
Hari ini Sandra mengurus semua saham yang telah ada di tangannya itu, setelah semuanya selesai sandra akan mengurus surat cerai dirinya dan Wilson.
Surat cerai itu pun sampai ke tangan Wilson.
" Apa - apaan ini. "
" Ini tidak bisa ku biarkan begitu saja, aku harus menemui Sandra sekarang. " Ucap Wilson yang saat itu sangat marah.
" Sayang mau mencari dia kemana lagi? Bahkan seluruh anggota mafia mu saja belum menemukan Sandra sampai saat ini. "
" Tanda tanganin saja lah surat cerai itu, lagian Sandra itu sudah tidak bisa kau pertahankan untuk menjadi istrimu. " Ucap Merissa
Wilson hanya mendengarkan ucapan yang keluar dari mulut istri keduanya itu.
" Sayang kau harus berpisah dari Sandra, dan pastikan hak asuh Vania ada di tangan kamu. "
" Cepat tanda tanganin sayang. Kau tunggu apalagi? Jika kalian bercerai maka tidak akan ada gangguan lagi di kehidupan rumah tangga kita ini. " Ucap Merissa
" Benar juga apa yang dibilang oleh Merissa, aku harus bercerai dengan Sandra, dan aku juga harus mendapatkan hak asuh Vania. " Gumam Wilson dalam hati.
Tanpa pikir panjang, Wilson pun akhirnya menanda tangani surat cerai itu.
" Baguslah, sekarang Aku akan menjadi istri satu - satunya Wilson, dan anak yang ada di dalam perutku ini akan menjadi pewaris semua hartanya Wilson. " Gumam Merissa dalam hati.
Perasaan Sandra lega karena Wilson mau berpisah dengan dirinya. Kini Sandra juga sudah yakin bahwa Rizki adalah abang kandungnya.
Mendengar kabar perpisahan Wilson dan Sandra, kini Arjun merasa senang karena dirinya bisa bebas mendekati Sandra.
" Sebentar lagi aku bisa mendekati Sandra tanpa ada gangguan. " Gumam Arjun
Sementara Rangga sama sekali tak bisa berbuat apa - apalagi selain mendoakan Sandra agar dirinya tegar menghadapi semua cobaan.
Para pekerja yang ada dirumah Wilson dan Sandra kini sudah tak bekerja lagi karena rumah mewah itu telah dijual oleh Sandra tanpa sepengetahuan Wilson.
Kini selain sibuk mengurus baby, Sandra juga di sibukan oleh beberapa pekerjaan lainnya.
Semua yang di miliki Wilson kini menjadi milik dirinya beserta anaknya.
Satu persatu Aset yang dimiliki oleh Wilson habis diambil alih oleh Sandra.
Kini Satu persatu para anggota mafia pergi itu meninggalkan Wilson. Saat ini Wilson masih belum menyadari bahwa sebentar lagi dia dan Sandra akan mengalami kebangkrutan.
Kini Sandra telah resmi berpisah dengan Wilson.
Merissa menghampiri Sandra untuk menyampaikan sesuatu. " Sekarang aku adalah istri satu - satunya Wilson dan anak ini juga akan menjadi anak wilson satu - satunya. "
" Terus? " Tanya Sandra
" Terus? ya aku merasa sangat senang karena bisa terbebas dari dirimu. Walaupun hak asuh Vania jatuh kepada dirimu, saya yakin kalau Wilson sama sekali tidak sedih. Kau tau karena apa? Karena dia sebentar lagi akan mempunyai baby dari diriku. " Ucap Merissa lagi
" Selamat ya. " Ucap Sandra sambil memijak kaki Merissa dengan kuat.
" Aduhhh. " Merissa meringis kesakitan.
__ADS_1
Sandra pun pergi meninggalkan Merissa di tempat itu.
Saat sampai dirumah, Sandra melihat Sosok Salena yang hadir di dalam kamarnya.
" Kerja bagus Sandra. " Ucap Salena tersenyum
" Salena? "
" Iya benar aku adalah Salena, bagaimana sekarang apakah kau baik - baik saja? "
" Iya aku baik. "
" Baguslah, sekarang nikmati hidupmu dan jangan terlalu stres atau terlalu bersedih, karena jika kau merasa tertekan, disaat itulah aku muncul dan menguasai ragamu. " Ujar Salena
" Apakah kau akan menghilang? "
" Tentu saja tidak, aku akan selalu ada bersamamu. " Jawab Salena
" Terima kasih karena kau telah membantuku. " Ucap Sandra
Salena tersenyum pada Sandra lalu setelah itu wujud salena menghilang dengan sangat cepat.
" Kemana dia? Apa itu benar Salena? Sepertinya aku berhalusinasi. " Gumam Sandra.
Kini Sandra lebih menikmati hari - hari nya tanpa suaminya.
Bahkan Sandra sering memposting kebersamaannya dengan Vania.
" Sayang kamu kok gak keperusahaan kamu lagi? " tanya Merissa
" Aku sudah tak punya perusahaan lagi sayang, kan semuanya telah jatuh ke tangan Sandra dan Vania. " Jawab Wilson
" Lalu apa kita hanya punya apartemen ini saja? "
" Iya sayang. "
Merissa hanya ingin memastikan bahwa suaminya itu masih memiliki uang yang cukup.
" Sayang kamu harus cepat cari kerjaan, saat ini aku tak mau hidup susah. " Ucap Merissa
" iya aku juga gak mau hidup susah sayang. Nanti aku akan cari kerja, kamu tenang saja. " Ujar Wilson
Wilson kini menyadari bahwa selama ini Sandra menguras habis semua hartanya.
" Sandra kamu itu begitu licik. " Gumam Wilson dalam hatinya.
Setahun kemudian
Hari demi hari dilalui oleh Sandra dalam keadaan yang sangat bahagia.
Saat ini Sandra membawa Vania yang kini berumur satu tahun untuk berjalan - jalan.
Saat di suatu tempat, Sandra melihat Merissa dan Wilson sedang bermesraan.
__ADS_1
" Apa Merissa sudah melahirkan anaknya? Lalu dimana anaknya? " Hati Sandra bertanya - tanya.
Sandra kembali meneruskan perjalanannya.
Merissa melihat Sandra yang saat itu lewat didepan matanya, namun Merissa mengabaikannya.
" Aku kira hidup wanita itu akan hancur setelah bercerai dengan Wilson. " gumam Merissa yang melihat Sandra.
" Sayang lihat apa? " Tanya Wilson
" Bukan apa - apa. " Jawab Merissa.
Kini kehidupan Merissa dan Wilson berubah drastis, selain mereka jatuh miskin, Merissa juga sering di bully orang sekitar karena dia telah membuat Sandra dan Wilson berpisah
Merissa selalu merasa tertekan karena banyak orang yang membenci dirinya. Disaat dia merasa tertekan, Wilson selalu menemani dirinya dan selalu memberi semangat untuk istrinya itu.
Mereka berdua juga sering sekali bertengkar karena masalah ekonomi dan lain lain.
Pekerjaan Wilson saat ini hanya menjadi office boy di sebuah perusahaan.
Sementara Merissa fokus mengurus baby boy nya di kontrakan yang kecil.
" Sayang aku mau pulang. " Ucap Merissa
" Iya udah ayo. "
Sesampainya di kontrakan, mood merissa berubah menjadi kesal.
" Panas sekali. " Ucap Merissa
" Sayang seharusnya kamu cari kontrakan yang ada AC nya. "
" Kalau cari yang ada AC nya, uang kita gak cukup sayang. " Ujar Wilson
" Aduhh ini gerah banget sayang. "
" Itu kan ada kipas, pakai saja. "
" Kipasnya pelan sekali, mana anginnya sedikit lagi. " Keluh Merissa.
" Aku muak hidup susah. "
Mendengar ocehan istrinya, Wilson mengabaikannya seolah dirinya tak mendengar apa - apa.
" Ini semua gara - gara Sandra. Aku akan membalas mu Sandra. " Ucap Wilson.
Wilson mulai menaruh dendam pada mantan istri yang dulu pernah ia cintai.
Selama menikah dengan Wilson, merissa sama sekali tidak pernah memasak untuk suaminya. Hal itu terjadi karena dia tak pandai memasak, dan karena hal itu juga Wilson harus memasak sendiri.
JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN FAVORIT...
__ADS_1