Si Sinting Pewaris Pedang Kembar

Si Sinting Pewaris Pedang Kembar
32.Badar Geni Vs Pemuda Misterius 2


__ADS_3

Pemuda Misterius itu kini mulai menyerang lagi, Badar Geni tak diberikan luang untuk melakukan serangan balik, walaupun begitu ia masih tetap bisa bertahan.


"Kemampuanmu lumayan juga Badar, dengan semua serangan yang aku berikan kamu masih bisa menangkis ataupun menghindarinya, bikin penasaran kamu ini Badar," ucap Pemuda itu yang sedikit mulai serius.


"Ini cuma kebetulan saja kisanak, hhhheee,,, mungkin memang Badar harus berlatih lagi agar bisa melalukan serangan," balas Badar Geni yang terus menangkis maupun menghindari serangan yang kuat dari pemuda itu.


Pemuda itu terus melakukan serangan, tanpa di sadari pemuda misterius Badar Geni sedikit mengenali jurus yang pemuda misterius itu gunakan,

__ADS_1


"Hhhmmm,,,, siapa sebenarnya pemuda ini, jurusnya tak asing lagi, hanya aku dan eyang saja yang tau dan mempelajari jurus jurus ini, tapi pemuda ini sepertinya sudah terbiasa, mengapa aku tak memperhatikanya dari awal kalau jurusnya seperti jurus yang aku pelajari dari eyang, apa eyang mempunyai murid lagi selain aku, mengapa eyang tak pernah menceritakanya, bhatin Badar Geni yang sudah mulai bisa memberikan serangan balik," bhatin Badar Geni sedikit memicingkan matanya dengan tatapan tajam pada pemuda musterius itu.


Kini gantian Badar Geni yang melakukan serangan, tapi pemuda itu tetap sesekali masih bisa memberikan serangan balik.


"Aaaihhh, mengapa aku harus menggunakan jurus jurus ini, aahhh,,, tentu Badar akan bisa mengetahui, sebaiknya aku menggunakan jurus lain saja, akan kubuat Badar sedikit bingung, semoga saja dia tak akan mengetahui jati diriku, kalau tau bisa gawat ini, hhhheeee,,,," bhatin Pemuda misterius itu sambil terkekeh dan menghindari serangan jurus yang di lancarkan Badar Geni.


"Aaahhh,,,, apa kamu yakin dengan jurus yang aku keluarkan seperti jurus yang kamu pelajari dengan Eyangmu Badar, sepertinya kamu salah liat, bagaimana munkin aku bisa menguasai Jurus jurus itu, mungkin saja gerakanya hampir sama dengan jurus yang kamu pelajari dari eyangmu itu, hhhheeee,"balas pemuda misterius itu dengan senyum.

__ADS_1


"Aku tanya sekali lagi siapa kau sebenarnya kisanak, mataku ini takan bisa untuk dibohongi, kau menggunakan beberapa jurus yang aku pelajari dari eyangku, mataku ini takan salah karena aku juga sangat hafal dengan jurusmu tadi, katakan siapa kau kisanak," teriak Badar Geni sedikit geram.


Karena memang Jurus jurus Badar Geni yang di pelajari dari Eyang Raga Runting adalah jurus jurus dari Eyangnya sendiri, dan eyangnya pernah mengatakan kalau jurus ini hanya di turunkan pada Badar Geni seorang, karena hanya dia satu satunya murid ataupun yang sudah di anggap cucunya.


Badar Genipun meningkatkan kekuatanya, kini tubuhnya sudah di selimuti dengan api biru, melihat itu pemuda misterius itupun hanya tersenyum tipis, kini pemuda misterius itupun juga sedikit meningkatkan kekuatanya,


Mereka saling melakukan serangan, badar geni sedikit tersulut dengan sedikit amarah, karena pemuda misterius itu tak memberikan jawaban yang memuaskan dari pertanyaanya.

__ADS_1


Ia terus melakukan jurus Api Abadi tingkat pertama, begitu juga dengan pemuda misterius iapun juga sedikit serius menghadapi Badar Geni, kini ia menjaga jarak karena Api Abadi sangat panas, apalagi apinya kini sudah di tahap Api Biru,


__ADS_2