SIMPANAN SUAMIKU

SIMPANAN SUAMIKU
31. TEROR ( part 2 )


__ADS_3

**Sandra yang merasa kesal langsung pergi begitu saja dari ruang pribadi Suaminya.


Sandra pergi menuju taman yang ada dibelakang rumah.


" Apa itu Rania? Apa mungkin dia senekat itu? " Gumam Sandra


" Jika bukan Rania lalu siapa? Semoga aja anggota mafia Suamiku dapat mememukan orang itu dengan cepat. "


Tak lama kemudian Wilson menghampiri Sandra yang sedang duduk melamun.


" Sayang ayo kita masuk. " Ajak Wilson


" Nanti. " Jawab Sandra singkat


" Kita sedang di teror dan bakalan bahaya jika kamu terus berada di luar rumah. " Ucap Wilson


" Iya tau itu tapi aku bosan saja berada di dalam rumah karena beberapa kejadian yang telah terjadi. " Kata Sandra


" Aku ngerti nanti juga kita akan menemukan siapa yang meneror kita, tapi sekarang kamu harus masuk agar aku bisa ke kantor. " Jelas Wilson


" Iya aku lupa kalau hari ini kamu ke kantor. " Ucap Sandra


Mereka berdua pun masuk rumah.


" Kamu di dalam rumah aja biar mereka yang menjaga. " Ucap Wilson


" Iya Sayang. "


" Aku berangkat ke kantor dulu. " Ucap Wilson


Wilson pun pergi ke kantor sementara Sandra dirumah.


" Daripada gue gak ada kerjaan bagusan gue buat masak ajalah di dapur. " Gumam Sandra


Sandra pun ke dapur.


Saat Sandra tengah asyik memasak, tiba - tiba ada keributan dari luar rumah dan membuat banyak anggota mafia keluar.


" Ada keributan apa itu? "


Sandra memutuskan untuk keluar dan mengecek keadaan di luar.


" Siapa mereka? " Ucap Sandra yang melihat dari balik jendela.

__ADS_1


" Nyonya harus berada di dalam karena mereka itu adalah preman sewaan yang ditugaskan untuk menyerang kita. " Ucap Alex


" Baiklah. " Kata Sandra


Sandra pun ke kamar untuk mengawasi para preman yang menyerang.


BUGH


BUGH


Para anggota mafia Wilson menghajar preman itu.


Sandra mengeluarkan pistolnya dan langsung menembak 3 orang dari preman sewaan itu.


DORR


DORR


DORR


Sontak ketiga preman itu langsung terjatuh dan membuat para preman yang lain makin marah dan terus menghajar anggota mafia Wilson.


Namun serangan dari para preman itu tak mampu untuk mengalahkan para anggota mafia Wilson.


" Bawa mereka ke ruang penyiksaan biar kita bisa mendapatkan informasi dari para preman ini. " Perintah Alex.


Mereka langsung membawa para preman itu sementara Sandra langsung turun dan melanjutkan memasak.


" Ada baiknya mereka gue buatkan minuman, mereka pasti sangat lelah setelah bertarung tadi. "


Sandra menyediakan minuman untuk para anggota mafia itu.


" Bik berikan minuman ini untuk para anggota mafia itu. " Perintah Sandra**



" **Baik nyonya. "


Sandra kembali ke kamar dan mengecek hpnya, Sandra mengabari Vito.


" Halo Vito. "


" Iya Sandra ada apa? "

__ADS_1


" Dari tadi malam sampai siang ini rumah ku diteror terus. "


" Akan ku selidiki siapa dibalik kejadian yang menimpa mu. "


" Baguslah karena aku muak dengan beberapa kejadian ini. "


" Baik, aku tutup dulu telponnya. "


Dikantor Wilson


" Haii Bro kemana kok tadi malam gak ke Klub. " Tanya Arjun


" Rumah gue di teror dan gak mungkin kan aku meninggalkan istriku. " Jawab Wilson.


" Gue belum liat wajah istri lo. " Kata Arjun


" Ini poto istri gue. " Ucap Wilson sambil menunjukkan poto yang ada di hpnya**.



" **Cantik juga ternyata istrinya Wilson. " Gumam Arjun dalam hati


" Cantik ya istri lo. " Puji Arjun


Wilson cuma tersenyum.


" Tadi lo bilang rumah lo diterorkan. " Ucap Arjun


" Iya. "


" Gue bakalan bantu itu pun kalau lo mau. "


" Datang aja kerumah, tadi gue baru dapat kabar katanya ada beberapa preman yang sudah dikurung di ruang penyiksaan. " Ucap Wilson


" Ya udah gue aja yang ngurus lagi pula tangan gue udah gatal kali mau menghajar orang ni. " Kata Arjun


" Ya udah datang aja. " Ucap Wilson


" Nanti Sore ajalah. " Kata Arjun


" Terserah. " Ucap Wilson.


Wilson pun langsung melanjutkan pekerjaannya dan Arjun kembali ke ruangannya.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN FAVORIT


TERIMA KASIH**


__ADS_2