
Siang ini Sandra berada dirumah sementara suaminya pergi ke kantor.
Hari ini Sandra merasa sangat gelisah dan terus merasa bersalah karena telah merahasiakan sesuatu.
" Bagaimana ini? Apa aku harus jujur saja ya? " Gumam Sandra
" Tapi kalau aku jujur suamiku mungkin bisa saja marah karena aku juga berbohong kepada suamiku. "
Sandra pun memutuskan untuk keluar rumah mencari udara segar.
" Nyonya mau kemana? "
" Saya mau ke depan saja untuk mencari udara segar."
" Kami akan menemani anda. "
" Tidak usah, lagian saya tidak kemana - mana kok. "
" Baik nyonya. "
Sandra pun langsung keluar dan duduk di kursi depan rumahnya yang begitu banyak tanaman bunga - bunga yang begitu cantik dan indah.
Sebenarnya ingatan Sandra itu sudah pulih namun Sandra sengaja merahasiakan kesembuhannya dari siapapun.
" Kemarin Rangga saja mengajakku dan suamiku makan ke restaurant favoritku dulu dan memesan makanan kesukaanku. " Gumam Sandra dalam hati.
" Bukan hanya itu Rangga juga terus melirik ke arah diriku kemarin, apa dia masih mencintaiku. "
Sebenarnya hubungan Rangga dan Sandra belum berakhir, pada saat itu mereka harus saling terpisah karena Sandra yang sakit dan Rangga yang akan pergi keluar kota.
" Tapi sepertinya tidak mungkin Rangga masih mencintaiku jika memang dia cinta mungkin saat itu dia tidak meninggalkan diriku. "
Sandra terus - terusan memikirkan Rangga karena dirinya khawatir kalau Rangga mengetahui bahwa ingatannya sudah pulih.
" Sepertinya Aku harus terus menyembunyikan hal ini dari siapa pun. "
Sandra pun memutuskan untuk pergi ke rumah Vito untuk menenangkan diri sambil menanyakan informasi tentang Kenzo dan Rania.
Sandra pergi mengendarai mobil suaminya dan Sandra juga di ikuti oleh para pengawal yang menjaga dirinya.
Di kantor Rangga
" Permisi pak, saya membawakan jadwal meeting hari ini, kita akan meeting dengan pak Wilson dan beberapa rekan bisnis lainnya. " Ucap Kirana
" Baiklah. "
Kirana pun keluar dari ruangan Rangga.
" Gue harus bisa membuat Wilson mengajak gue kerumahnya agar bisa bertemu dengan Sandra lagi. "
" Kemarin Sandra terlihat begitu Cantik. "
Rangga pun melihat jadwal meeting yang akan dilaksanakan 20 menit lagi.
20 menit pun berlalu dan Rangga menuju ke ruang meeting, saat tiba di ruang meeting Rangga melihat sudah banyak rekan bisnisnya yang bersiap untuk memulai meeting.
Mereka semua pun memulai meeting.
Di kediaman Vito
Sandra sudah sampai di rumah Vito.
" Lo kenapa San? "
__ADS_1
" Gak apa - apa kok, gimana ada kabar tentang Rania? "
" Belum san, soalnya semenjak markas terbakar para anggota mafia Kenzo jarang kumpul. "
" Lalu kapan Kenzo dan Rania akan bertemu lagi? "
" Kalau Kenzo dan Rania Sekarang sudah tinggal serumah cuma Kenzo menyembunyikannya dari dirimu. " jelas Vito
" Berarti sudah ada kemungkinan kalau mereka sudah membuat rencana jahat untuk diriku. " Ucap Sandra
" Belum ada. "
" Bagaimana kamu tau Vito? "
" Aku tau karena aku telah menaruh alat sadap suara di kamar Kenzo dan Rania, aku juga menaruh alat sadap itu di ruang tamu dan di bawah meja makan Kenzo. "
" Baguslah kalau begitu jika ada kabar tentang mereka kamu harus kabari aku terus. "
" Iya, kamu tenang aja San. "
Sandra pun merasa tenang karena untuk sementara ini tidak perlu memikirkan Kenzo dan Rania.
" Gue dengar kemarin kamu jumpa sama Rangga ya?" Tanya Vito
" Iya, Aku ketemu di perusahaannya karena suamiku menjadi rekan bisnisnya. "
" Apa kamu ingat sama dia? "
" Aku sama sekali tidak mengingatnya bahkan aku sendiri belum pernah melihat wajahnya. " Jawab Sandra
" Ingatanmu dari dulu sepertinya belum pulih juga. "
" Iya tapi aku tak ambil pusing karena kalau pun Rangga pernah jadi pacarku itu kan dulu, kalau sekarang aku sudah punya suami jadi aku akan fokus terus pada suamiku. " Jelas Sandra
Sandra pun kembali pulang karena urusannya dengan Vito sudah selesai.
Di kantor Rangga
Meeting hari ini selesai Rangga pun kembali ke ruangannya.
Tak lama kemudian Wilson datang ke ruangannya.
Rangga menyambut dan mempersilahkan Wilson untuk duduk.
Mereka berdua membahas perkerjaan mereka selanjutnya.
" Sebaiknya Wilson aku undang saja untuk makan malam bersama dirumahku, pasti Wilson akan membawa istrinya. Agar Wilson tidak curiga Aku juga akan undang karyawan yang lain. " Gumam batin Rangga.
Saat di ajak Rangga untuk makan malam, Wilson pun menyetujuinya karena Wilson berpikir bahwa ini hanya acara untuk merayakan bisnis kerja sama mereka berdua.
Setelah cukup lama berbincang, Wilson pun kembali pulang kerumahnya.
Singkat cerita Wilson sampai dirumahnya dan mencari Sandra.
" Kemana istriku? " Tanya Wilson pada Alex
" Tadi keluar tapi kami tidak tau kemana, namun tuan tenang saja karena nyonya Sandra tidak pergi sendirian. " Jawab Alex
" Baguslah jika seperti itu. "
Wilson kembali ke kamarnya untuk membersihkan dirinya dengan mandi.
Di mobil Sandra
__ADS_1
Sepulangnya dari rumah Vito ternyata Sandra tak langsung pulang kerumahnya, Sandra malah duduk di taman bunga yang pernah dia datangin dengan Rangga.
" Dulu saat aku merasa rindu pada Rangga, aku selalu ke taman ini. "
Sandra sudah berada 1 jam lebih berada di taman bunga ini, bahkan pengawalnya mengajak Sandra untuk kembali ke rumah karena sudah di perintah Oleh Wilson.
Sandra yang mendengar apa kata pengawalnya pun langsung memutuskan untuk pulang.
" Salah satu dari kalian harus menyetir mobil saya karena saya sedang lelah. " Ucap Sandra
" Baik, biar saya saja. "
Sandra pun menuju rumahnya saat di mobil Sandra hanya memejamkan matanya.
Saat di lampu merah mobil Sandra berhenti dan di sebelah mobil Sandra ada mobil Rangga.
Rangga menyadari bahwa ada Sandra di mobil sebelah pun hanya menatap Sandra dari mobilnya.
" Itu Sandra, sepertinya dia kelelahan. " Gumam Rangga.
Lampu lalu lintas pun berubah menjadi hijau dan mobil Sandra pun kembali berjalan.
Rangga mengikuti mobil Sandra agar mengetahui dimana alamat rumah baru Sandra.
Sandra pun tiba di rumahnya.
" Jadi ini Rumah Sandra dan Suaminya. " Gumam Rangga
" Aku harus segera kembali agar para penjaga di rumah Sandra tidak curiga. "
Di dalam rumah
" Sayang kamu darimana saja? "
" Aku habis dari rumah Vito untuk mencari informasi baru. " Jawab Sandra
" Udah itu kamu kemana lagi? "
" Hanya duduk di taman saja. "
" Kamu baik - baik saja kan sayang? "
" iya aku baik - baik saja. Aku kamar dulu ya. "
Sandra pun langsung masuk kamar, sementara Wilson bertanya pada anggota nya yang menjaga istrinya.
" Apa yang terjadi pada istriku? "
" Maaf tuan kami tidak tahu tapi yang pasti selama seharian ini Nyonya Sandra merasa sangat gelisah. "
" Ya sudah biar saya yang mengurus. "
" Baik tuan. "
Wilson pun kembali ke kamar untuk bertanya pada istrinya.
JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN FAVORIT
KALAU ADA SARAN DAN KRITIK SILAHKAN KOMEN
TUNGGU KELANJUTAN CERITA NYA
TERIMA KASIH
__ADS_1