
Seminggu setelah kejadian tersebut.
Seperti biasa sebelum berangkat ke kantor, Sandra selalu mengurus Vania yang kini berusia 4 tahun.
"Mama, Vania boleh ikut Mama kerja?" Tanya Vania.
"Tidak sayang."
"Tapi kenapa Ma?" Tanya Vania lagi.
"Karena Mama gak mau kalau Papa kamu bertemu denganmu." Ucap Batin Sandra.
Vania tahu kini Mama nya tak mengijinkan dirinya untuk ikut ke kantor, maka dari itu Vania bertingkah imut sembari membujuk Mama nya.
Melihat tingkah anaknya itu membuat Sandra tak tega untuk meninggalkannya.
"Aku bawa aja kali ya, kan gak setiap hari Wilson ada di depan kantorku." Gumam Sandra.
"Mama akan ngajak kamu sayang." Ujar Sandra yang membuat Vania sangat senang.
...
Di kantor.
Vania sangat ramah ia menyapa semua karyawan yang ada di kantor ibunya.
"Om Rangga." Sapa Vania sambil menunjukan senyum manisnya.
"Hai cantik." Rangga menyapa Vania.
"Sandra, ada meeting nanti jam 9 pagi." Ujar Rangga.
"*Baik*lah." Ucap Sandra.
Kini Sandra kembali masuk ke ruangan kerja nya.
"Vania, nanti Mama mau meeting. Kamu didalam aja jangan keluar - keluar ya nak."
"Iya Mama."
...
Kini Sandra meninggalkan Vania sendirian di ruang kerja nya, karena dia akan segera meeting dengan kliennya.
__ADS_1
Setelah 40 menit Meeting, kini Sandra kembali ke ruang kerjanya. Ia baru sadar kalau Vania sudah tak ada di ruangan ini lagi.
"Sayang ini mama, kamu dimana sayang?"
Sandra mencari di seluruh sudut ruangan, ia mulai khawatir karena Vania benar - benar tidak ada di ruangan itu lagi.
Sandra langsung mengecek Cctv dan melihat melalui layar komputer.
"Aku kira dia pergi sendiri." Ucap Sandra lega ketika mengetahui anaknya di bawa oleh Arjun.
Tanpa menunggu lama lagi kini Sandra keluar untuk mencari Arjun namun saat itu dia mendapati Wilson yang sudah berdiri di depannya.
"Aku baru saja mau masuk." Ucap Wilson.
"Kau mau apa?" Tanya Sandra.
"Lebih baik kita bicara di dalam saja."
Wilson masuk duluan lalu disusul oleh Sandra.
Ketika Benci menjadi Cinta
Saat saling pandang, Sandra kembali mengingat kenangan indah yang pernah ia lalui bersama Wilson sewaktu masih berumah tangga.
"Aku gak bisa membohongin diriku lagi, sepertinya kali ini aku mencintainya lagi." Gumam Sandra.
"Menikah? Aku sangat ingin tapi aku hanya takut kau berulah lagi." Gumam Batin Sandra.
"Mau sampai kapan kamu menyembunyikan rasa cintamu padaku?" Tanya Wilson.
"Mungkin sampai aku sudah tak bisa lagi menahannya." Jawab Batin Sandra.
"Jangan diam terus, jawablah." Ujar Wilson.
"Apa aku perlu menjawabnya sedangkan kau sendiri sudah tahu jawabannya." Ucap Sandra.
Wilson tampak kebingungan.
"*Pertama kau mengajakku untuk menikah dan jawabanku aku takut kau mengulangin kesalahan bodoh itu lagi, Kedua kau bertanya mau sampai kapan aku menyembunyikan rasa cintaku dan jawaban dari ku mungkin s*ampai nanti di saat aku sudah tak bisa menahannya lagi." Jelas Sandra.
"Ini sudah bertahun - tahun dan kau masih mengingatnya, move on lah Sandra. Aku janji gak akan melakukan kesalahan lagi." Ujar Wilson.
"Aku muak." Gerutu Sandra sambil memalingkan wajahnya.
__ADS_1
Wilson sama sekali tak bisa berbuat apa - apa lagi karena Sandra sudah tampak kesal.
"Dengar Sandra, aku pasti bisa menghilangkan rasa bencimu padaku dan mengubahnya menjadi rasa cinta." Ujar Wilson setelah itu lalu keluar dari ruang kerja Sandra.
Sandra menghela napas panjang lalu membentur - benturkan kepalanya di meja sambil mengucapkan "Sandra kau bodoh sekali, padahal tadi itu kesempatan besar untuk kamu agar bisa rujuk dengan Wilson."
Tak lama setelah Wilson pergi kini masuklah Arjun dengan membawa Vania.
Arjun menjelaskan kenapa ia membawa Vania dan Sandra sangat berterima kasih pada Arjun karena telah membantunya menyembunyikan Vania dari Wilson.
Tentu saja Arjun mengetahui bahwa sampai saat ini Wilson memang tak boleh bertemu dengan Vania.
"Tadi sayang kemana?"
"Tadi Vania bermain sama anaknya om Arjun." Jawab Vania sembari memainkan boneka kecilnya.
Beban di pikiran Sandra seketika hilang ketika melihat anaknya itu.
...
Di rumah.
Setelah seharian menemani Sandra di kantor, Vania tampak kelelahan hingga dia tidur lebih awal.
Selama tiga tahun ini kepribadian Sandra sering muncul apalagi Salena, terkadang jika muncul ia bisa menguasai tubuh Sandra selama 4 hari. Begitu juga Kezia bisa menguasai tubuh Sandra selama seminggu.
Namun untung nya kedua kepribadiannya itu bersikap baik kepada Vania hingga Vania tak pernah menyadari kalau dia diasuh oleh 2 karakter kepribadian Ibunya.
...
Rumah Wilson.
Wilson masih menemani Zayn yang sedang bermain di kamarnya.
"Malam ini Zayn tidur sama Daddy boleh kan?"
"Boleh sayang."
"Sayang kamu mau gak punya Mommy lagi?" Tanya Wilson sembari memegang tangan kecil Zayn.
"Mommy Zayn kan ada." Jawab Zayn dengan polos.
Sangat sulit membuat anak 4 tahun mengerti pertanyaan dari orang dewasa hingga Wilson tak melanjutkan pertanyaannya itu.
__ADS_1
Bersambung...
Jangan lupa Like, Vote dan Favorit...