SIMPANAN SUAMIKU

SIMPANAN SUAMIKU
110.


__ADS_3

Di rumah.


Hardi langsung membawa Kezia ke kamar dan langsung mendorong Kezia ke ranjang. Hardi sangat marah karena perbuatan salah satu kepribadian yang ada di tubuh Istrinya.


"Sejak kapan kamu muncul dan menguasai tubuh istriku?"


"Waktu di rumah sakit itu." Jawab Kezia yang menundukan kepalanya.


Suara amarah Hardi terdengar oleh seisi rumah hingga membuat beberapa pelayan merasa takut.


Selama ini Hardi memang sama sekali tak pernah marah maka dari itu banyak para pekerja di rumah itu yang menyukai Hardi.


• • • •


Sementara ini Wilson sudah berada di kamar hotel dan melihat beberapa koper yang sudah tersusun rapi.


"Aku sudah memesan tiket, kita akan pulang besok pagi." Ucap Merissa sambil menunjukan tiket yang ia pegang.


"Aku tidak akan pulang. kalau kamu mau pulang, kamu pulang sendiri saja."


"Ya gak bisa gitu, aku harus pulang bersamamu." Ujar Merissa.


Wilson langsung mengambil tiket itu dari tangan Merissa, dan langsung menyobek tiket tersebut menjadi beberapa bagian.


"Apa kau sudah gila?" Tanya Merissa yang terkejut melihat tingkah suaminya.


Rasa marah kembali menghampiri Merissa karena melihat tiket tersebut di robek oleh suaminya. Sementara itu Wilson langsung tidur di ranjang tanpa memperdulikan perasaan Merissa.


Merissa berusaha untuk protes namun nampaknya Wilson tak mengubrisnya. Hingga Merissa melempar sebuah bantal ke wajah Wilson karena dia sangat kesal.


"Dengar ya, aku baru pulang. Kamu bisa tenang gak sih?"


"Tenang kamu bilang? Aku gak bisa tenang setelah melihatmu pergi bersama wanita lain." Ujar Merissa secara terus terang.


"Apa kamu melihat wajahnya?" Wilson mulai panik.


"Tidak."

__ADS_1


Wilson kembali merasa tenang karena Merissa belum tahu banyak dan ia melanjutkan tidurnya.


• • • •


Keesokan harinya.


Sedari tadi malam Kezia tidur dalam keadaan gelisah, ia terus menggerakkan badannya seolah dia sedang merasa sakit.


Hardi yang melihat itu langsung mengecek kondisi Kezia yang sudah dipenuhi keringat.


"Ini sudah pagi, kenapa dia masih gelisah?"


Hardi berusaha untuk membangunkan Kezia namun dia mendengar Kezia menyebut nama Wilson.


"Wilson, kau harus menjadi milikku lagi. Tinggalkan pelakor itu dan kembalilah padaku, aku istrimu."


Hardi tentunya tahu kalau Wilson adalah mantan suami Sandra, namun Hardi belum mengetahui bagaimana rupa Wilson.


Kezia kembali membuka matanya secara perlahan dan melihat Hardi yang sedang memberikan suntikan di tubuhnya.


Setelah di beri obat, kini kondisi Kezia membaik dan mulai bangun dari tidurnya.


"Badanku sakit semua."


Hardi langsung melihat Kezia yang mulai sadar.


"Kezia atau Sandra?" Tanya Hardi.


"Kezia."


Hardi langsung kecewa karena ia sangat berharap kalau Sandra akan kembali setelah kondisi tubuh itu membaik


"Apa kau ingin Sandra kembali?"


"Tentu."


"Kalau Sandra kembali, apa yang akan kamu lakukan?"

__ADS_1


"Tentu saja aku akan merawatnya." Jawab Hardi.


"Kau mau tahu tentang satu rahasia?"


"Rahasia apa?" Hardi mulai penasaran.


Kezia langsung mendekat dengan Hardi dan berbisik "Sandra itu tak bahagia. Dia sangat menderita. Sandra belum bisa mencintaimu karena Sandra sendiri masih mencintai Wilson."


Mata Hardi terbelalak ketika mendengar bisikan Kezia, dan dirinya juga merasa apa yang di bilang oleh Kezia itu benar.


Kezia menuturkan lebih lanjut alasan kenapa dia muncul di tubuh Sandra. Kezia bilang bahwa dia ingin membalaskan semua dendam Sandra kepada pelakor yang telah merebut Wilson dari Sandra.


"Aku sudah berakting di depan pria itu, dan kamu malah datang dan menghancurkan semua rencana ku."


"Pria yang semalam itu adalah mantan suami Sandra."


Hardi makin dibuat terkejut dengan pernyataan yang di ceritakan oleh Kezia, Sementara Kezia merasa kesal karena kejadian semalam.


Siang ini semuanya terasa hancur ketika Hardi mengetahui semuanya, dan Kezia bersikap seperti biasa seolah olah dia itu adalah Sandra.


Sementara Rizki yang sudah mengetahui hal itu langsung menghampiri Kezia yang tengah duduk.


Mereka terlibat perdebatan karena Rizki tak ingin Kezia membuat Sandra kembali pada Wilson.


"Sandra menderita karena jauh dari Wilson. Apa kamu mau membuat adikmu terus bersedih?"


"Tentu tidak, tapi aku gak mau kalau melihat Sandra kembali pada Wilson." Ujar Rizki.


"Sandra adalah wanita yang tepat untuk Wilson, begitu pula Wilson adalah pria yang tepat untuk Sandra. Mereka berdua itu saling membutuhkan satu sama lain jadi jangan buat mereka terpisah lagi. Biar pelakor itu saja yang memisahkan mereka dan kamu jangan ikut - ikutan." Jelas Kezia.


Rizki tak habis pikir ketika mendengar penjelasan Kezia yang tak masuk di akal itu, melihat sekarang Sandra telah memiliki suami jadi hal itu tak mungkin lagi terjadi.


Semetara Hardi hanya mendengarkan semua yang dibahas oleh Kezia dan Rizki. Bahkan saat itu Hardi berpikir untuk menceraikan Sandra, karena ia merasa percuma jika dia hidup dengan wanita yang ia cintai kalau wanita itu tak bisa mencintai dirinya.


Bersambung...


Jangan Lupa Like, Vote dan Rate...

__ADS_1


__ADS_2