
Kedua orang tua dan kakaknya sangat terkejut dengan kenyataan kalau alea sekarang adalah pengusaha sukses dan sangat tajir.
"Bagaimana mungkin kau sebagai mamanya tidak mengetahui pencapaian putrimu... apa hubunganmu denganya tidak harmonis?!" tanya marina salah seorang teman dan rekan bisnisnya.
"A..aku hanya merasa kaget dengan keuletannya... karena dia putri bungsuku yang paling manja" kilahnya karena tidak ingin diketahui kalau selama ini ia sudah mengabaikan alea.
"Jadi putrimu ini begitu manja ya... tapi terlihat mandiri,kalau saja putri bungsumu yang manja ini bisa memberimu hadiah yang begitu istimewa dan mewah pasti kedua putrimu yang lainnya juga memberimu hadiah yang istimewa luar biasa... jadi penasaran apa yang diberi oleh kedua putrimu yang lainya?". tanya marina lagi.
"Iya... benar, hei... almira,alysia kalian berdua sudah menyuruh adikmu membuka kadonya untuk mamamu tadi bagaimana kalau sekarang kalian berdua membuka kado kalian untuk mamamu" kata tante diah sepupu mamanya.
Yang hadir disanapun mendukung untuk almira dan alysia membuka kadonya,sementara almira dan alysia tidak menyiapkan kado sama sekali,biasanya setiap perayaan ultah pernikahan orang tuanya mereka tidak memberikan apapun selain ucapan,alea apa lagi jangankan memberi ucapan mendekat saja sudah diusir karena sekarang ia punya uang yang banyak maka ia dengan senang hati memberi kado untuk kedua orang tuanya.
"Oh almira dan alysia sudah memberikan aku kadonya tadi malam" kata sang mama yang tau situasi kedua putrinya ini.
"Apa yang diberikan kedua putri bungsumu bisa beri sedikit bocoran..." tanya diah seupunya.
"Ya... adalah sesuatu yang lebih berarti bagiku" kata brenda.
Papanya alea mulai tertarik dengan pencapaian alea dan ia baru punya perhatian terhadap putri bungsu yang hampir ia lupakan ini.
"Alea... bisa ceritakan apa saja usahamu dan seperti apa jadi seperti sekarang?" tanya sang papa.
"Saat al kost,kakek memberikan uang untuk kebutuhan makan minum sehari harinya,al masak sendiri dan teman2 suka dengan masakan al,mereka ingin al masak yang lebih agar mereka bisa ikut makan dan membayar tiap porsi makanan,dan al membuatnya lalu menawarkan secara online hingga punya banyak pelanggan dan bisa mengambil beberapa orang pembantu untuk memasak dan menyiapkan orderan dan buka jasa loundri juga,rata rata anak anak orang kaya yang ngekost dan karyawan karyawan perusahaan dengan sistem delivery order, dan al tidak hanya fokus jualan nasi tapi juga jualan gorengan,burger,kebab,salad dan minuman hingga buka beberapa outlet dan restoran,rumah makan dan kafe" jelas alea benar benar dari modal yang sangat kecil dan itu sungguh pencapaian yang cukup luar biasa.
"Kamu memang punya bakat bisnis seperti mamamu" kata papanya.
__ADS_1
Tak terasa sudah ditahun terakhir masa masa sebagai mahasiswi karena banyak acara yang sering dihadiri alea sebagai peresedir diperusahaannya ia sudah seperti bunglon saja dengan penampilan yang begitu cantik dan elegan.
Dan disaat ia tampil ditempat kuliah ia kembali menjadi terlihat jelek karena tak merapikan diri,saat ini ada proyek dari kampusnya yang harus dikerjakan dan ia sebagai penanggung jawabnya.
Sangat susah mengatur dan mengontrol teman teman yang bergabung diproyeknya ini saat rapat untuk merampungkan proyek ini tak ada satupun yang mau menyimak dan mengubrisnya hingga tak sabar ia teriak teriak mengingatkan teman teman dan baru ada yang mulai memperhatikannya.
Karena sudah kesal tanpa sadar alea membuka kaca matanya dan mengikat keatas semua rambutnya yang menutupi wajahnya dan terlihatlah wajah yang cantik yang begitu mempesona takkan ada orang yang tak takjub melihat wajahnya sangat cantik bercahaya dengan aura yang bisa membuat siapapun yang memandang maka akan tersihir patuh padanya.
"Apa kalian bisa bekerja sama untuk proyek ini... mohon perhatiannya kita tak punya banyak waktu untuk menunda lagi semua untuk kepentingan tugas kampus kita sebelum berakhirnya masa bakti" kata alea.
Tentu saja semua didalam rapat ini baru begitu jelas melihat sosok gadis ini ternyata begitu cantik dibalik tampilan buruknya.
"Ya kita bisa mulai membahas persiapan proyek ini hingga sukses seperti yang diharapkan" ucap deden teman kampusnya yang cowok karena dialah yang paling terkejut melihat wajah aslinya alea yang sangat jauh dari imajinasinya selama ini kalau wajah alea itu benar benar sangat tak sedap untuk dilihat.
Para mahasiswa mulai membicarakan tentang sicantik yang jelek ini sungguh mereka benar benar tak menyangka dengan hanya sepintas melihat alea mereka tak tau penampakan sebenarnya begitu wah...
Saat datang alea menggelung sembarang rambutnya dan oh....
"Alea memang cantik" dengung mereka
"Karena muak dengan tatapan bloon mereka alea menarik gelungan rambutnya hingga menutup sebagian wajahnya lagi.
"aihh... o...o..." dengung mereka tersadar.
Dirumah kediaman keluarga alea,sang kakek datang dan saat makan "Ayah sebaiknya tinggal dirumah sini saja" kata brenda meminta pada sang ayah.
__ADS_1
"Apa tidak terlambat kau menginginkanku dirumahmu ini" kata sumitro sang ayah.
"Aku dengar ayah sering sakit sakitan akhir akhir ini" kata brenda.
"Aku sudah tua dan wajar sakit sakitan apa kau akan bisa mengurusku karena selama ini aku dan ibumu sudah terbiasa tanpa perhatianmu" ujar ayahnya.
"Ayah aku ingin berbakti" kata brenda.
"Kalau ingin berbakti kau cukup berlaku semestinya pada anak anakmu terutama alea kau tak pernah perduli sedikitpun padanya, apa pantas jadi seorang ibu!" kata sang ayah.
semua terdiam mendengar kata kata kakek tua ini setelah berdiam sekian lama untuk tak protes terhadap sikaf anaknya yang tak menyayangi putri bungsunya.
"Ayah maksud ayah apa ada yang tidak beres dengan sikaf kami?!".
"Apa yang kau berikan pada alea dari dia kecil hingga hari ini,bahkan saat dia sekolah sd,smp dan sma saat ada kegiatan sekolah apa pernah sekali kau hadiri acara sekolahnya untuk memberi dukungan,saat ia masuk kuliah dan ngekost adakah dukunganmu dalam bentuk apa pada alea?".
Brenda maupun aldi seperti akan tertampar wajahnya oleh ucapan sumitro, karena memang selama ini tak pernah memberikan perhatian pada alea,bahkan saat masuk kuliah dan ngekost tidak pernah memberi uang sepeserpun.
"Aku selalu menemani alea saat ia membutuhkan dukungan,saat ia ingin ada orang tuanya yang menyaksikan kemampuannya ia juga ingin seperti anak anak normal lainnya yang didukung dan didampingi orang tuanya,tapi apa yang sudah kalian berikan padanya,ia anak pintar yang selalu juara satu disekolah bahkan gurunya dan orang tua teman temanya pikir ia anak yatim piatu yang tidak punya orang tuanya, jadu jangan berharap sekarang alea akan berpikir kalian akan berubah sayang kepadanya kecuali ada sesuatu yang ada padanya sekarang!"
__ADS_1
__________
Mohon dukungannya ya pembaca yang budiman jangan lupa like,vote,tip dan komennya, terima kasih dan salam kenal