
Keesokan harinya
Wilson pergi menuju ke rumah salah satu anggota mafia nya dulu yaitu Alex. Dirinya menanyakan dimana ia menyembunyikan Kenzo dan Rania.
Alex menunjukan lokasi tempat ia mengurung Kenzo dan Rania.
Wilson mengajak Kenzo dan Rania bekerja sama untuk menjatuhkan Sandra yang kini sedang menikmati hidup dengan kemewahan.
Awalnya Kenzo sempat menanyakan mengapa Wison mengajaknya untuk bekerja sama, Wilson pun menjelaskan semuanya pada Kenzo dan untungnya Kenzo mau diajak kerja sama tapi dengan satu syarat.
" Apa syaratnya? " Tanya Wilson
" Syaratnya hanya jangan libatkan Rania, karena aku gak mau kehilangan dirinya. " Jawab Kenzo
" Baiklah. "
Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk bekerja sama, sementara Rania di kirim ke luar negeri agar terbebas dari Sandra.
Kenzo merasa lega karena harta nya itu tidak diambil oleh Sandra sehingga dirinya bisa mengirim Rania keluar negeri.
Seminggu setelah Kenzo dibebaskan
Setelah menjalani beberapa pengobatan dirumah sakit, Kenzo pun langsung segera pergi menemui Wilson yang kini sedang berada di kontrakan.
" Jadi ini istri kedua Wilson. Hmm cantik juga. " Gumam Kenzo
Setelah menyusun rencana, Wilson dan Kenzo akan melancarkan semuanya pada siang ini.
Siang ini Kenzo mengetahui bahwa Sandra akan mengajak anaknya keluar, itu diketahui Kenzo melalui salah satu anggotanya yang telah lama mengawasi Sandra dari jauh.
Mereka berdua pun pergi dari kontrakan itu.
Dan benar saja, sesampainya di lokasi tersebut memang ada Sandra namun tidak dengan Vania.
" Sepertinya Sandra tidak membawa bayinya. " Ucap Kenzo
" Iya sudah kalau urusan anak itu belakangan, yang penting aku bisa menaklukan hati Sandra agar aku bisa mengambil Vania dengan cepat. " Ujar Wilson
" Baiklah, sekarang kau keluar namun kau harus berpura - pura tidak melihat Sandra, biar Sandra yang melihat dirimu dulu. " Saran Kenzo kepada Wilson.
Dengan cepat Wilson langsung turun dari mobil dan berjalan mendekati Sandra sambil fokus mengecek hp nya.
Sontak saja Sandra begitu terkejut melihat ada Wilson yang kini berada tak jauh darinya.
" Kenapa dia disini? Aku harus pergi dari sini. "
Sandra dengan cepat meninggalkan tempat itu lalu menuju ke tempat ia memarkirkan mobilnya.
Namun siapa sangka, saat itu Wilson bergerak mencari jalan lain agar lebih cepat dari Sandra.
" Dia kok disini? Tadi kan dia disana. "
Wilson melihat ke arah Sandra yang saat itu sedang merasa panik.
" Kamu disini juga? Sudah lama kita tak bertemu. Bagaimana kabar Vania? Apakah dia baik - baik saja." Tanya Wilson
" Dia baik. " Jawab Sandra yang mencoba untuk tetap tenang dalam menghadapi Wilson
" Kamu mau kemana? " Tanya Wilson yang memegang erat tangan Sandra yang ingin membuka pintu mobil.
" Lepaskan aku! "
Wilson mengabaikan Sandra yang kini berusaha untuk mencoba kabur dari dirinya.
Tak lama kemudian datang lah Kevin yang menolong Sandra dari Wilson.
__ADS_1
" Lepaskan dia! "
" Kau siapa? " Tanya Wilson
" Kau tak perlu tau, sekarang kau harus melepaskan tangan wanita ini. " Ujar Kevin
Melihat kode yang diberikan oleh Kenzo, Wilson pun melepaskan Sandra dan langsung pergi dari tempat itu.
" Kenapa kau menyuruhku untuk berhenti? " Tanya Wilson yang merasa kesal
" Jangan memulai pertengkaran, karena Sandra akan semakin benci melihat dirimu. Lain kali kita akan lakukan lagi dengan cara yang lembut. " Ujar Kenzo
Mereka berdua pergi meninggalkan Sandra dan Kevin.
" Makasih karena telah menolongku. "
" Sama - sama. Apa aku boleh tau siapa pria itu tadi?" Tanya Kevin
" Dia mantan suamiku. " Jawab Sandra
" Berarti kau sudah pernah menikah? " Tanya Kevin yang sedikit terkejut
" Iya dan aku juga mempunyai anak yang saat ini berumur 1 tahun. " Jawab Sandra
Kevin membawa Sandra pergi ke suatu tempat agar Sandra bisa menenangkan dirinya.
Di dalam mobil Kenzo
Lagi - lagi mereka berdua menyusun rencana untuk mendekati Sandra yang kini sudah sangat membenci Wilson.
" Lain kali kau jangan bersikap kasar kepadanya. " Ujar Kenzo
" Tadi aku hilang kendali karena melihat dirinya, wajarkan karena dia telah membuatku jatuh miskin? "
" Itu wajar, tapi ingat apa tujuanmu. Tujuanmu itu kan untuk membuatnya kembali mencintaimu, maka dari itu perlakukan dia dengan baik dan lembut. " Saran Kenzo
" Ingat kau harus rahasiakan semua ini dari Merissa. " Ujar Wilson
" Ok tenang saja, aku ahlinya dalam merahasiakan sesuatu. " Ucap Kenzo
Kenzo mengantarkan Wilson kembali ke kontrakannya setelah itu baru kembali ke rumahnya.
" Darimana aja kamu? " Tanya Merissa
" Habis cari kerjaan lain. " jawab Wilson
" Dimana Zayn? "
" Sedang tidur di karmar. " Jawab Merissa
" Ya sudah aku ke kamar dulu. " Wilson langsung berjalan menuju kamarnya.
Saat di kamar, Wilson terus terbayang wajah cantik mantan istrinya itu.
" Dia makin cantik saja. " Ucap Wilson
" Siapa yang makin cantik? " Tanya Merissa yang datang tiba - tiba.
Wilson terkejut melihat istrinya yang tiba - tiba masuk ke kamar.
" Siapa yang makin cantik? " Tanya Merissa lagi.
" Kamu. " Jawab Wilson berbohong.
" Apa itu benar? " Tanya Merissa yang merasa ragu
__ADS_1
Wilson menghampiri istrinya itu. " Iya benar lah. " Ucap Wilson yang saat ini memeluk istrinya.
" Aku harap Wilson berkata jujur. " Gumam Merissa dalam hatinya, dia sangat ragu dengan ucapan suaminya itu.
" Apa kau masih menyayangi diriku? " Tanya Merissa
" Masih. " Jawab Wilson
Hati kecil Wilson menjawab " Aku cinta sama mu, tapi tak sebesar rasa cintaku pada Sandra. "
" Baguslah. Tadinya aku khawatir karena belakangan ini kita sering bertengkar. " Ucap Merissa yang kini masih berada di pelukan Wilson.
Di tempat lain.
Karena masih merasa tertekan, Sandra meminta Abangnya untuk menjemputnya.
Dengan cepat Rizki bergerak cepat bersama supirnya ke lokasi yang telah diberitahu Sandra.
Tak berapa lama Rizki sampai dan menyuruh supirnya itu untuk kembali kerumah sendiri.
" Aku pulang duluan ya. "
" Siapa pria itu? " Tanya Kevin
" Dia abangku dan aku akan pulang bersamanya. " Jawab Sandra
" Ya sudah. "
Sandra pun pergi meninggalkan Kevin.
" Aku kira itu adalah salah satu pria yang mendekatinya. " Gumam Kevin dalam hati
Kevin pun pergi dari tempat itu, namun dirinya terus memikirkan Sandra.
" Kenapa aku terus memikirkan dia? Apa aku menyukainya? Tapi tidak mungkin, aku tidak mungkin menyukainya. " Ucap Kevin sambil fokus menyetir mobilnya
Sementara di dalam mobil Sandra kini hening tak bersuara, hal itu karena Sandra terus memejamkan matanya seolah dia sedang tidur.
Rizki membiarkan Sandra yang kini sedang merasa terguncang karena bertemu dengan mantan suaminya itu.
Sesampainya di rumah, Sandra langsung turun dan langsung pergi ke kamarnya setelah itu langsung mandi.
Setelah selesai mandi dan berpakaian, Sandra kini hanya duduk diam termenung di lantai sambil memikirkan semua yang pernah terjadi dalam di dalam hidupnya.
Rasa trauma karena pernah di khianati kini kembali lagi karena tadi siang dia bertemu dengan mantan suaminya.
" Aku benci dia "
" Aku benci dia "
" Aku benci dia "
Sandra mengucapkan itu berulang kali sampai dirinya tak sadar kalau Vania sedang menangis.
Pengasuh Vania masuk untuk mengecek keadaan Vania.
" Nyonya Vania sekarang ini sedang haus, makanya dia menangis terus. " Ucap Pengasuh
" Aku benci dia "
" Maksud nyonya apa? Saya tidak mengerti. Siapa yang nyonya benci? "
Sandra mengabaikan ucapan pengasuh anaknya itu dan tiba - tiba...
__ADS_1
NANTIKAN KELANJUTANNYA...