SICANTIK YANG JELEK

SICANTIK YANG JELEK
Akrab dengan sepi 3


__ADS_3

Pria tampan itu menatap alea dari rambut dikepala hingga kaki sambil bertanya "Anda siapa?!"



"Saya alea penanggung jawab dari alea food"



"Hmm... kalau dari nama anda dan nama perusahaan alea food sama berarti anda adalah pemilik dari perusahaan tersebut, betul?!" tanya dokter reno.



"Benar... jadi saya mendengar keluhan anda maka saya sendiri yang datang untuk mengetahui dan meminta maaf dan sebagai gantinya kami memberi paket kuliner yang anda sukai" jelasnya.



Reno tak habis pikir dengan penampilan dari sosok pemilik perusahaan yang begitu besar dengan penghasilan ratusan juta perhari tampak begitu buruk.



"Sebenar itu kesalahan dari karyawan anda yang kurang teliti melihat pesanan pelanggan hingga tertukar,perlu penegasan kepada karyawan anda agar tak terulang lagi hal semacam ini karena ada beberapa pihak yang merasa kurang puas dengan pelayanan jasa kuliner milik anda dan ini merupakan pencitraan reputasi perusahaan anda!".



"Baiklah dokter reno,saya akan memperhatikan masukan anda,terimakasih karena sudah mau berdamai dan sekali lagi saya meminta maaf dan minta maaf mewakili karyawan saya" kata alea dengan kerendahan hatinya.



"Iya sama sama nona alea".



"Kalau begitu saya permisi dulu" kata alea lalu membalikan badan menuju pintu dan membungkukkan tubuh untuk membuka pintu tapi saat itu pintu dibuka dengan kuat dari luar hingga membentur dahinya dengan keras membuat tubuhnya hampir terjatuh.



Dengan sigap dokter reno menahan gerak tubuhnya agar tak terjatuh.



"Dokter reno gawat pasien yang tadi siang baru masuk kambuh lagi" kata perawat yang membuka pintu dengan keras dan kaget mendapati dokter reno sedang memeluk seorang yang wajahnya tertutup rambut.


"Hei.. kamu kalau buka pintu ketuk dulu dan buka perlahan,kamu hampir memecahkan kepala orang".kata dokter reno.


Perawat tersebut kaget melihat seseorang yang memegang dahinya dan berdarah.



"Maaf... maaf saya... saya tak sengaja"kata perawat itu baru menyadari perbuatannya.


"Mana dokter anye yang bertugas sekarang unruk merawat pasien itu" tanya dokter reno.


"Ada dokter anye yang sekarang merawatnya dan dokter anye meminta saya memanggil anda dok".


"Saya akan mengurus luka nona alea dulu!" kata dokter reno.


"Baik dok"



"Nona alea... duduk dulu saya periksa lukanya".



"Oh tidak apa apa dok... saya langsung pulang saja" kata alea sambil berjalan kembali menuju pintu,tapi tubuhnya agak oleng karena sedikit pusing dan pandangannya agak gelap.



Segera dokter reno mendudukannya.

__ADS_1



"Luka didahi anda harus segera ditangani dan istirahat sebentar kata dokter reno yang tak bisa melihat lukanya karena tertutup rambut,ia segera mencari penjepit rambut dan mengambil benda semacam bando penahan rambut.



Sambil menyibak rambut alea ia berpikir,"kenapa rambutnya jatuh kedepan?! bukannya rambut tumbuh kebelakang!".


"Apa yang ada lakukan dok?!" tanya alea.


"Saya harus membersihkan luka dan mengobatinya,dan rambut anda tentu saja harus disibak" katanya terus memberi perawatan.


Alea memejamkan matanya karena merasa pusing.


Setelah selesai dokter reno memintanya berdiam untuk istirahat sebentar,dokter reno menatap alea yang memejamkan matanya, matanya membulat seakan tak percaya menatap wajah yang tak terlindung rambut itu lagi.



"Hah... wajah ini begitu cantik,kulit wajah putih bening,hindung mancung kecil,alis seperti ditulis,bibir mungil merah alami,bulu mata lebat panjang lentik bergerak gerak mengemaskan,sungguh kecantikan yang begitu mempesona" monolognya dalam hari.



Pria tampan itu tak berkedip menatap wajah alea,ia merasa takjub dengan aura yang terpancar begiti kuat pesona kecantikan yang tersembunyi dibalik penampilan buruknya.



Alea membuka matanya karena rasa pusingnya sudah berkurang,ia kaget saat mendapati pria tampan itu menatapi wajahnya tak berkedip.



"Dokter reno... anda sudah selesai?!".



"Oh iya iya... sudah selesai" jawabnya buru buru mengalihkan pandangannya.




"Oh tidak tidak ada biayanya itu hanya perawatan kecil karena kecerobohan perawat kami,saya minta maaf atas insiden ini" kata dokter reno.



"Baiklah dok terima kasih atas bantuannya" kata alea segera melepas benda yang menahan rambutnya yang jatuh kedepan,maka terjatuhlah rambutnya menutupi wajah cantiknya itu.


"Iya nona alea hati hati dijalan ya" kata dr reno dan lanjut bicara padahal alea sudah jauh "dan rambut anda sebaiknya diikat saja atau disisir kesamping jangan kedepan begitu,pantas saja orang pikir kamu gadis jelek padahal anda cantik sekali".


"Dok bicara dengan siapa?" tanya perawat yang datang memanggilnya.



"Hei kamu kenapa kemari lagi setelah melukai orang!!!"



"Maaf dok maaf... dr anye meminta anda segera datang keruang rawat xx".



"Kamu harus minta maaf pada nona alea nanti".



"Iya dok.." jawab perawat itu ketakutan.


********


Saat ini alea berada dikampusnya dia beraktivitas seperti biasanya setelah selesai ia bertemu dengan sahabatnya dewi dan memberitahu kalau ia dapat undangan untuk acara yang diadakan managemen intertein group karena semua menu makanan yang tersaji diacara nanti adalah dari perusahaan alea food.

__ADS_1



"Nanti kau akan menemaniku ya" pinta alea



"Tentu saja aku akan menemanimu asal aku yang mendandanimu kita belanja gaun malam dan kesalon" kata dewi.



"Tapi aku tak biasa dengan penampilan yang seperti itu" kata alea enggan menuruti dewi.



"Alea... sekarang kau adalah peresiden direktur dari perusahaan alea food yang berkerja sama dengan beberapa perusahaan besar dalam negri,jadi please... penampilanmu kudu menyesuaikan atau kau akan dianggap lalat pengganggu ditegah pesta megah itu" jelas dewi.



"Tapi aku ragu" alasan alea.



"Sudah pokoknya sekarang kita belanja gaunnya lalu kesalon melakukan perawatan besok malam kita kesalon lagi bersiap untuk keacara tersebut atau aku tak akan pergi denganmu".



"Baiklah terserah kau saja" kata alea pasrah.



"Nah begitu dong... ayo dong kita go... go.. " ajak dewi semangat.



Mereka segera pergi belanja,dewi mengajak alea kemall terlengkap dan terbaik kwalitasnya dan tentunya termahal.



Dewi memilihkan beberapa gaun untuk alea "Kenapa banyak gaun yang kau pilihkan wi?"



"Tentu saja karena sekarang kau adalah kaum sosialita yang harus bergaul demi bisnismu dan akan banyak undangan undangan bergengsi lainnya" jawab dewi.



Dewi memilihkan beberapa gaun dan pakaian pakaian untuk alea juga membeli aksessoris yang dipadankan dengan gaun gaunnya,sepatu juga tas.



Alea juga membelikan dewi gaun,tas dan sepatu hingga saat membayar alea hampir tak percaya totalnya tiga miliyar lebih.



Dewi hanya mengangkat bahu dan tanganya,ia tau uang sahabatnya ada ratusan miliyar.



"Hei nona untuk apa uang banyak tak digunakan... mati sudah tidak butuh uang segitu banyak lagi,hidup itu kerja keras hasilnya dinikmati bukan disembunyikan!"



"Oke... oke... kau bosnya" kata alea mencubit hidung sahabatnya.



"Sekarang... salon kami dataaaaaang" jerit dewi sambil mengangkat kedua sikunya sejajar dada dan mengangkat sebelah kakinya.


__ADS_1


"heheheheee... yuk... mari..." kata alea sambil menarik tangan dewi.


__ADS_2