SICANTIK YANG JELEK

SICANTIK YANG JELEK
Akrab dengan sepi 27


__ADS_3

Setelah gadis itu kembali Adrian mengajak alea keruang atas bagian belakang,ternyata diruangan yang luas ini ada banyak koleksi barang langka dari lautan,alea merasa takjub melihat berbagai koleksi itu terutama sebuah kerang yang sebesar meja,dan bagian dalamnya begitu halus putih ada semburat warna warni seperti mutiara.


"Ini kerang kima yang berusia seratus tahun dan ada mutiaranya cuma satu,karena ada mutiara sebagai mustikannya bisa hidup lama,dan ini kerang tipai ini juga berusia seratus tahun dan ada mutiara hitam yang langka didalamnya saat ditemukan" Adrian memberitahukan tentang kulit kerang raksasa itu.


"Ini akar Bahar merah ya setau aku cuma ada yang hitam ternyata ada yang merah juga".


"Ia ini akar laut yang langka berwarna merah darah dan hidup seandainya saja masih dihabitatnnya dalam laut mungkin masih bidah tumbuh lagi".


"Oh sangat bagus dan pasti sangat tak ternilai".


Banyak cangkang siput laut yang beraneka ragam yang menjadi nilainya tinggi adalah ukuran dan usia cangkang itu sdh mencapai puluhan tahun bahkan ada ratusan tahun benar hanya ada divila Adrian.


Dan masih banyak koleksi biota lautnya ada cangkang kepiting raksasa, Ada kulit lobster raksasa dan ada beberapa jenis dan kulitnya masih asli tak berubah dari warna yang sebenarnya tidak berubah dan ada monster lobster bercapit dan sengot yang panjang ada juga Tiger lobster karena warna belang hitam dan putih,sungguh membuat mata terbelalak kagum.


Terumbu karang yang bewarna putih, warna gading,kemerahan,bulu babi berukuran besar seperti sapu lidi laut bewarna hitam,bintang laut yang tak kurang dari tiga puluh jenis.


"Waow Patrick" kata alea melihat kearah bintang besar yang bewarna pink.


"Sudah begini besar dan sibuk masih suka nonton film Kartun?".


"Yah... kalau lagi santai,dan ini sponge Bob ya tapi ko Oren dan bentuknya seperti botol tidak segi empat begitu?".


"Ya aslinya sponge laut begini dan kalau sponge Bob ya kotak kuning begitu sponge cuci,ini juga orang pribumi menyebutnya gasang gasang bisa dibuat gosok peralatan dapur,dan ini yang berusia puluhan tahun, benda langka".


Isi dari ruangan ini sungguh luar biasa ada Beratus ratus jenis tumbuhan laut dan hewannya,ada penyu hijau,ada penyu sisik hitam,pari laut berapa jenis bahkan ada kulit pari raksasa,dan hiu aneka jenis yang sudah diawetkan.


Dan lagi berbagai akar laut yang bentuknya unik seperti gelang dan kalung barang barang langka dengan harga pantastis.

__ADS_1


"Hm... kebayang gak sih uang orang ini seberapa banyaknya dengan memiliki benda benda langka ini,dengan satu benda saja harganya miliyaran bahkan ada yang mencapai seratus miliar weww..." gumam alea seperti dengung lebah yang hanya ia sendiri yang mengerti gumamannya ini.


"Mari aku perlihatkan ruang lainnya" kata Adrian menuju kelorong dan menuruni tangga ternyata ada ruang dibelakang vila yang sangat luas sudah seperti museum saja,karena penuh dengan hewan buas yang sudah diawetkan.


"Apa ini harimau yang diawetkan?"


"Iya lebih tepatnya kulit kulit binatang ini asli dan bagian dalamnya sudah banyak yang diganti dengan dakron.


Alea melihat begitu banyak jenis hewan disini,singa,beruang,rusa tanduk yang begitu panjang,Kukang, macan dahan,musang,landak,Armadillo dan ular yang sangat besar dan panjang ada beberapa jenisnya membuat alea tak sadar berlari dan naik dipunggung Adrian.


"Takut ular...".


"Sayang itu sudah mati".


"Nggak mau lihatnya!".


Dan dibagian sini dari burung elang,burung hantu,pungguk yang sangat terkenal misteriusnya difilm Harry Potter itu ada loh burung cendrawasih,kasuari,merak dan burung burung langka dari yang besar sampai yang kecil sungguh benar benar asli bulunya,dan semua terawat dengan baik bersih tak ada debu sebutirpun sepertinya sangat terawat


Setelah melihat lihat semua koleksi, Adrian mengajak alea kembali sambil jalan Adrian juga mengatakan mereka memiliki kebun yang luas selain buah buahan lokal juga ada kebun sayur dan tanaman obat.


Semua yang berlatih dipulau ini harus mempelajari jenis hewan dan makanan yang bisa dimanfaatkan saat tersesat atau terdesak,itulah cara mereka bertahan hidup.


Alea sungguh tak tau tujuan hidup Adrian tapi ia tahu Adrian bukanlah pebisnis biasa yang seperti terlihat dia tak sesederhana ini dia tak kenal kawan maupun lawan bila tak berhubungan dengan bisnisnya maka tak akan ia hiraukan,ia sangat dingin dan tak tersentuh.


Sebenarnya hanya pada alea ia lebih banyak bicara dan bersama,sebelumnya ia hanya sendiri kecuali ada yang ia bahas dengan asisten dan pengawal pribadinya baru berkomunikasi,itulah para pelayan tak pernah melihat senyumnya.


Wanita yang terlihat sering mendekatinya adalah Frisca dan masih ada dua wanita yang sering terlihat berangkat bersama Adrian yaitu Paula dan Teresia,keduanya adalah orang kepercayaannya selain beberapa orang pria saat mengawalnya melakukan bisnis,karena membawa barang berharga,tergantung situasinya bila ia harus membawa pengawal wanita atau pria saat bertransaksi.

__ADS_1


Pengawal sangat setia dan rela mati demi Adrian tak usah diragukan lagi mereka dari kecil sudah dilatih dipulau ini dan rata rata mereka tak punya keluarga.


Hari sudah semakin sore alea kekamar yang biasa ia tempati tapi sudah bersih tak ada perabot yang biasa ia gunakan termasuk peralatan kosmetik yang diberikan Adrian juga pakaian yang selemari besar sepuluh pintu itu sudah kosong dan ia kekamar mandi melihat keperluan untuk mandinya juga tidak ada.


"Kemana semuanya ya?" tanya alea bingung sendiri.


"Sayangku sudah lupa ya,kamar mu sekarang bersamaku" kata Adrian yang entah sejak kapan sudah berada dikamar ini.


"Mengapa kau seenaknya mengaturku!".


"Eh sayangku itu sudah seharusnya,kau bersamaku sekamar seranjang juga".


"Arrrghh ..." alea sudah kehabisan kata kata dan ia sudah lelah setengah hari mengitari dua ruangan besar dengan semua koleksi yang mengagumkan dan juga mengerikan itu,lelah pisik lelah jiwa,ia hanya bisa harus tidak memprovokasi Adrian lagi.


"Ya sudah terserah kau saja yang mengatur!".


"wanita yang patuh" ujar Adrian sambil mengacak lembut kepala alea.


'patuh pala batu kaulah' kata alea cuma dalam hati.


"Jangan mengomel dalam hati" kata Adrian tersenyum.


"Please aku sudah capek ingin istirahat sebentar".


"Baiklah ayo kekamar istirahatlah sebentar lalu mandi dan setelah itu kita makan".


Sampai dalam kamar alea segera menjatuhkan diri ditempat tidur luas yang empuk ini,dan Adrian segera pergi mandi dan keluar lagi berpakaian,sebelum keluar kamar ia menghampiri alea yang memejamkan matanya lalu mencium dahinya dan pergi keluar kamar.

__ADS_1


"hemhh... Dewi apa kau mencariku?... semoga kau tidak begitu cemas dan kakek semoga baik baik saja,bunga apa kau tau aku sangat lelah" kata alea sebelum tertidur.


__ADS_2