
**Wilson menemani Sandra yang di kira nya sedang sakit.
" Kamu udah enakan? " Tanya Wilson
" Lumayan. " Jawab Sandra
Sementara di markas Kenzo
Vito sedang menyelidiki Kenzo secara hati - hati agar tidak di curigai oleh Kenzo.
" Vito lo kenapa sekarang udah jarang banget ke markas? " Tanya Gilang
" Gue ada urusan lain yang harus dikerjakan. " Jawab Vito
" Urusan apa? " Tanya Kenzo penasaran
" Urusan keluarga. " Jawab Vito
" Keluarga apanya sih? Lo aja gak tau dimana keluarga lo. " kata Kenzo.
" Iya kan Vito. " Ucap Gilang
" hmm. " Jawab Vito singkat.
" Gue mau ngomong berdua sama lo, kita kebelakang sekarang. " Ajak Kenzo
Vito mengikuti Kenzo.
" mau ngomong apa? " Tanya Vito
" Gue mau ngajak lo kerja sama untuk menjebak Sandra. " Jawab Kenzo
" Dia kan saudara lo. " Ucap Vito
" Dia itu hanya umpan bagiku. " Kata Kenzo
" Lo mau ngapain sandra? " Tanya Vito
" Gue mau bunuh dia. " Jawab Kenzo
" Dia baru kan baik sama lo kenzo, kenapa lo tega mau bunuh dia? " Tanya Vito
" Karena dia sudah membunuh kembaranku Rara. " Jawab Rania yang tiba - tiba muncul
" Kenalkan Dia Rania adik kandung gue. " Kata Kenzo
" Rara itu siapa? " Tanya Vito
" Kembaran Rania. " Jawab Kenzo
" Jadi apa kamu mau bekerja sama denganku? " Tanya Rania
" Tapi Rahasiakan ini dari siapa pun termasuk Sandra." Kata Kenzo
__ADS_1
Vito berpikir " Lebih baik ku terima aja, tapi aku akan tetap berpihak pada Sandra dan menjebak Kenzo dan Rania. "
" Ok gue mau kerja sama dengan kalian. " Ucap Vito
" Baiklah, Rencana pembunuhan akan kita laksanakan setelah Sandra pulang dari korea. " Kata Rania
Vito mengelabui mereka berdua dan akan memberitahu kan semua pada Sandra.
" Gue cabut dulu ya. " Ucap Vito
Vito pun pergi untuk mencari tempat aman agar dapat memberitahu kan Sandra.
Vito ke rumahnya dan langsung menghubungi Sandra.
" Halo Sandra. "
" Iya halo. "
" Lo Wilson? "
" Iya . "
" Sandra mana? "
" Baru saja tidur. "
" o ya sudah, maaf menganggu. "
" Nanti lagi sajalah aku kabari lagi. " Gumam Vito
Sementara di hotel
" Ada apa ya Vito nelpon Sandra? " Kata Wilson
Wilson pun mengabari para anggotanya agar pada saat hari kepulangannya nanti Sandra akan dikawal secara ketat.
" Lebih baik aku cepat kembali ke indonesia agar bisa mencari tahu tentang pria yang mengintai diriku dan Sandra. " Kata Wilson
Wilson memutuskan untuk kembali 2 hari lagi
Sandra pun terbangun dari tidurnya.
" Sayang tadi Vito nelpon, sepertinya ada hal penting yang ingin dia sampaikan padamu. " Kata Wilson
" Apa dia tidak bilang sesuatu? " Tanya Sandra
" Tidak ada. " Jawab Wilson
Sandra mengambil hp nya dan menghubungi Vito.
" Halo Vito."
" Iya Sandra, pas banget gue mau ngabarin sesuatu nih "
__ADS_1
" Apa itu? "
" Rania itu adalah saudara kembar Rara. "
" Serius lo? "
" Iya gue serius, tadi gue bertatap muka dengan Rania. "
" Bagaimana bisa. "
" Semua itu karena Kenzo, Rania dan Kenzo mengajakku bekerja sama untuk menghabisi nyawa lo. "
" Kurang aja Kenzo selama ini dia penghianat. "
" Rania dendam sama kamu sandra karena kamu pernah bunuh Rara, dan berhati - hatilah soalnya mereka sudah menyusun rencana untuk menghabisi kamu saat kamu pulang nanti. "
" Terima kasih Vito atas informasinya dan aku mohon kepadamu untuk tetap berpihak padaku. "
" Tentu saja aku akan selalu ada untukmu. "
" Ya sudah aku tutup dulu ya. "
" Iya. "
Sandra pun mengakhiri telponnya dengan Vito.
" Awas aja kamu Kenzo, aku akan membunuhmu. " Ucap Sandra.
" Kenapa dengan Kenzo? " Tanya Wilson
" Dia mau membunuhku. " Jawab Sandra
" Terus kamu akan bagaimana? " Tanya Wilson
" Aku akan membalasnya. " Jawab Sandra
" Tenang saja sayang, aku juga akan membantumu. " Ucap Wilson
" Terima kasih. "
Sandra sedikit merasa lega karena ada banyak orang yang berpihak padanya.
" Kita pulang dua hari lagi, nanti saat di indonesia kamu harus bersikap tenang dan pura - pura tidak tau apa - apa. " Kata Wilson
" Baiklah. "
Keesokan harinya Sandra pun kembali jalan - jalan di sekitar korea dan itu berlanjut sebelum mereka kembali ke indonesia.
TUNGGU KELANJUTAN CERITA NYA
JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN FAVORIT
TERIMA KASIH**
__ADS_1