
Setelah cukup lama di pantai, Wilson dan Sandra mau beranjak pulang karena hari sudah mau malam.
Mereka berjalan berdua sambil bergandeng tangan.
Perasaan Wilson hari ini sangat bahagia karena istrinya telah memaafkannya.
Sementara perasaan Sandra tak begitu tenang karena ada banyak hal yang ia pikirkan mengenai suaminya itu. Saat ini Sandra hanya berpura - pura seolah semuanya baik - baik saja.
Saat mereka sedang berjalan menuju ke tempat parkir mobil, mereka berdua melewati seorang pria.
Sandra sempat melihat pria itu namun hanya melihat sebentar, karena mereka berjalan ke arah yang berlawanan.
Sementara pria yang tadi lewat berbalik untuk melihat Wilson dan Sandra. Tak lama setelah itu, pria itu kembali melanjutkan perjalanannya.
Sesampainya di tempat parkir, Wilson membukakan pintu mobil untuk istrinya.
Di dalam perjalanan keduanya berbincang tentang anak mereka yang tak lama lagi akan lahir.
Saat tengah berbincang, hp Wilson berdering.
" Hmm baiklah, nanti akan aku usahakan. " Ucap Wilson lalu setelah itu menutup telponnya.
" Siapa yang nelpon? " Tanya Sandra
" Arjun. " Jawab Wilson yang sedang fokus menyetir
Saat berhenti di lampu merah, mobil mereka bersebelahan dengan mobil pria yang mereka lihat tadi di pantai.
Wilson sama sekali tak menyadari hal itu, Sementara Sandra lah yang sadar bahwa itu pria yang ada di pantai tadi.
Tampak terlihat pria tadi sedang duduk di kursi belakang, sementara yang menyetir adalah supirnya.
Sandra terus memandangin wajah pria itu, dan tiba - tiba pria itu juga menoleh ke arah mobil Sandra.
Pria itu tersenyum pada Sandra, dengan cepat Sandra membalas senyuman dari pria itu.
Mobil keduanya pun kembali berjalan karena telah lampu hijau.
__ADS_1
Saat sampai dirumah, Keduanya langsung masuk dan ternyata dirumah itu ada kedua orang tua Sandra.
Melihat kedua orang tuanya, perasaan Sandra terlihat seperti biasa saja. Maklum lah mereka berdua itu hanya orang tua angkat Sandra.
Kedua orang tuanya sengaja merahasiakan hal ini dari Sandra, namun Sandra sudah mengetahuinya lebih dulu. Hanya saja Sandra belum memberitahukan kepada kedua orang tua angkatnya itu.
Saat orang tua nya berkunjung, Sandra hanya sedikit tersenyum dan lebih banyak diam daripada berbicara.
" Apa kalian berdua sudah tau kalau Kenzo itu menghilang. " Ujar Ayah angkat Sandra
" Pantas saja dia sudah tak pernah kesini lagi. " Ujar Wilson.
" Apa kamu bisa bantu untuk mencarinya? " Tanya Tante Sari.
" Tentu saja saya bisa membantu. " Jawab Wilson tersenyum.
Seperti biasa jika kedua orang tua angkat Sandra datang, mereka selalu membicarakan Kenzo.
" Kenzo terus. " Gumam Sandra kesal
Setelah cukup lama berada di rumah Wilson dan Sandra, akhirnya kedua orang tuanya kembali pulang.
Setelah selesai mandi dan makan malam, Wilson pamit untuk pergi.
" Sayang aku keluar bentar ya. "
" Mau kemana? " Tanya Sandra
" Menemui Arjun. " jawab Wilson
" Kalau aku gak ngasih kamu buat keluar, kamu marah gak? " Tanya Sandra lagi.
" Enggak kok aku gak bakalan marah. " Jawab Wilson
" Ya udah jangan keluar malam ini. " Ujar Sandra
" Tapi sayang aku kan... " Ucapan Wilson dipotong oleh Sandra.
" Kalau aku bilang enggak ya enggak. " Tegas Sandra kepada Wilson.
__ADS_1
" Baiklah aku gak bakalan keluar. " Ujar Wilson
" Baguslah. Sekarang sayang masuk kamar sana. " ucap Sandra yang menyuruh suaminya untuk masuk terlebih dulu ke kamar.
" Ok. " Jawab Wilson pasrah
Wilson pun pergi ke kamar dan mengabari seseorang dari hp nya.
Aku gak bisa datang malam ini, maaf ya Merissa. Malam ini jangan chat ataupun telpon aku, karena sekarang aku sedang bersama istriku.
( Isi pesan Wilson )
Setelah mengirim pesan, Wilson menghapusnya kembali.
" Istriku kok menjadi jutek gitu. " Gumam Wilson
Sementara Sandra masih berada di ruang keluarga.
" Aku harus tetap awasi suamiku. " Gumam Sandra dalam hati.
Di kediaman Merissa
Merissa merasa sangat kesal, namun saat ini dia tak bisa berbuat apa - apa karena dirinya hanya selingkuhannya Wilson.
" Sepertinya aku harus cepat - cepat menikah dengan Wilson agar nantinya aku bisa tinggal bersamanya. " Ucap Merissa
" Apa kau mau menjadi istri kedua dari pria yang saat ini sedang kau pacari? " Tanya Almero ( abang Merissa )
" Tentu saja mau. " Jawab Merissa
" Apa kau tidak malu? Lebih baik kau putuskan saja dia. " Ujar Almero
" Aku gak mau bang. Aku sudah mencintai dia. " Ucap Merissa
" Terserah kamu saja lah. Aku udah malas ngurusin kamu. " Ujar Almero lalu pergi meninggalkan Merissa
" Aku harus singkirkan Sandra agar aku bisa menjadi istri satu satunya yang Wilson punya nanti. " Gumam Merissa sambil tersenyum kecil.
NANTIKAN KELANJUTANNYA
__ADS_1
JANGAN LUPA DI VOTE DAN DI LIKE