
Setelah makan malam bersantai sebentar diteras yang ada diluar kamar Adrian,balkon ini tidak begitu luas hanya seukuran satu kali dua meter dan ada meja kursinya dan satu pot bunga yang langka.
Alea memandang kearah hamparan tanah yang luas,vila ini berada dikedalaman pulau tapi dari tempat ketinggian keberadaannya dapat melihat kesegala arah dan melaui pandangan dapat mencapai penglihatan kearah laut luas,saat ini bulan purnama dan cahaya terangnya menyirami keseluruh permukaan alam sekitar angin berhembus sepoi Sepoi kabut tidak setebal tadi pagi.
Suara burung pungguk terdegar terus menerus saat purnama didalam kerindangan pohon dan kesepian alam seperti ini pasti sungguh teresapi, 'Tak disangka ditempat terpencil seperti ini ada kaum elit yang mendiaminya untuk suatu tujuan kepentingan bisnis,mereka terlihat berkarakter' pikir alea.
Ia teringat bisnisnya yang sekarang menggurita hanya dalam tiga tahun ia sudah melebarkan sayap perekonomiannya dan tak disangka ikut bersosialisasi ia malah terikat dengan keinginan keinginan dari para pengusaha yang termasuk ekstrim.
"Sungguh para orang orang berduit ini menganggap diriku adalah seekor burung,cih!" gumamnya sambil menghembuskan napas dengan keras.
"Sayangku sedang memikirkan apa?... terlihat galau" ujar Adrian sambil memeluk tubuh alea dari belakang.
"Huh... mengagetkan orang aja!".
"Sayangku sekarang bulan purnama dan alam saat ini sedang bersahabat,pemandangan alam ini sungguh indah ya,kita nikmati suasana yang damai ini".
"Hm... moga saja besok sudah bisa kembali kekota".
"Ya kita lihat saja besok,bila cuaca membaik kita bisa segera berangkat".
Saat mereka sedang berdiri menikmati cahaya rembulan,tiba tiba ada sekelebat bayangan hitam yang melintas dengan cepat sekali, "Ada penyusup yang datang!" kata Adrian pelan.
"Apakah sosok berkelebat tadi bagaimana kau bisa tau itu penyusup,bukan anggota tim pelatihan?..." tanya alea.
"Tentu saja tau dari aroma tubuh yang tercium dia bukan berasal dari dalam pulau, dan dia sungguh tidak bisa diremehkan dengan ilmu ketangkasannya ia bisa lolos memasuki pulau hingga kediamanku ini tak terdeteksi orang orangku" lalu ponsel Adrian berbunyi dan Adrian menggangkat panggilan dan bicara,terdengar orang ditelpon melaporkan situasi yang kedatangan tamu tak diundang.
'Hm... dia hebat juga bisa punya penciuman seekor singa' pikir alea dalam hati, "Kira kira siapa orang itu?" tanya alea saat Adrian mematikan ponselnya.
"Belum pernah ada orang yang tembus datang kemari kalau hanya seorang penyusup,karena disekeliling pulau dari dalam air hingga daratan ini sudah diberi pengaman,kalau dicermati sosok itu adalah anggota pasukan bayangan yang dimiliki pangeran Yun lie, hm... dia sudah tak sabar ingin berjumpa denganmu,sepertinya" kata Adrian sambil mendekap erat alea.
"Apa kau yakin?!".
"Ya tentu saja,selama hidup didunia pertarungan aku sangat menguasai pengetahuan untuk membedakan tingkatan golongan dan asal orang orang misterius begitu" jelas Adrian.
"Sekarang bagaimana?... mereka sudah masuk wilayah mu dan kemungkinan tau tentang semua kegiatanmu".
__ADS_1
"Mereka hanya menginginkanmu,dan sudah memastikan keberadaanmu disini".
"Mereka bisa sampai kemari dalam keadaan cuaca yang masih agak buruk ini sungguh luar biasa".
"Ya ini pertama kali mereka bisa menerobos formasiku,dan binatang buas penjaga pulau ini tidak bisa mengalahkannya,memang pantas dikagumi,sepertinya hanya seorang saja yang datang".
"Apa akan terjadi sesuatukah malam ini?".
"Sepertinya tidak akan ada tindakan,orang itu sengaja memperlihatkan dirinya sebagai peringatan mereka sudah tau kau disini dan ingin kau dikembalikan segera".
"Dasar kalian sekumpulan orang orang yang tak tau malu,memaksa kehendak kalian sesuka hati,apa kalian pikir aku ini sama barang yang bisa kalian koleksi".
"Hehehe... tentu saja sayangku tak bisa dibandingkan dengan barang berharga apapun,sayangku memang pantas diperjuangkan".
"Cih kalian menyebalkan,begitu banyak wanita cantik dan hebat diluar sana mengapa mengincarku saja?!".
"Selera pria hebat memang yang berkarakter lebih dan itu hanya ada pada wanita tertentu".
"Jadi menurutmu sidevan yang suka gonta ganti wanita itu juga pria hebat ya?!".
"Tunggu tunggu... apa maksud dan apa bedanya,menyukai satu wanita! padahal jelas jelas dia suka setiap wanita cantik?!".
"Ya bedalah,banyak wanita yang pernah bersamanya,itu bukan karena dia suka tapi karena wanita wanita itu suka padanya seperti pakaiannya digunakan,tapi yang benar benar ia sukai hanya satu,jangan salah bila pria banyak wanita bukan berarti dia penyukanya tapi karena dia yang disukai".
"Huh... kata kata yang menipulasi dan membodohi".
"Kadang sebuah hubungan sering hancur hanya karena salah mengartikan disukai dan menyukai, punya banyak wanita bukan berarti tidak setia".
"Apapun alasannya menyukai seorang wanita dan bersamanya lalu bersama wanita lain lagi karena disukai wanita itu tetaplah menurutku tidak patut,pria seperti itu bila menyukai seorang wanita,tidak perlu ditanggapi".
"Oh sayangku punya prinsip yang kaku".
"Iya!... sudah taukan,aku tidak ingin disukai dan belum menyukai seseorang!".
"Sayangku jangan kejam kepadaku,satu aku hanya suka padamu, dua hanya menyukaimu,tiga hanya dirimu yang aku suka".
__ADS_1
"Hm... sama saja itu namanya".
"Ya aku suka,aku suka sayangku".
"..."
Adrian yang begitu dingin dan datar itu bisa lembut dan bicara hal yang romantis kepada alea sungguh rasa suka pada lawan jenis bisa membuat seseorang begitu bisa berbeda.
"Sayang udara semakin dingin diluar sini kita masuk kedalam saja ya".
"Baiklah jangan lupa pintunya dikunci dengan benar dan seluruh vila apa sudah diperiksa dan aman?".
"Tenanglah semua sudah diperiksa dan penjagaan sudah diperketat lagi".
Alea masih merasa was was,dengan adanya penyusup itu,apa benar tujuannya kesini karena dirinya,dan orang itu berhasil menerobos dan lolos dengan mudah dari pantauan orang orang Adrian,alea tau semua orang dipulau ini adalah orang orang yang terlatih,bagaimana masih bisa disusupi dan caranya datang kemari menggunakan transportasi apa.
Setelah membasuh wajahnya gosok gigi dan cuci kaki alea berganti pakaian tidur dengan piyama sutra yang terlihat begitu bagus. "Hm... pasti mahal"gumam alea lalu naik ketempat tidur tarik selimut.
Adrian yang sudah lebih dulu duduk dipembaringan melihat ponselnya, "Sudah akan tidur ya?" tanya Adrian.
"Eemh... selamat malam" ucap alea sambil memejamkan mata dan memunggunginya.
Adrian meletakkan ponselnya lalu merebahkan tubuhnya miring dan mendekap alea dari belakang "Tidurlah... aku akan menjagamu" kata Adrian lalu mencium rambut alea.
Alea tak bergeming dia berusaha mengosongkan pikirannya dan memejamkan mata coba menghalau rasa sungkannya tidur dalam dekapan Adrian, walaupun sebenarnya ia merasa aman dan nyaman dalam pelukan Adrian tapi ia masih tidak bisa terima kenyataannya dia sudah dijadikan istri oleh dua pria.
'Aduh jadi mikir lagi... padahal sudah berusaha mengosongkan pikiran' batin alea.
Satu jam kemudian Adrian mendengar deru napas teratur alea itu tanda ia sudah tidur lelap.
Adrian segera beringsut dari tempat tidur dan berjalan keluar kamar,menutup rapat pintunya dan setiba diluar sudah ada dua pengawal yang terlihat kekar.
"Jaga disini, didalam nyonya sedang tidur,keselamatannya sangat utama,aku akan memeriksa keadaan sebentar" kata Adrian pada kedua pengawalnya.
"Siap dilaksanakan!" jawab kedua pengawal serentak.
__ADS_1
Adrian akan menyelidiki bagaimana bisa pengamanan pulaunya diterobos ia sangat tak bisa menerima hal sebesar ini,ia akan mengintropeksi sistem dan pengamatan orang orangnya yang sudah kecolongan,akan ada tindakan keras dari Adrian.