
Wilson kini mencoba untuk menenangkan Zayn yang tengah menangis.
"Biar aku saja yang mengurus Zayn. " Ucap Merissa.
" Tidak, aku yang akan mengurus Zayn untuk sementara ini. " Ujar Wilson.
" Aku ibu nya, jadi biarkan aku menjaganya. " Ucap Merissa lagi.
" Tidak akan. " Ujar Wilson datar.
Kini Zayn sudah tak menangis lagi.
▪︎▪︎▪︎
Malam hari.
Di rumah Sandra.
"Apa kamu bisa bersandiwara untuk menjadi Sandra? " Tanya Rizki.
" Tenang saja, aku bisa kok. " Jawab Salena.
" Kapan rekan kerja Sandra akan datang? " tanya Salena.
" Sebentar lagi. " Jawab Rizki.
" Ya sudah kalau gitu aku siap - siap dulu, kalau mereka melihatku berpakaian seperti ini kemungkinan mereka akan sedikit merasa aneh. " Ujar Salena.
Tak berapa lama, Arjun, Rangga, dan Kevin datang dan kini sudah duduk di ruang tamu.
Salena datang menghampiri mereka bertiga.
"Ternyata Sandra dalam keadaan baik. Syukurlah. " Gumam Rangga dalam hati.
" Cantik sekali. " Gumam Arjun memuji Sandra.
" Dimana Vania? " Tanya Kevin.
" Vania dikamar sedang bersama pengasuhnya. " Jawab Salena.
" Arjun dan Rangga terpesona ketika melihat Sandra, sedangkan Kevin malah menanyakan dimana anaknya Sandra. Dia memang sangat berbeda. " Gumam Rizki dalam hati.
" Gue ambil Vania dulu. " Ujar Rizki.
Sambil menunggu Rizki membawa Vania, kini mereka bertiga saling berbincang bersama.
Tak lama kini Rizki datang dengan membawa Vania.
Rizki langsung memberikannya pada Sandra.
" Hai Vania sayang. " Sapa Kevin sambil memegang tangan mungil Vania.
Salena menyerahkan Vania kepada Kevin karena Salena melihat bahwa Kevin sangat menyukai anaknya Sandra.
__ADS_1
"Seharusnya Sandra menikah saja dengan pria ini. Lihatlah, Pria itu sangat menyanyangi Vania. " Gumam Salena dalam hati.
" Kamu kok melamun Sandra? " Tanya Arjun.
" Aku tidak melamun kok. " Ucap Salena.
Saat mereka semua sedang berbincang, datanglah Jason yang juga datang untuk menemui Sandra.
Mereka semua berkenalan dengan Jason karena sebelumnya mereka tak pernah saling kenal.
"Dia siapa? " Gumam Salena.
" Hai Sandra. " Sapa Jason.
" Hai. " Sapa Salena balik.
Salena merasa heran kenapa Sandra begitu banyak didekati oleh para pria tampan. Sedangkan saat ini Rizki sedikit merasa khawatir karena Salena sendiri belum terlalu mengetahui Jason.
Arjun dan Rangga menatap sinis Jason, namun mereka berdua tetap tenang.
"Saingan baru lagi. " Keluh Rangga dalam hati.
" Jason sepertinya sudah kenal dekat dengan Rizki dan Sandra. Semoga saja pria ini tak menyukai Sandra. " Gumam Arjun dalam hati.
Sementara Kevin sama sekali tak perduli dengan Jason karena saat ini dia tengah bersama Vania.
" Pria ini sepertinya sangat menyanyangi Anaknya Sandra. " Gumam Jason dalam hati yang melihat kedekatan antara Kevin dan Vania.
"Kamu sehatkan sandra? " Tanya Jason.
" Kamu kenapa? Kamu sakit? " tanya Jason sambil berbisik juga.
Rangga dan Arjun merasa kesal dan cemburu karena melihat Sandra dan Jason saling berbisik.
" Apa - apaan sih mereka. " Gerutu Arjun.
" Kenapa mereka harus bisik - bisik sih. " Gerutu Rangga kesal.
" Apa guna nya mereka berbisik kalau ucapan mereka masih dapat di dengar. " Gumam Kevin dalam hati.
" Kenapa Wajah Arjun dan Rangga terlihat sedang kesal? Apa mereka cemburu melihat Jason dan Salena? " Pikir Rizki dalam hati*.
Kembali ke Salena dan Jason.
"Kamu kenapa? " Bisik Jason.
" Aku Bosan sekali saat ini. " Ucap Salena sambil berbisik juga.
" Aku ada ide, nanti kalau rekan kerja kamu sudah pulang bagaimana kalau kita jalan - jalan sebentar. " Saran Jason.
" Hmm ide kamu bagus sekali. " Ucap Salena
" Kamu mau kan? " Tanya Jason.
__ADS_1
" Mau. " Jawab Salena*.
Mereka melanjutkan perbincangan mereka lagi.
▪︎▪︎▪︎
Di kontrakan Wilson dan Merissa.
Kini Wilson telah memberikan Zayn kepada Merissa.
" Maafkan mama ya nak. Tadi mama tak sengaja. " Ucap Merissa sambil menggendong anaknya.
Sedangkan Wilson sama sekali tak memperdulikan Merissa, dirinya asyik sendiri dengan ponselnya sambil melihat - lihat poto Sandra dan Vania.
" anakku cantik sekali. " Ucap Wilson saat melihat poto Vania.
Saat ini Wilson tetap terus memikirkan cara agar dia bisa menemui sandra lagi tanpa sepengetahuan Rizki.
Tok.. Tok.. Tok..
" Sebentar. " Ucap Wilson
" Kenzo? Ayo masuk. "
" Ada apa kok tumben lo datang? " Tanya Wilson.
" Gue butuh bantuan lo nih. " Jawab Kenzo.
" Bantuan? Bantuan apa dulu nih? " Tanya Wilson.
Kenzo menceritakan semua kepada Wilson dan benar saja Wilson mau membantu Kenzo yang kini sedang membutuhkan bantuannya.
▪︎▪︎▪︎
Di rumah Sandra.
Kini semua rekannya telah meninggalkan rumahnya dan kini tibalah saatnya untuk Jason mengajak Salena untuk keluar sebentar.
Setelah mendapat ijin dari Rizki, kini Jason membawa Salena pergi.
Saat ini Jason sama sekali belum menyadari bahwa wanita yang bersamanya itu bukan Sandra.
"Kita mau kemana? " Tanya Salena.
" Kamu mau nya kemana? " Jason balik bertanya.
" Kita ke Bar aja. Kamu mau kan? "
" Mau. " Jawab Jason.
Awalnya Jason masih gak percaya bahwa Sandra yang terlihat kalem ternyata juga suka datang ke klub malam.
Bersambung..
__ADS_1
Jangan lupa like dan vote..