
Pangeran Yun lie tidak bisa menjawab lagi kata - kata alea memang ada benarnya.
"Ya sudahlah... tidak usah dipikirkan kehidupan duniamu memang seperti ini adanya, jadi pangeran mata keranjang dengan banyak wanita ya begini jadinya, tidak cabul dan cuma mencintai satu istri juga sama resikonya begitu, bagaikan makan buah simalakama,dituruti Ku mati tak dituruti ku juga akan mati" kata alea datar.
"Aku akan selalu melindungimu" hibur suaminya.
"Setiap saat menerima makananku sayang adakah selalu, saat sayang bekerja haruskah kuselalu sembunyi,taukah sayang apa yang akan terjadi saat aku akan melangkah keperayaan - perayaan yang ada apa yang sedang menungguku" ujar alea.
"Aku harus bagaimana?".
"Tidak usah bertanya untuk jawaban yang tak dibutuhkan,aku hanya ingin yayang sayang percaya padaku,apapun yang terjadi ingatlah tetap percaya padaku, karena aku benci dengan ketidak percayaan".
"Baiklah sayang apapun yang kau lakukan aku akan mempercayaimu".
"Aku tidak akan melakukan semua hal,akan ada waktunya aku tidak melakukan sesuatu tapi akan dikatakan melakukannya,apa yayangku paham ini".
"Iya aku paham,jadi aku hanya percaya kalau kau bisa dipercaya".
"Iya suamiku begitu yang benar" kata alea.
'Wanita ini memang begitu berbeda' pikir pangeran, " Jadi kita menginap dihotel saja dulu,aku akan menemanimu sepanjang waktu".
Alea mulai dari lokasi untuk pembangunan mall dan tanah sudah disepakati begitu juga untuk proyek pembangunan tower untuk sarana komunikasi,vila dan kamp pelatihan seperti yang ada di pulau milik Adrian, dan pembangkit tenaga Surya dengan cahaya matahari juga pembangkit listrik tenaga air.
Setelah semua terkoneksi dengan orang kepercayaan alea,dia sudah bisa tenang, saat ini ia berada di lokasi yang akan dibangun resort, lokasi ini begitu luas di daratan sekitar enam hektar belum termasuk yang akan dibangun diatas lautnya,dari bibir pantai akan dibangun overwater bungalow.
Di lokasi ini agak bagian tengah kearah lautnya ada taman bawah laut yang ada sungai didasar laut,ini adalah tempat misterius yang tak pernah tersentuh,hanya merupakan cerita yang bisa didengar dari orang - orang penduduk setempat.
Alea ingin mewujudkan impian wisatawan yang berkunjung akan bisa menikmati pemandangan taman bawah laut itu dan konon ada kota bawah laut yang tak pernah tampak karena itu masih misteri dibanding dengan cerita taman bawah laut.
Hari ini alea sudah menyiapkan peralatan menyelam,ia sudah menemui nelayan yang pernah menyelam kedaerah taman bawah laut ini,nelayan ini juga pernah mencapai sungai bawah laut itu.
__ADS_1
Ada dua orang nelayan yang akan jadi penunjuk jalan dan tiga penyelam yang profesional ditambah ia dan suaminya.
Mereka sudah memakai perlengkapan menyelam,bahkan membawa,senter air, papan tulis dalam air,kamera bawah air.
Dan mulailah penyelaman, kearah taman bawah laut tidaklah terlalu dalam begitu juga dengan sungai bawah laut hanya bersebelahan.
Mereka tidak saling berjauhan,dan sering berkomunikasi lewat papan tulisan air dan taman bawah laut ini sungguh menakjubkan
banyaknya tumbuhan laut dengan aneka warna dan rupa.
Sungguh menyerupai taman kota yang ada, terumbu karang yang mirip dengan pohon karang yang tak berdaun,dan pohon laut yang bisa tumbuh didasar air.
Alea mengamati semua tubuhan dasar laut ini,begitu juga mereka yang lain pada terpesona dengan,tumbuhan laut yang legendaris seperti akar Bahar,ada berapa jenis dan warnanya.
Juga seperti rumput laut bukan tanaman agar - agar itu,bewarna hijau dan mengandung air,pangeran juga sedang mengamati tumbuhan yang mengeluarkan cahaya dan berkelip kelip seolah cahaya dari tumbuhan ini menarik ikan - ikan kecil dengan bermacam jenis menyukainya
Alea semakain jauh dari rombongan tak ada yang menyadarinya,semakin ia melihat tanaman hias laut yang menakjubkan semakin ia melihat banyak di arah yang agak jauh,dan tanpa sadar ia sudah sangat jauh dikedalaman laut dibagian lain.
Alea melihat ada kuda laut kecil bewarna putih sedang berenang didepannya ia mengikutinya dan pandangannya hanya fokus pada binatang laut.
Dibagian lebih dalam terlihat ada bangunan yang begitu besar dan indah dan sepertinya bagian dalam terlihat terang benderang, alea mendekati bangunan itu,dan tak bisa menahan gerakannya berenang memasuki pintu yang tak bertutup itu.
Ia sampai didalam ruangan yang luas dan megah itu,dan ternyata yang becahaya terang itu berasal dari pohon kristal putih yang ada di ruangan ini.
Dan ada tumbuhan lain yang bersinar dalam ruangan ini dan itu semacam pohon yang besar berada didalam berdaun warna putih seperti bunga salju yang tinggi.
Saat alea terkagum kagum melihat pohon - pohon kristal terang ini ada yang berdiri didepan alea,dia sesosok manusia berjenis kelamin pria yang luar biasa tampannya.
"Hah...siapa kamu" tanpa suara jelas alea berkata kata dalam air,dan ia sepertinya baru menyadari,kalau ia sudah tak berada diarea taman laut itu lagi.
"Ini dimana?... kenapa seperti berada di suatu kota sepi yang tak berpenghuni" gumam alea.
__ADS_1
Dan ia merasa masker oksigennya terisi air yang hampir terhirup hidungnya dan ini mengganggunya, ia mulai panik mengetahui situasinya,tapi ia penasaran dengan pria tampan didepannya ini,alea melihat kekiri dan kekanan sekitarnya,tak melihat seorang pun dari rombongannya berada disini.
Pria itu tersenyum ramah padanya,tanpa sadar alea melangkah mundur dan betapa kagetnya ia melihat ada ikan yang besar dengan mata merah dan gigi runcing berada dibelakangnya,ia menjerit tak sadar berada dikedalaman laut dan itu merusak sistem bantuan dari peralatan menyelamnya.
Alea mulai merasa menghirup air dan tak bisa bernapas lagi,kepalanya berdenyut nyeri dan dadanya seperti mau pecah,saat ia masih setengah sadar,pria tampan itu mendekat dan melepaskan masker oksigennya dan menempelkan bibirnya.
Terasa dingin bibir yang melekat dibibirnya dan ada hembusan udara yang hangat merasuki kerongga paru - parunya.
Tangan pria ini memeluk pinggang dan menahan kepala belakang alea,tubuh mereka berdua menempel begitu nyata dan perasaan alea membaik,pernapasannya yang tadi terasa sulit dan seakan tercekik, sudah berasa lancar.
Dan ia merasa hembusan napas yang memberinya kelancaran bernapas lagi sudah berhenti,dan berganti terasa seperti ciuman yang menggelora,alea yang menyadari hal ini segera mendorong tubuh pria ini.
"Siapa kamu?...sepertinya barusan kau menciumku ya?!" tanya alea.
"Namaku Dirga putra penguasa lautan ini" jawabnya sambil tersenyum.
"Tempat apa ini,dan tadi apa kau menolongku memberi napas buatan?".
"Aku memberimu napas air,karena kau kehabisan napas".
"Maksudmu aku sekarang bisa bernapas dalam air?".
"Iya... bahkan bisa bicara dan mendengarkan perkataan ku".
Alea baru menyadari bila dia bisa bicara dalam air,hal yang tak mungkin ia lakukan, karena itu ia membawa papan tulis air.
"Jadi aku bisa bernapas dan bicara dalam air... ini... ini semua berkat kau".
"Iya benar aku sudah membuatmu bisa bernapas dan bicara dalam air,bahkan kau tak akan kedinginan didalam air".
"Aku... oh... terima kasih sudah membuatku bisa bernapas dan masih bernapas untuk hidup".
__ADS_1
"Sebenarnya bagai mana bisa aku bertemu denganmu?".
"Itu karena kau memasuki daerah kekuasaanku,beruntung kau bertemu denganku,bila bertemu dengan anggotaku ,mereka akan mencelakaimu".