
Alea tau ada mobil yang membuntutinya "Wi kita restoran selatan".
"Siap bereaksi" ujar dewi langsung tancap gas kearah tujuan,dewi menyalib kendaraan yang berada didepan dengan lihaynya,tak mau kalah dua mobil dibelakang juga mulai melaju kencang karena takut kehilangan jejak.
Mereka hanya ingin tau dimana rumah alea atau dewi,makanya mengikuti,tapi alea tak ingin diketahui tempat kediamannya.
Begitu tiba direstoran selatan dewi segera memarkirkan mobil lalu bergegas masuk kedalam restoran berdua dengan alea, setelah berbicara sebentar dengan asistennya alea dan dewi keluar dari pintu belakang restoran dan mengambil mobil yang lain dihalaman belakang lalu tancap gas kerumah dewi untuk mengantar dewi lalu pulang keapartemennya.
Sementara reno sudah melanjutkan jalan kendaraannya pulang karena alea mampir direstorannya dan hanue masih menunggu ingin melihat alea berhenti dimana.
Setelah satu jam menunggu akhirnya ia meminta asistennya pulang saja, "Bos apa nona alea tinggal direstoran itu?" tanya asisten chan.
"Entahlah" jawab hanuel bimbang.
*
*
*
*
*
Ponsel alea berdering ia melihat nama pemanggil "Halo bi sumi... ada apa?" sambut alea.
"Non alea besok malam ulang tahun pernikahan orang tua nona bisa hadirkan" beritahu bi sumi.
"Iya bi... terima kasih sudah memberitahu" jawab nada.
Karena sekarang alea sudah punya uang ia ingin memberi kado pada kedua orang tuanya, maka ia ingin memberi sepasang cincin berlian pasangan pada kedua orang tuanya.
Ia lalu menelpon toko berlian terbaik untuk membeli sepasang cincin berlian ,karena bila memesan lagi sudah tak sempat hanya yang ada dengan ukuran jari yang sudah cocok dan yang terbaik masing masing seharga lima miliar.
Saatnya sudah tiba alea datang sendirian,suasana begitu meriah karena semua tamu undangan orang berkelas dengan penampilan yang sederhana alea langsung menghampiri kedua orang tuanya memberi selamat dan memberikan hadiahnya.
"Ma... pa... happy aniversary.. sela.." belum selesai kalimat alea mamanya buru buru meminta alea jauh jauh dari mereka dan jangan bergabung dengan mereka saat ini karena masih sibuk menyalami tamunya.
Sementara kakaknya almira dan alysia berada didekat mama papanya,dan dia disingkirkan mamanya,ia merasa sedih.
"Al kau baik baik sajakan" sebuah suara familiar terdengar dari belakannya,ia menoleh melihat rendy yang sudah berdiri didekatnya.
ternyata rendy memperhatikannya sejak ia datang "Oh kak rendy... aku baik baik saja ko" jawab alea merasa sudah biasa dengan sikap mamanya yang selalu menolak kehadirannya.
Sementara beberapa kerabat yang melihat alea menjauh dari mamanya melihatnya dengan tatapan aneh,karena wajah alea selalu tertutup rambut poni yang kepanjangan.
"Al... kita duduk ngobrol ditaman saja yuk" ajak rendy.
__ADS_1
"Kak rendy... nanti kak alysia mencarimu"
"Jangan kwatir... saat ini ia sibuk meladeni tamu tamu yang datang" kata rendy lalu menarik tangan alea.
"Bener nih tidak apa apa?!" tanya alea takut bila alysia tau ia bersama rendy pasti akan marah karena ia tau sifat kakak keduanya itu.
"Iya... sudah tidak usah dipikirkan" kata rendy lagi.
"Kak rendy tidak malu bila ngobrol denganku"
"Kenapa harus malu" tanya rendy.
"Karena keadaanku ini" jawab alea.
"Ah kamu begini orang tak suka,kamu berdandan orang juga tak suka... ya sudah jadi dirimu sendiri aja tak usah perdulikan orang orang yang menjauhimu" nasehat rendy.
"Iya kak rendy... terima kasih karena mau perduli denganku" kata alea.
"Sekarang usahamu semakin sukses saja".
"Alhamdulillah berkat doa dan dukungan kak rendy dan kakek"
"Aku tidak melihat kakek" kata rendy
"Kakek tidak datang kak rendy"
Kakek tidak suka dengan pesta apalagi dengan mama yang selalu menjauhiku, kakek merasa mama keterlaluan padaku.
"Hei rendy disini kau rupanya... ayo kita bersama didalam,tante yuli menanyakanmu jadi aku mencarimu" kata alysia sambil melotot kearah alea.
"Aku lebih senang disini dari pada keriuhan suasana didalam sangat tak nyaman" alasan rendy.
"Kau tak punya pilihan ayolah rendy... dan kau bukannya kau seharusnya memberi selamat kepada mama dan papa!" kata alysia berniat licik pada adiknya sendiri.
"Iya kita masuk saja" kata rendy kesal.
"Al kamu bawain mama kado ya?" tanya alysia.
"Iya kak alysia" sahut alea.
"Baguslah mari kita berikan pada mama, ia pasti suka" kata alysia merasa dapat kesempatan mempermalukan alea.
Alysia sangat cemburu saat tau kalau rendy ngobrol berdua alea ditaman karena itu ia ingin membalas alea didepan orang banyak biar mamanya tambah benci pada alea.
Saat sudah berada didalam ia memanggil mamanya dengan suara nyaring yang membuat perhatian orang orang teralihkan kepadanya.
"Ma... alea punya hadiah istimewa untuk mama dan papa".
__ADS_1
Mamanya memandang tak suka apa lagi dengan penampilan alea yang begitu biasa saja.
"Iya sayang nanti mama terima ya... sekarang mama sibuk"alasan mamanya.
"Ma... lihat dulu ya" bujuk alysia langsung menarik tangan alea mendekati mamanya.
Karena mendengar kata kata alysia semua orang jadi penasaran ingin tahu apa hadiah istimewa alea buat mama papanya.
"Al... kamu membeli hadiahnya sendiri ya?" tanya alysia lagi.
"Iya kak alysia".
"Wah hebat ya kamu al"kata almira kali ini ikutan memberi pujian agar alea merasa malu bila memberi hadiah yang tak bernilai.
"Alea cepat berikan sekarang" suruh alysia.
"Iya... ma selamat ya semoga mama dan papa berbahagia selamanya" ucap alea sambil memberi hadianya.
Saat mamanya menerima "Ma buka dong hadiahnya!" pinta alysia.
"Hahh... nanti saja alysia..." elak mamanya karena tak ingin malu bila hadiahnya benda murahan.
"Iya ma buka saja ma..." kata almira juga.
"Iya sudah mama buka" kata mamanya ragu ragu.
Semua mata tertuju kearah nyonya rumah yang akan membuka kado dari anak bungsunya yang berpenampilan sangat jauh berbeda dengan kedua kakaknya itu.
Rendy hanya tersenyum melihat kearah alea dan itu membuat alysia tak suka,kedua orang tua rendy juga sedang menyaksikan, sahabatnya itu membuka hadiahnya.
Saat membuka kotak kecil yang terlihat mahal itu semua mata langsung takjub melihat kilauan sepasang cincin permata yang indah itu.
"Wah inikan sepasang cincin berlian yang berharga sepuluh miliar itu" kata mamanya yang sangat hapal dengan cincin berlian itu.
"Iya benar ma... karena saat membelikan mama hadiah perhiasan papa juga melihatnya" kata papa.
Almira dan alysia langsung terkejut karena dapat kenyataan yang sebaliknya dari apa yang dia harapkan.
"Hey... bagaimana bisa kamu membeli cincin berlian semahal itu?!!" tanya almira menuntut penjelasan alea.
"Tentu saja alea bisa membeli cincin yang lebih mahal lagi dari itu seandainya ada yang cocok untuk aunty dan uncle,karena alea pengusaha perusahaan alea food yang mempunyai puluhan cabang yang tersebar diseluruh dan luar kota dan saat ini menjalin kerja sama dengan perusahaan expor dari korea" jelas rendy.
"Apa?!..." semua pada bengong.
___________
Mohon dukungannya like,vote,tip dan komenya, terima kasih dan salam kenal.
__ADS_1