SICANTIK YANG JELEK

SICANTIK YANG JELEK
Akrab dengan sepi 46


__ADS_3

Saat malam bersantai diteras belakang water villa, rebahan diteras jala yang berada diatas air memandang langit malam yang cerah.


Sementara juru kamera mengabadikan momen indah mereka berdua, setelah puas bersantai diteras belakang water villa, mereka istirahat, karena malam semakin larut.


Pagi hari bangun dengan perasaan segar, alea berencana pindah nginap dari villa diatas laut ke villa pantai.


Setelah breakfast,sekarang sudah divila pantai,vila lumayan nyaman hari ini akan bermain main dipantai.


"Hari ini mau kemana" tanya sang suami.


"Kita pergi sand bank,tumpukan pasir ditengah laut" jawab alea.


Sementara si kameramen tour room ia juga meminta alea dan suami berfose dengan bermacam gaya dari ditempat tidur,ruang tamu,kamar mandi yang luas itu, ruang belakang mungkin untuk buat - buat minuman,lalu diteras depan yang paling keren ya karena menghadap pantai langsung.


Setelah itu mereka kepelabuhan sped boad untuk pergi ke sand bank, disini itu benar - benar cuma sebuah pulau pasir yang tak begitu besar.


Disand bank untuk foto - foto dan video aja bagus sih selpi dengan latar belakang samudra disekeliling, dipasir putihnya keren deh.


Lanjut dengan snorkeling alea dan suami juga kameramen sudah bepakaian selam lengkap,dengan kamera khusus dalam air, mereka berenang dengan pari manta yang besar itu.


Lalu berenang dan bermain dengan penyu - diterumbu karang yang aneka warna, juru kamera mengabadikan momen - momen yang bagus ini, pastinya keren banget lah.


Selanjutnya mereka parasailing, dengan parasut khusus yang ditarik sped boat, alea dan suami melayang diudara mengitari laut.


"Waow... keren bisa melayang diatas udara lautan" ujar alea gembira, semetara sang suami patuh aja tuh diajak.


Selanjutnya mereka berdua mengendarai jetski.


"Gemana bawanya?" ujar pangeran.


Petugas pantai langsung menerangkan cara penggunaannya cuma menginjak pedal dan mengemudi seperti membawa motor hanya diatas air.


"Wah... benar - benar bebas"kata alea sambil memeluk erat suaminya dari belakang.


Kali ini juru kamera menggunakan drone untuk mengambil video alea dan suami.


Setelah puas hampir setengah hari dilautan mereka kembali kevila pantai,lalu makan direstauran yang berada disekitarnya, lanjut istirahat.


Setelah istirahat alea,suami dan kameramen menyewa sepeda untuk mengitari pulau Kani yang indah ini,bersih dan ada kebun bunga, puas bersepeda mengitari pulau,akhirnya kembali kepantai berbaring santai dikursi pantai dengan payung - payung besar menaungi sambil minum kelapa muda.


Alea berjalan jalan dipantai saat sore,ia berdiri menatap laut lepas,angin pantai menerpanya menerbangkan rambut yang ia ikat dengan selendang sutra putih tampak anggun seperti peri keindahan alam.


"Apa yang kau lamunkan?" tiba -tiba sang suami sudah berdiri dibelakangnya dan berbisik di telinganya terasa geli, Alea melihat ada kepiting dengan cangkang keong, orang bilang kelomang, yang berjalan dikakinya ia lalu mengambilnya.


"Hai ini untukmu tampan" kata alea mengambil tangan suaminya dan membuka meletakan Ciput kepiting itu ditapak tangannya.

__ADS_1


Suaminya melihat apa yang alea berikan tiba - tiba ia kaget dicapit oleh Ciput itu.


"Apa ini?!" ujarnya sambil melotot, alea segera melarikan diri dan ia mengejarnya, alea trus berlari menjauh secepatnya tapi sang suami punya langkah lebar hampir menangkapnya.


Alea akhirnya berlari kepantai yang berair ketika suaminya mendekatinya ia menyibak air dengan tangannya kearah sang suami menyiprat nyiprat air itu.


Suaminya tetap mengejarnya yang hingga air merendam kaki mereka sebatas lutut lalu menangkap pinggang alea dan mengangkatnya berputar putar sambil menggelitik pinggangnya, alea cekikikan sambil mengembangkan kedua tangannya seperti melayang diudara.


Juru kamera yang siaga selalu sudah dari tadi merekam momen ini,ia juga memotret saat - saat mereka bersantai di bangku pantai dan saat alea berdiri memandangi lautan lepas itu, semua tertangkap oleh kameranya.


Alea dan suami main siram siraman air dipantai yang berombak itu,langit sore mulai temaram matahari mulai turun perlahan tenggelam.


"Lihat sunset yang indah" alea memandang dengan takjub, suaminya mendekat dan merangkulnya,mereka berdiri saling merangkul pinggang dan pundak.


Setiap saat berada di keramaian bagi gadis gadis muda yang melihat pangeran Yun lie pasti terpukau, seperti saat ini para wanita yang ada diarea ini yang melihatnya tak perduli pada alea,mereka bahkan menggodanya.


"Playboy tampan mari kita pulang" kata alea.


"Kau panggil aku apa?!" tanya pangeran sewot.


"Playboy tampan".


"Tidak suka" kata pangeran dingin,langsung pergi tanpa melihat alea lagi.


Alea menghampiri Jery, nama sang kameramen,ia juga pemuda tampan yang ulet dan sangat menjiwai pekerjaannya.


"Kita akan ke new Zealand?" tanya Jery.


"Yap".


Alea lalu pergi menyusul suaminya dengan berlari kecil, pakaiannya basah karena alea menyiram nyiramkan air ketubuh suaminya tadi dia memakai kemeja putih yang serasi dengan baju yang alea pakai berwarna putih yang terusan dengan bawahan model celana.


Semampainya divilla sang suami sudah mandi.


"Oh... sudah mandi rupanya" kata alea basa basi,karena tadi ia pikir suaminya tak senang dengan panggilan candaannya.


"Cepat mandi ini sudah malam dan kau belum makan,nanti masuk angin" ujar suaminya.


Alea bergegas kekamar mandi lupa membawa baju gantinya,setelah mandi ia berjinjit jalan kearah lemari pakaian.


"Kenapa kau seperti takut terlihat olehku, aku inikan suamimu semuanya pernah kuliat, dan kau memanggil seperti itu, sangat tak baik".


"Baiklah suamiku, aku salah dan aku minta maaf".


"Iya panggil aku begitu,mulai sekarang".

__ADS_1


"Iya... tapi bila di istana nanti aku tak berani memanggil begitu".


"Kenapa?!".


"Karena banyak selir,aku merasa sangat serakah".


"Tapi kau memang istri sah ku permaisuri ku".


"Baiklah aku akan memanggilmu yang".


"Maksudmu apa?!".


"Yang... ya yang mulia".


"Panggil aku suami atau sayang!".


"Sama saja kan".


"Tidak sama!".


"Iya yang".


"Mengapa kau selalu membantahku?".


"Dengar kata yang itu berasal dari kata sayang,hanya saja panggilnya jadi singkat, yang, yayang, begitu maksudnya".


"Aku mau kau panggil sayang atau suami".


"Baiklah, ada yang ingin ku beritahukan,


kita besok berangkat ke Selandia baru".


"Kenapa... sudah gak kerasan disini lagi?".


"Bukan... aku hanya ingin melihat salju yang turun, karena besok pergantian musim semi kemusim dingin".


"Baiklah terserah padamu saja, selama kau senang aku mendukungmu".


"Terima kasih suamiku sayang".


"Sekarang kita pergi makan".


Alea memakai dress berwarna putih tulang dan sang suami memakai kaos lengan panjang warna senada dengan alea dan celana tiga perempat berwarna coklat.


Begitu mereka sampai direstauran begitu banyak orang yang sudah makan tak bergerak pergi dari tempat ini, ternyata saat malam akan ada teater dengan pertunjukan yang menarik.

__ADS_1


Setelah makan alea dan suami lebih senang pergi dari tempat ini ternyata, ternyata keramaian out door lebih ramai karena pas malam Minggu, ada orkes yang menghibur para wisatawan.


__ADS_2