SIMPANAN SUAMIKU

SIMPANAN SUAMIKU
60. PERTEMUAN YANG MEMBAWA PETAKA


__ADS_3

Keesokan harinya


Di ruang keluarga



Wilson sedang duduk santai di ruang keluarga sambil mengabari Merissa lewat hpnya.


Wilson dan Merissa akan bertemu siang ini tanpa sepengetahuan Sandra.


" Sayang. " Panggil Sandra yang tiba - tiba datang


" Iya. " Sahut Wilson lalu menyimpan hp nya.


" Kamu bisa gak menemani aku ke dokter kandungan? Aku mau periksa ni. " Ucap Sandra pada suaminya.


" Kalau siang ini aku gak bisa sayang, aku ada janji temu sama rekan aku, setelah itu aku baru jenguk teman aku yang semalam aku bilang. " Ucap Wilson.


" Ya udah deh besok aja. "


" Siang ini aku boleh keluar kan sayang? " Tanya Wilson


" Iya boleh tapi jangan lama - lama. "


" Iya sayang. "


Setelah mendapat ijin dari istrinya Wilson bersiap untuk berangkat pergi.


Di dalam Mobil.


" Akhirnya Aku bebas juga. " Ucap Wilson yang merasa senang.


Wilson menemui Merissa di tempat janjian yang sudah mereka tentukan.


Setelah sampai, mereka berdua saling berpelukan untuk melepas rasa rindu.


" Sayang aku kangen. " Ucap Merissa yang masih berada di pelukan Wilson.


" Aku juga. Pokoknya hari ini kita harus menghabiskan waktu bersama ya sayang. " Ujar Wilson


" Lalu bagaimana dengan istrimu? "


" Dia sedang dirumah, jadi kita berdua aman. " Jawab Wilson.


Setelah itu mereka berdua berbincang bersama.



Di tempat lain ada pria yang belum diketahui namanya itu, pria itu sedang memperhatikan Wilson dengan Merissa yang sedang duduk berdua.

__ADS_1



" Pantas saja dia tidak mau menemani istrinya untuk periksa kandungan. Ternyata dia bertemu dengan wanita lain di belakang istrinya. " Ucap Pria itu.


" Aku harus menyingkirkan wanita itu nanti malam. " Gumam pria itu.


Tak lama setelah itu, Pria itu pergi meninggalkan keduanya dan memutuskan untuk mengawasi dari dalam mobil saja.


Kembali ke Wilson dan Merissa.


Setelah itu mereka berdua pun pergi ke hotel.


Tanpa mereka berdua sadari, pria yang tadi, mengikuti mobil mereka.


" Mau ngapain mereka datang ke hotel ini? " Ucap pria itu dari dalam mobil.


Wilson dan Merissa memasuki hotel itu untuk memesan kamar.


" Ini gak bisa dibiarin. " Ucap Pria itu yang langsung turun dari mobil.


Pria itu masuk dan dengan cepat menarik tangan merissa dengan kuat.


Saat itu Wilson sedang lengah, makanya Wilson tak menyadari kalau Merissa ditarik oleh orang lain.


" Loh dimana Merissa? " Ucap Wilson sambil mencari Merissa yang sudah tak ada di sebelahnya.


Pria itu membawa paksa Merissa untuk masuk kedalam mobilnya. Karena Merissa terus berontak, pria itu melakukan tindakan yang keras dengan memukul Merissa sehingga membuat Merissa pingsan seketika.


Maaf aku harus kembali secara mendadak. Jangan cari aku. ( isi pesan yang di tulis di hp Merissa )


Pria itu pun mencampakan hp Merissa keluar.


" Aku harus membawa wanita ini kembali ke abangnya. " Ucap pria itu.


Sesampainya di rumah Abangnya Merissa.


" Lo ngapain kesini? " Tanya Almero


" Gue mau antar adik lo pulang. Adik lo ini sudah menganggu suami orang. " Jawab Pria itu.


Almero membawa adiknya masuk ke dalam rumah.


" Makasih. Tapi ini aneh, bagaimana mungkin kau bisa tau kalau adikku itu sedang menjalin hubungan dengan seorang pria yang sudah beristri? " Tanya Almero.


" Kau tak perlu tau mengenai hal itu. Kau urus saja adikmu dan pastikan dia tidak mengganggu pria yang sudah menikah. " Jelas Pria itu lalu kembali pergi meninggalkan Almero


Visual Almero


__ADS_1


" Dasar gadis ini. Dia sudah membuatku malu. " Gumam Almero


Setelah Merissa kembali Sadar, dirinya merasa sangat kebingungan.


" Kok aku disini? Bukannya tadi aku di hotel. "


Tiba - tiba Almero menghampiri Adiknya yang sudah kembali sadar.


Plakk... Plakk...


Dua tamparan mendarat di kedua pipi Merissa.


" Abang kok menampar aku? "


" Dasar wanita tak tahu malu. Seharusnya kau tidak pergi ke hotel bersama suami orang. " Bentak Almero


" Darimana Abang tahu? " Tanya Merissa sambil memegang kedua pipinya.


" Aku tahu karena ada yang bilang dan mengantarmu pulang. Kau membuatku malu. Ayo ikut aku. " Ajak Almero


Merissa sempat menolak, namun dirinya ditarik paksa oleh Almero.


" Dengar, kau akan aku kurung di gudang ini. "


" Abang jangan gitu lah. Aku gak mau dikurung. " Ucap Merissa memohon.


Almero menarik Rambut Merissa sambil mengancamnya " Dengar, jika kau masih berhubungan dengan pria itu, maka aku akan menyiksa dirimu lebih dari ini. "


Setelah itu Almero keluar dari gudang itu dan mengunci Merissa di dalamnya.


" Buka! Abang bukain pintunya. " Teriak Merissa dari dalam gudang.


Almero mengabaikan teriakan Adiknya.


Sementara itu Wilson kembali kerumahnya dengan perasaan yang sedikit bingung karena Merissa yang tiba - tiba menghilang


Di tempat lain, Pria itu menghubungin Sandra.


" Sebentar lagi suamimu akan pulang. Jaga suami mu dan jangan biarkan ada wanita lain yang mendekatinya. " Ujar pria itu dari telpon.


Pria itu langsung menutup telponnya.


" Siapa pria yang menelponku tadi. Kenapa dia menyuruhku untuk mengawasi suamiku. " Gumam Sandra yang merasa kebingungan.


Sementara Merissa hanya bisa berteriak dan merasa kesal dengan kejadian yang menimpanya.


" Siapa orang yang menarikku tadi? Karena dia aku jadi dihukum oleh abangku. " Teriak Merissa yang sedang marah.


JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN FAVORIT

__ADS_1


TERIMA KASIH...


__ADS_2