
Dirumah kakek...
Memasuki area rumah kakek terasa asri dan teduh banyak pepohonan ada kolam ikan kakek sangat rajin setiap hari membersihkan dan merawat tanamannya,dirumah kakek ada pembantu suami istri dan ada anaknya yang selalu membantu kakek berkebun toga dan memberi makan ikan dikolam.
Kakek juga punya kedai teh yang terkenal sangat wangi dan pengunjungnya adalah orang orang kalangan tetua yang sangat mengerti akan kebaikan dari teh kedai kakek.
"Apa kakek dirumah paman?" tanya alea pada paman yang tinggal sekeluarga jadi pembantu kakek.
"Oh non alea... kakekmu ada dihalaman belakang pergilah kesana" kata paman amat.
"Terima kasih paman amat" jawab alea.
"Paman kami menemui kakek dulu" kata rendy akhirnya ada giliran menyapa paman dirumah kakek ini.
"Iya den rendy... silahkan".
Halaman belakang rumah kakek...
"Kakek... alea datang... " teriak alea saat melihat kakeknya memetik jamur kuping.
"Cucu kesayangan kakek akhirnya punya waktu juga menengok kakeknya" kata kakek gembira.
Alea memeluk kakek yang terlihat masih sehat dan gagah,saat kecil kakek selalu mengajak alea kemari bahkan alea turun sekolah dari sini,hanya kakek tak ingin alea terlalu lama dikediaman kakek karena biar bagaimanapun keberadaan alea dirumah orang tuanya lebih baik agar tidak semakin jauh dari mereka yang tak menganggap alea ada.
"Kakek apa kabar?" sapa rendy
"Kau kemari dengan alea... kakek selalu baik baik saja" kata kakek sambil melihat pria yang selalu memperhatikan alea walau alysia selalu berusaha menghalanginya.
"Iya kek... sekarang alea sudah punya kesibukan sendiri mungkin akan sulit bertemu dan jalan jalan dengannya" jelas rendy.
"Alea hidup kesepian dari kecil hingga sekarang ada kesibukan pasti ia akan semangat dan lupa pada kita" jawab kakek sambil melirik alea.
"Kakek bicara apa? al tak akan begitu kek" sela alea.
"Hahahaa..." rendy dan kakek tertawa.
"Jadi setelah selesai kuliahmu ini apa kamu akan menikah?" tanya kakek tersenyum mengoda alea.
"Iih.. kakekk apaan sih?!!!" kata alea cemberut.
"Kakek hanya menanyakan kelanjutan dari kuliahmu yang akan segera berakhir" kata kakek lagi.
"Kek alea akan melanjutkan kuliah diluar negri karena akan buka cabang perusahaan disana"
__ADS_1
"Cucu kesayangan kakek memang hebat, kakek akan mendukungmu".
"Terimakasih kakekku sayang" alea bermanja manja dengan sang kakek dan rendy bergabung dengan kebahagiaan kedua orang itu.
Tanpa diduga alysia dan almira datang kekediaman kakek karena ada hal yang harus ditanda tangani kakek dan mereka melihat mobil rendy terpakir dihalaman rumah kakek.
Alysia langsung menerobos kedalam rumah kakek tapi tak menemukan orang yang ia cari ia langsung kehalaman belakan tempat pavorit kakeknya dan melihat rendy,kakek dan alea.
"Kenapa alea bisa ada disini,apa dia datang bersama rendy?" gumamnya sakit hati.
"Kakek..." sapa alimira
"Rendy kau disini juga rupanya" ucap alysia sambil melirik kearah alea yang menyapa almira.
Rendy tak menyahut ia hanya diam saja sambil melihat kearah almira dan alea yang menyalami almira.
"Ada apa kalian berdua kemari?" tanya kakek
"mama meminta tanda tangan kakek untuk mengurus perusahaan kakek yang diluar kota"
Kakek melihat berkas yang disodorkan almira sementara alysia langsung bertanya kepada alea dengan perasaan yang disertai rasa cemburu yang luar biasa.
"Alea ada apa kamu kemari... apa kamu datang dengan rendy?!".
"Rend... mengapa kamu tidak menelponku kita berdua bisa jalan kesini bersama seperti biasanya" kata alysia dengan manja.
"Aku ada perlu dengan alea" jawab rendy malas.
"Apa ada hal penting dengannya sejak kapan kau jalan bareng dengannya apa sudah sering" tanya alysia tak senang.
"Itu bukan urusanmu" kata rendy.
Alysia merasa ingin menghajar alea seperti biasa saat mereka bersama tapi ia menahan diri dan melihat alea yang terlihat cantik wajah terlihat jelas karena rambutnya yang ia ikat kebelakang dengan t shit putih dan celana jean biru alea terlihat sangat beda dari penampilannya yang biasa ia lihat dulu maka bertambah tak suka dan iri dengan kecantikan adiknya itu.
"Alea kenapa tak sering pulang kerumah untuk melihat mama dan papa" tanya alysia
" Pulang untuk melihat mama dan papa?... apa mereka suka bila aku datangi selama ini mereka tak menginginkan keberadaanku sama denganmu yang lebih suka memukulku" jawab alea tanpa basa basi lagi.
"Kau... dasar anak tak berbakti!" kata alysia
"Kenapa... memang kenyataannya begitukan" kata alea acuh.
"Al... kau memang gadis yang hebat" puji rendy sambil menggenggam tangan alea
__ADS_1
"Rendy... apa maksud sikafmu ini?!" tanya alysia kesal.Tapi rendy tak mengubrisnya.
"Alea kamu jangan kegenitan... gak tau malu!!!" gusar alysia
"Alysia... siapa yang tidak tahu malu?!" tanya rendy.
"Rendy... kamu priaku jadi aku tak suka kau bersikaf mesra pada alea" tegas alysia.
"Alysia kau tau dari pertama mengenalmu hingga sekarang aku tak pernah menginginkanmu dulu,sekarang dan nanti takkan pernah!".
"Tapi selama ini kau selalu bersamaku kemanapun aku pergi dan kau tak menolak saat kepeluk mesra,semua orang tau kita pasangan kekasih,papa dan mamamu menjodohkan kita dan orang tuaku merestui hubungan kita kenapa sekarang kau mengatakan ini... apa karena sijelek yang sudah pintar berdandan ini ya".
"Alysia... semua ini karena kau tak bisa membuatku berdebar terpesona padamu!".
"Rendy... jangan alasan saat ini aku tau kau kesal padaku karena mengatai alea,dan aku akan memahaminya,mari kita baikan lagi seperti semula,aku akan bersikaf manis oke?".
Rendy tau alysia akan berusaha menyingkirkan alea atau menyakitinya karena itu ia selalu menuruti kemauan alysia untuk selalu bersamanya selama ini ia tak menolak alysia karena demi alea,tapi sekarang setelah melihat keberanian alea bersikaf acuh tak acuh pada alysia,rendy mulai menujukan sikaf yang sebenarnya.
"Ada apa ribut ribut?" tanya almira.
"Tidak ada apa apa hanya bicara pada alea untuk mengingatkannya pulang dan menjenguk mama dan papa".
Almira melihat alea yang terlihat cantik dulu ia sangat tak menyukai adiknya itu karena selain mama dan papanya yang tak menyayanginya juga karena alysia yang suka mengadu kepadanya tapi sekarang ia tak perduli apa yang alysia inginkan darinya untuk menyakiti alea.
"Alea kamu sekarang sudah jadi anak yang mandiri sukses,pandai pandailah menjaga dirimu jangan membuat malu keluarga"
"Baik kak mira... al akan ingat nasehat kak mira".
"Sia... mari kita pulang" ajak almira.
"Aku akan pulang dengan rendy" kata alysia sambil menggandeng tangan rendy.
"Alysia... aku tak bisa mengantarmu pulang karena setelah dari sini aku sudah ada janji denga klienku disuatu tempat" kata rendy beralasan.
"Tak apa apa aku akan pergi bersamamu sampai disana kau bisa bertemu klienmu dan aku akan menunggu sampai selesai" kekeh alysia.Sikaf akysia ini yang kadang membuat rendy tak berkutik.
Alea tak perduli lagi pada rendy dan alysia segera mendatangi kakeknya yang berada ditepi kolamnya.
___________
Mohon dukungannya ya pembaca...
terima kasih dan salam kenal
__ADS_1