Si Sinting Pewaris Pedang Kembar

Si Sinting Pewaris Pedang Kembar
63. Bangkitnya Iblis Hitam 2


__ADS_3

Rajawali Espun terus menghujamkan es Abadinya, api Iblis Hitampun ternyata sudah melapisi tubuhnya dengan perisai yang menyelimuti tubuh bersamaan tubuh Iblis hitampun mengeluarkan asap hitam pekat.


Badar Genipun tetap melancarkan pedang elemen Esnya, kedatangan Rajawali Es juga membuat pedang itu bersinar terang menandakan kalau Pedang Elemen Es semakin meningkat kekuatanya karena sebenarnya Roh dari pedang itu tak lain Rajawali es itu sendiri.


Begitu juga dengan Iblis Hitam, dengan perisai yang di buatnya bisa menahan serangan es dari roh pedang es abadi, tapi itu hanya beberapa puluh menit saja karena Roh Pedang elemen Es terus menggempur tubuh Iblis Hitam, membuat tubuh Iblis hitam tetlihat dengan kumpulan Es yang memadat.


Tubuh Iblis hitam kini sudah membeku sepenuhnya walaupun masih terlihat iblis hitam melepaskan aura hitam yang bercampur api hitamnya, tapi itu tak membuat Es yang sudah membeku dapat di cairkan dengan mudah.


Sementara dengan bangkitnya Iblis Hitam menggundang banyak dari padepokan aliran hitam sendiri, karena fenomena di langit mereka tahu kalau sesok salah satu iblis terkuat di masa lalu tiba tiba bangkit.


Dipadepokan Lembah Iblis para sesepuh ataupun ketua maupun tetua,langsung berkumpul di sebuah aula yang di buat untuk mengadakan rapat yang sangat penting.


Tetua Mandar adalah pemimpin ataupun ketua dari Lembah iblis, wajahnya tak ada yang mengetahuinya, ia selalu memakai topeng hitam yang sedikit menyeramkan, dengan rambut yang sedikit tak terawat acak acakan


Di aula itu sudah ada puluhan tetua ataupun sesepuh yang mengelilingi meja elips mereka membicarakan fenomena yang sangat langka di langit.


"Tetua Mandar, sepertinya salah satu Iblis sudah bangkit dari tidur panjangnya yang sudah tersegel ratusan tahun yang lalu, ini akan sangat menguntungkan bagi kita, fenomena alam itu sudah menandakan kalau ada manusia yang sudah menemukan batu hitam sebutir kelereng, dan sudah memakanya, orang ini pasti ilmu kanuragaanya sangat tinggi ketua, tapi kenapa bisa bangkit dengan cepat, dan ada di mana sekarang keberadaanya," ucap salah satu sesepuh yang duduk di samping ketua Mandar,


"Apa Eyang Guru yakin kalau fenomena di langit itu pertanda kebangkitan salah satu iblis di masa lalu, kalau begitu memang ini keuntungan kita, setelah tahu kebenaranya kita dukung penuh salah satu iblis yang telah bangkit, tapi sebaiknya kita selidiki dulu benar tidaknya tentang fenomena alam yang kita lihat beberapa waktu yang lalu Eyang Guru," jawab Ketua Mandar dengan suara yang seraknya.

__ADS_1


"Kamu tidak usah kuatir ketua, aku sudah mengutus beberapa orang untuk menyelidiki kebenarnya tentang fenomena alam itu, dan melihat tanda tandanya aku begitu yakin kalau kebangkitan salah satu dari kelima iblis yang tersegel itu telah bangkit, munkin beberapa jam lagi kita akan mengetahui kebenaranya kalau beberapa orang kepercayaan kita akan melaporkan kejadian ini," ucap salah satu sesepuh itu dengan senyum penuh kepercayaan.


Disuatu tempat ada beberapa orang berjubah hitam dengan caping menutupi mukanya sedang memperhatikan pertempuran di pohon yang tinggi,


Dan masih terlihat fenomena di langit walau sudah sedikit memudar, mereka berlima saling pandang melihat Rajawali Es sedang bertarung dengan kekuatan Esnya, terlihat juga cahaya seperti sabit mengarah ke sesosok makluk hitam yang sedang merusaha untuk bergerak.


Ki Wikromo, ternyata melihat tanda tanda di langit sepertinya memang itu makluk yang sudah bangkit, sepertinya makluk Iblis itu sedang kualahan menghadapi gempuran dari sebuah pedang elemen es dan Rajawali Es, sebaiknya lekas kita laporkan pada ketua dan sesepuh, kalau salah satu iblis itu sedang bertarung di padepokan Singa Emas, aku akan menunggu di sini, sebaiknya kalian cepat laporkan sebelum iblis itu di kalahkan oleh Rajawali Es," ucap seorang berbadan gempal dengan brewoknya yang masih terutup caping hitam.


"Memang salah satu dari kelima iblis itu telah bangkit, aku tak menyangka dan baru kali ini melihat iblis itu bisa berubah seperti raksasa, kalau itu maumu baiklah aku dan Ki Pranata saja yang akan melaporkan hal ini pada tetua Mandar dan sesepuh, semoga kita tidak terlambat untuk membantu makluk Iblis itu, aku pergi dulu Ki," jawab ki Wikromo yang langsung melesat dengan ilmu meringankan tubuhnya di susul dengan ki Pranata.


Kini tinggal Ki browok yang bertubuh gembal dan kedua suruhan dari padepokan Lembah Iblis yang mengamati pertempuran di dalam Padepokan Singa Emas


Kini di tubuh Iblis Hitam masih di penuhi dengan Es yang membeku, walaupun begitu tubuhnya kini sedikit bisa di gerakan, terlihat tubuh yang terbungkus es itu api merah kehitaman menyelimuti badan Iblis Hitam terus menyala, dan beberapa bagian juga terlihat Es abadi retak dikit demi sedikit, dan ada yang sudah meleleh mencair.


Badar Geni juga masih memberikan serpihan serpihan es abadinya yang keluar dari pedang elemen Esnya.


Iapun sedikit terkejut es abadinya juga masih bisa di tahan oleh Iblis Hitam, iapun juga sudah memberikan tenaga dalamya hampir setengahnya.


"Huhhh,,,, ternyata tak semudah yang aku kira, tubuhnya memang sangat kuat, terbuat dari apa iblis hitam ini, sangat merepotkan, kalau begitu aku akan memecah raga menjadi tiga, munkin Iblis Hitam ini akan srdikit kerepotan, semoga aku tak kehabisan tenaga dalam," bhatin Badar Geni yang tetus melakukan tebasan dengan Pedang Elemen Esnya.

__ADS_1


Iapun kemudian berbicara kepada rajawali es lewat telepatinya untuk kembali ke pedangnya, biar bisa memulihkan tenaganya, yang terlihat Rajawali Es juga sangat kelelahan karena sudah terlalu banyak es abadinya di keluarkan.


Mendengar ucapan dari Badar Geni tuanya Rajawali Es pun melesat ke arah Pedang Elemen Es yang di pegang Badar Geni dan tubuhnya semakin mengecil saat mendekati Pedang Elemen Es, setelah itu Rajawali Espun hilang masuk kedalam Pedangnya.


Kini Badar Geni juga semakin terlihat serius, ia tak menyangka Iblis hitam masih bisa bertahan padahal ia sudah mengerahkan hampir setengah tenaga dalamnya.


Iapun masih melayang sejajar dengan kepala dari Iblis Hitam, ia memejamkan mata sebentar dan merapal ajian pecah raganya.


Dalam hitungan detik dari tubuh Badar Geni keluar dua sosok yang sama persis dengan dirinya, kemampuanya juga hampir sama dengan kemampuan Badar Geni sendiri.


Yang menyaksikan dari luar segel pelindungpun di buat terkejut lagi, mereka saling berbisik bisik tentang kemampuan Badar Geni yang belum di kenal di padepokan itu, tetua tetua yang juga sudah menyaksikan pertenpuran itupun pada melotot tak percaya.


Kini setelah Badar Geni memecah Raganya auranyapun bertambah pekat lagi, kedua pecah Raga Badar Geni dengan kedipan mata saja sudah tahu, meteka berdua langsung menyerang dengan jarak dekat, kini iblis hitam bisa sedikit bernafas karena Es abadinya mulai mencair ataupun terlihat retak di bagian tubuh besarnya.


**Penasaran hhhhheeeee,,,,, ikuti terus ya cerita ini, semoga tetap selalu terhibur dan selalu memberikan dukunganya melalui like vote ataupun comen, terima kasih sudah selalu menunggu kelanjutnya, maaf kalau belum bisa crasy up, munkin minggu depan author usahakan**


Kalian yang terbaik


thanks

__ADS_1


__ADS_2