SIMPANAN SUAMIKU

SIMPANAN SUAMIKU
81.


__ADS_3

The Night Devil kini sudah bangkit kembali dan Kenzo sebagai ketua meminta Wilson untuk menjadi salah satu anggotanya.


Saat itu Wilson mau walaupun kini dia hanya menjadi seorang anggotanya Kenzo.


Wilson saat ini tak terlalu percaya penuh pada Kenzo, hal itu disebabkan karena Wilson sudah tahu semua sikap dan sifat Kenzo.


Begitu juga dengan Kenzo, walau sudah memaafkan Wilson namun dirinya tetap dendam. Saat ini ia masih memendam semua perasaan dendam yang ada pada dirinya sendiri, hal itu dilakukannya agar dirinya juga dapat membalas dendam kepada Sandra.


Saat ini Kenzo merayakan kebebasannya dan berniat untuk merencanakan sesuatu hal yang jahat untuk membalas Sandra terlebih dahulu.


Wilson merasa sangat kesepian walaupun saat ini Wilson sedang berkumpul dengan para anggota lainnya.


Pikirannya terus memikirkan Sandra yang kini sudah tidak menjadi istrinya dulu.


Terkadang Wilson pernah merasa menyesal karena telah mengkhianati Sandra, namun perasaannya itu seperti angin lalu yang dapat muncul dan hilang.


Dikantor Sandra


Setelah selesai, kini Sandra memutuskan untuk keluar dari kantornya, namun siapa sangka ternyata Merissa sudah berada di depan kantornya dan kini Merissa tengah menunggu Sandra.


Karena Merissa telah melihat Sandra keluar dari kantor, dengan cepat ia menghampiri Sandra.


" Mau apa kau kesini? " Tanya Sandra


Merissa


" Dengar ya, aku mau kamu itu menjauhi suami aku, jangan dekat - dekat dengan Wilson lagi. "


" Kepedean banget nih orang. Lagian siapa juga yang mau ngedekatin suaminya. " Gumam Sandra dalam hati


Merissa


" Jika kau berani mendekati suamiku maka kau akan..


Ucapan Merissa terpotong oleh Sandra


Sandra


" Maka apa? Kau mau mengancam diriku? Seharusnya kau ingat dengan apa yang pernah aku perbuat padamu satu tahun yang lalu. "


Merissa bergidik ngeri ketika mengingat kejadian satu tahun yang lalu disaat dirinya hampiri dibunuh oleh Sandra.


Sandra


" Apa kau mau kejadian satu tahun itu terulang lagi? "


Merissa memberanikan diri untuk menjawab pertanyaan dari Sandra.


" Aku tidak membahas kejadian satu tahun yang lalu, yang aku inginkan sekarang kau itu harus menjauhi suamiku. "


Sandra


" Menjauhi? Apa aku tidak salah dengar? Kau harus ingat yang pertama memiliki Wilson itu adalah diriku jadi kau tidak punya hak untuk menyuruhku untuk menjauh dari Wilson. "


Merissa


" Tentu saja aku punya hak, Wilson sekarang suamiku. "


Sandra

__ADS_1


" Wilson juga dulu suamiku, jadi aku juga berhak untuk merebutnya kembali dari dirimu. "


Merissa


" Merebutnya kembali? Dasar tak tahu malu. "


Sandra tersenyum sinis ketika mendengar Merissa menyebut dirinya seorang wanita yang tidak tahu malu.


Pertengkaran mereka menjadi tontonan karyawan Sandra yang kini melihat semua kejadian itu.


• *Apa wanita itu yang telah merebut suaminya bu Sandra?


• Iya itu benar.


• Dia tidak tahu malu, kenapa dia malah marah - marah dengan bu Sandra, seharusnya yang marah itu adalah bu Sandra


• Kalau aku jadi bu Sandra, udah aku tampar tuh pelakor


• Iya aku juga, tuh pelakor bakalan aku jambak jika aku ada di posisi bu Sandra.


" Kalian semua masuk dan lanjutkan pekerjaan kalian" Perintah Rangga


" baik pak Rangga*. "


Setelah semua karyawan masuk, Rangga masih memperhatikan Merissa dan Sandra yang kini lagi ribut.


Sandra


" Dengar ya Merissa, aku bisa merebut kembali Wilson. Dan aku juga bisa membuat Wilson meninggalkanmu sama seperti yang Wilson lakukan padaku dulu. "


Merissa


" Wilson tidak akan pernah meninggalkan diriku. Kau tahu Sandra, Wilson itu teramat sangat mencintai diriku. "


Sandra


Merissa


" jika cinta nya cuma sementara, kenapa dia kini masih bersama dengan diriku. "


Sandra


" Mungkin dia bertahan karena anak, atau mungkin juga belum ada wanita yang jauh lebih menarik dari dirimu. Jika sudah saatnya nanti kau juga akan bernasib sama denganku. "


Karena tak tahan mendengar perkataan yang dikeluarkan oleh Sandra, kini Merissa lebih memilih pergi dari tempat itu.


" Selamat ya Sandra. Hari ini kamu menang lagi dalam melawan seorang pelakor. " Ucap Rangga


" Tapi apa kamu akan merebut Wilson kembali? " Tanya Rangga


Sandra


" Kita lihat saja nanti, jika bukan aku maka akan ada wanita lain yang menggoda Wilson. "


" Ya sudah kamu pulang sana, kasihan Vania sepertinya dia ingin tidur. " Ujar Rangga


" Aku permisi dulu. " Ucap Sandra


Saat ini Merissa masih tersulut rasa emosi dan khawatir akan semua yang telah diucapkan oleh Sandra.

__ADS_1


" Bagaimana kalau Sandra benar - benar akan merebut Wilson lagi. Apa benar yang dikatakan oleh Sandra bahwa cinta nya Wilson kepadaku itu hanya sementara? " Batin Merissa terus bertanya - tanya.


" Apa yang harus aku lakukan? Bagaimana jika Sandra memang ingin merebut Wilson dari diriku. "


Perasaan Khawatir terus menghantui Merissa, kini Merissa kembali ke rumah Almero untuk mengambil Zayn dan setelah itu baru kembali ke kontrakannya.


Kembali ke Sandra


Saat dalam perjalanan pulang Sandra terus melamun karena kejadian yang telah dirinya alami tadi saat di depan kantor.


" Sandra apa yang kau ucapkan tadi? Tak seharusnya kau berkata seperti itu. " Gumam Sandra dalam hati.


Kini Sandra terus berpikir mengapa tadi dia mengatakan bahwa dirinya akan merebut Wilson kembali kepada dirinya lagi.


Sejenak sandra sempat mengira bahwa dirinya kini masih mencintai Wilson, namun ketika Sandra memikirkan hal itu dirinya hanya ingat pada pengkhianatan yang telah Wilson lakukan pada dirinya.


Setelah sampai di rumah, Sandra langsung memberikan Vania pada pengasuhnya. Sementara kini Sandra pergi menuju ke kamarnya.


Setelah berada di kamar, kini Sandra berusaha untuk mengalihkan pikirannya agar tak terus memikirkan Wilson.


Mulai dari bermain hp, membaca buku, menulis dan menggambar sudah dilakukan oleh Sandra, namun Wilson tak kunjung hilang dari dalam pikirannya.


Sandra mencampakan buku - buku yang berada di depannya.


" Ini semua gara - gara Merissa. " Ucap Sandra


" Apa kau masih bisa menghadapinya? "


" Suara siapa itu? " Tanya Sandra sambil melihat di sekitar kamar.


Sandra merasa heran karena tadi dirinya sempat mendengar suara yang berada di kamarnya.


" Aku lelah, lebih baik aku tidur siang saja. "


Markas Kenzo.


Hari ini dirinya sama sekali tak bekerja karena terus kepikiran mantan istrinya. Wilson memutuskan untuk pergi dari Markas Kenzo.


" Mau pulang malas, gak pulang bingung mau kemana lagi. " Keluh Wilson


" Apa yang terjadi pada diriku? Kenapa aku terus memikirkan Sandra? "


Saat ini Wilson hanya berjalan tanpa tujuan karena dirinya merasa sangat bosan dan dirinya juga terus memikirkan mantan istrinya itu.


Ada sebuah mobil yang tiba - tiba berhenti tepat di depan Wilson.


" Sayang. "


" Merissa kamu habis darimana? " Tanya Wilson


" Aku baru saja dari rumah abang aku. "


Kini Merissa malah mengajak Wilson pulang, sebenarnya Wilson tak mau pulang namun dirinya terpaksa menuruti ucapan istrinya itu.


Setelah sampai rumah, kini Wilson terus menemani Zayn, sementara Merissa sedang mencuci pakaian.


" Aku lelah sekali. Aku bosan hidup Susah. " Keluh Merissa.


NANTIKAN KELANJUTANNYA...

__ADS_1


KALAU ADA SARAN DAN KRITIK


SILAHKAN KOMEN


__ADS_2