Untung saja tubuhnya yang sudah di tempa di kawah lahar Gunung Merapi tanpa ia sadari merespon akan bahaya, saat mengenai tubuhnya barulah serpihan itu lenyap tak berbekas.
"Trondolo kau manusia,,,,, aku tak menyangka kau masih mampu menghadang Jurus Es Abadiku bocah sombong, pantas saja Pedang Elemen Api saja bisa kau taklukan, tapi belum tentu kau dapat mengambil dan menaklukan Roh pedang Elemen Air ini, karena Roh Pedang Elemen Air ini sudah tak seperti dulu karena inti tenaga murniku sebagian sudah ku tanamkan dalam Roh Pedang ini, jadi sekarang Pedang ini sudah menjadi Pedang Elemen Es, kalau kau ingin menguasai Roh pedang elemen Es ini kau harus dapat menaklukanku manusia sombong, itu saja kalau kau mampu," ucap Rajawali Es dengan sedikit menjelaskan.
"Hhhhaaaa,,,, kebanyakan bacot kau Rajawali Es lilin,,,, mau pedang elemen air atau elemen Es lilin emangnya aku perduli, yang pasti kau akan menyesal karena sudah berurusan dan mencoba membunuhku Rajawali bodoh," balas badar geni yang kini mulai menyerang Rajawali Es dengan jurus jurusnya.
"Kau memang manusia sombong, jangan salahkan aku kalau kau takan kembali ke duniamu, di dimebsi ini akulah yang berkuasa manusia sombong, kau akan menghambiskan waktu selamanya, hhhhaaaa," ucap Rajawali Es yang mengibaskan bongkahan es ataupun serpihan es dari kedua sayapnya.
__ADS_1
"Ooooo,,,, oooo,,, ooo,,,, aku takut,,,,,,, hhhhaaaa,,,,, kau itu cuma bisa bicara Rajawali jelek, melukaiku saja kau tak mampu masih banyak bacot, apa kau yakin dengan bacotmu itu, sebentar lagi kau yang akan mencair Rajawli bodoh, hhhhaaaa," balas Badar Geni.
Kini tubuhnya semakin di selimuti api biru yang begitu berkobar, saat tubuhnya sudah berkobar suasana di dimensi tempat Roh Pedang Elemen Es berubah sedikit hangat, yang berada di dimensi Roh Pedang Elemen Es seakan mencair, Api Abadi yang menyelimuti melulu lantahkan Ruang Es Abadi.
Rajawali Espun sedikit tersentak, hawa dinginpun mulai hilang di dimensi itu, iapun tetap waspada, ia tak menduka akan bertemu dengan manusia yang ternyata sangat kuat.
"Benar benar di luar dugaanku, ternyata pemuda itu belum mengeluarkan semua kemampuanya, apa memang aku si Rajawali Es di takdirkan untuk menjadi peliharanya, pantas saja pedang elemen Api bisa di taklukan, kalau memang ini takdirku aku harus tahu sampai dimana batas kekuatan bocah itu, dalam segi kekuatan aku memang jauh di bawahnya,tapi aku takan menyerah begitu saja sampai aku yakin ini takdirku," bhatin Rajawali Es yang memicingkan matanya karena tempatnya sudah mulai mencair oleh aura dan tekanan dari tubuh Badar Geni.
"Heeeeiiii,,,,, Rajawali jelek jangan cuma bengong saja kau, apa kau ingin menjadi cair disini haaa, sebelum tempat ini runtuh dan mencair sebaiknya kau menyerah saja Rajawali Es campur, hhhhiiii," teriak Badar Geni yang maju menfhampiri Rajawali Es yang memandang sekitar tempatnya itu.
Melihat tempatnya yang sudah mulai mencair ia berusaha untuk menekan kekuatan dari Badar Geni, iapun mengeluarkan inti Es Abadi dalam tubuhnya, ia berusaha agar tempat itu menjadi cair,
Aura Es Abadi yang sudah di keluarkan oleh Rajawali Es membuat Dimensinya menjadi bergetar hebat, ia mengangkat Inti Es Abadi itu ke atas, suara gemuruh angin dingin mulai menerpa alam dimensinya.
Lamban laun suasana jadi sedikit normal kembali, Es yang sudah mencair menjadi beku lagi, hanya beberapa tarikan nafas saja tempat itu sudah seperti semula lagi.
Semoga tetap terhibur dengan cerita ini, jangan lupa vote atau like itu sudah sangat membantu author agar tetap melanjutkan cerita ini,
__ADS_1
Terima kasih atas dukungan kalian semua
Sukses selalu untuk kalian para pembaca setia