SICANTIK YANG JELEK

SICANTIK YANG JELEK
Akrab dengan sepi 45


__ADS_3

Suasana semakin tak terkendali, suara kecupan dan ******* memenuhi ruang dapur yang penuh aroma nasi goreng ini alea memegang kedua pipi suaminya yang masih susah berpaling dari dadanya yang montok itu, ia kemudian mengangkat wajah pria itu dan melekatkan bibinya lalu mengulum dan mengisapnya.


Hingga penyakit usilnya kambuh ia mulai mengunyah nguyah lembut bibir suaminya.


"Kau sedang berusaha melahap bibirku kah?" tanya pangeran yang merasa bibirnya berantakan dibuat seperti makanan.


"Hehehe... aku sedang membayangkan menikmati nasi goreng buatanku yang lezat itu".


"Ampun... sebaiknya kita memang harus sarapan dulu" ujar pangeran menyerah dari rasa gairahnya.


Mereka sarapan dengan canggung, tapi perasaan keduanya bahagia.


"Sayang nasi goreng buatanmu enak".


"Syukurlah kalau kau menyukainya, karena belum pernah ada yang bilang masakan ku gak enak, karena kalau ada yang berani bilang begitu, aku doakan setiap makan tidak pernah merasa enak lagi!".


"Sayang doa mu jelek sekali".


"Nah sudah tau kan dengan balasanku bila berani tak memujiku" ucap alea tanpa beban.


"..." muka muram,takut kena doakan yang tidak patut.


Setelah selesai sarapan alea menyimpun semua peralatan bekas masak dan makan mencucinya.


Saat bersantai di apartemennya alea, Dewi datang dan memberikan kado kejutan pernikahan yang lainnya.


"Dewi... aku senang kau menyempatkan datang kemari disela sela kesibukan mu,maaf aku selalu merepotkan mu" kata alea tulus.


"No problem, aku kemari mengantar kado spesial pernikahanmu, ini coba lihat, setelah semua ku persiapkan dan siap sekarang" Dewi memberikan sesuatu pada alea.


"Ini tiket untuk dua orang ke Maldives dan sudah booking Conrad Maldives rangali island... Dewi kamu mau aku pergi kesana?".


"Sebelum pergi kedunia kuno itu kau harus honeymoon kedunia yang penuh keromantisan" ujar Dewi.


"Berangkat besok?!... yang benar aja lu wi!".


"Iyalah besok,masa nunggu elo hamil baru berangkat!" ejek Dewi sambil menggerak gerakan keningnya dengan cueknya.


"Tapi butuh persiapan juga kali wi".


"Semua keperluan sudah aku siapin pasport mu kan sudah ada nah pasport pangeran sehari buat sudah jadi, pakaianmu juga sudah aku siapin semua serba baru dan sudah dilaundry, tinggal suapi pakaian suamimu".

__ADS_1


" Jangan bilang pakaianku isinya lingerie semua!".


"Eh omes lu ya... itu dress - dress yang elegan,hot pant uniqlo,blus tanpa lengan, tanktop stelan pakaian dalam yang cantik, ya tentunya juga lingerie dong, dan semua sudah di laundry sekarang buruan cari pakaian untuk suamimu lalu dilaundry setengah hari kelar deh".


"Iya... iya cerewet".


"Aku juga kasih ikut seorang juru kamera untuk merekam semua momen indah mu disana entar aku buatkan video anniversary eits... gak boleh protes?".


"Ya udah terserah elo deh, memang Lo yang terbaik buat aku, biar aku gak mengharapkan yang begituan".


"Ih... dasar kuno, oh ya itu juru kamera gak perlu kamu urusi semua kebutuhan,makan minum nginapnya aku sudah atur, cuma cukup beri tahukan kemana tujuan lu aja lagi...".


" Tujuan aku keranjang juga!".


"Ya itu juga termasuk loh".


"Apa Lo kata?!".


"Eh ... maksudnya saat lu lagi santai diranjang kamar yang unik dengan dekorasi alam terlihat dari dalam,entar lu duduk didepan jendela, dibalkon dengan background pemandangan vila diatas laut, lari - lari dipantai, naik dipohon berdua lalu lompat keair gitu".


"Ide Lo cukup kreatif juga ya... jangan konyol deh".


"Lu sudah kayak manager artis aja sih".


"Emang iya... gak kesampaian Lo jadi brand ambasador ternama yang sudah gue incar sebelum lu liburan, yang ada juga bawa semut jantan pulang".


"Emang masih kurang kerjaan Lo ngurus tuh perusahaan?'.


"Ah Lo nya aja yang kurang serakah!".


"Haddeeeh..."


Setelah alea memberi tahu kakek atas kepergiannya keluar negri tujuan samudra Hindia Maldives, ia juga meminta persetujuan suaminya, sang suami sih oke saja selama alea bahagia.


Keberangkatan sudah siap, sang juru kamera juga sudah siap -siap mengambil momen yang dianggap indah.


Alea dan suami memakai baju yang couple saat dibandara ia memakai celana panjang berwarna coksu blus putih, suami juga celana senada dengan kemeja putih,sepatu kets putih,jam tangan yang sama,kaca mata hitam, pokoknya keren abis lah.


Penerbangan dari dari ibu kota memakan waktu delapan jam,tiba bandara male setelah istirahat sebentar lalu lanjut naik seap Lane atau pesawat air,tiba diresort masih naik transportasi air boat menuju water villa, tiba ditepi pantai untuk menuju water villa menaiki bus wisata karena jembatan menuju villa sangat panjang dan jauh berada diatas laut dan terik begini bisa jadi ikan kering gosong sampe villa, kecuali sore kalau ingin jalan jalan.


Akhirnya tiba ditempat tujuan langsung masuk villa dengan ruangan wah... benar - benar suasana yang elegan ada ruang tamu,kamar tidur,kamar mandi, ruang belakang dan teras untuk bersantai dengan meja kursi yang tertata rapi,disebelah teras ada tangga yang menuju air dan ada lantai jaring untuk bersantai sore melihat matahari terbenam dengan siluetnya yang indah.

__ADS_1


Setelah istirahat sebentar alea kekamar mandi dan suami mengikutinya.


"Ngapain ikut kemari?" tanya alea kaget saat melepas seluruh pakaiannya sang suami tiba - tiba masuk.


"Ikut mandi"


"Gantian lah".


"Bareng aja".


"Ya ud... ah" belum selesai alea bicara, sang suami sudah polos tanpa pakaian dan berendam di bak mandi yang baru ia isi air.


"Ayo mandi sini" ajak suami yang tak tahan melihat tubuh polos alea yang menggiurkan itu,sementara ia masih melongo melihat gerak cepat suaminya.


"Gercep aja nih orang" gumam alea sadar diri saat melihat sang suami meneguk liur dengan jakun turun naik.


"Aku bantu gosok punggung ya".


"Iya gosok punggung aja,jangan kemana mana" ujar alea saat merasa tangan yang menggosok punggung nya sudah merayap kebagian depan tubuhnya.


Tapi suami tak perduli ia mengangkat tubuh belakang bagian pinggang kebawah dengan posisi doggi style lalu suasana air bak mandi bergelombang walau tak ada angin, hanya gemuruh deru napas yang menggelora terdengar seiring irama cinta mereka.


Setelah puas dengan mandi plus - plus akhirnya,suami menggendong alea keluar kamar mandi dan mengeringkan rambut alea.


"Masih kuat untuk jalan lagikan?" tanya sang suami tersenyum menyeringai.


"Ya lumayan" jawab alea sambil berpakaian cepat - cepat ia tak ingin kejadian tadi terulang karena alasan istirahat ditempat tidur.


Setelah berdandan ia mengajak suami pergi, ke ithaa undersea restaurant yang terkenal dengan dinding dari kaca, hingga pemandangan dasar laut yang dilalui ikan hiu,penyu,pari dan ikan beraneka ragam jenis disaat yang berbeda akan terlihat dengan jelas.


"Ayo... pergi sekarang mumpung matahari belum tenggelam kita bisa puas liat hewan laut lalu dari terang berubah jadi gelap" kata alea.


"Baiklah".


Sesampainya diruang restauran mereka disambut para petugas dan pelayan yang mengajak masuk keruang dalam lalu mengantar menuju ruang bawah lautnya, alea dan suami diikuti kameramen yang dari awal perjalanan sudah merekam dan memotret perjalanan mereka.


Suasana yang terlihat indah dari dalam ruang kaca ini melihat ikan - ikan berenang melintasi,Alea memotret pemandangan menakjubkan ini, dia juga selfie dengan latar belakang lautan yang ada ikan berenang.


Lalu ngajak suami foto bareng dengan berbagai pose juga minta tolong difoto kan oleh sang kameramennya.


Lalu menikmati makanannya, sungguh terasa menyenangkan memanjakan mata dan suasana happy yang dinikmati bersama orang yang menyayanginya.

__ADS_1


__ADS_2