SIMPANAN SUAMIKU

SIMPANAN SUAMIKU
74. PERTEMUAN YANG TAK DISENGAJA


__ADS_3

Malam ini Sandra akan menghadiri acara pertemuan yang diadakan di rumah Arjun.


Namun malam ini Vania memang sengaja tak di bawa karena Sandra akan pulang larut.


Sandra akan pergi sendirian ke acara tersebut.


Sesampainya di tempat.


" Udah rame aja. " Ucap Sandra yang langsung turun dari mobilnya.


Saat Sandra masuk ke dalam, ada begitu banyak pria yang memandangin dirinya.


" Cantik sekali. "


" Lihat wanita itu, bukankah dia terlihat seperti artis. "


Ada banyak pria yang mengagumi Sandra, baik yang punya pasangan ataupun yang belum punya pasangan.



Rangga menoleh ke arah Sandra yang saat itu masih berada tak jauh dari dirinya.


Saat itu Rangga juga sangat terpesona melihat kecantikan Sandra.



" Kenapa aku merasa bahwa kalau malam ini dia itu cantik sekali. " Ucap Rangga yang terus memandang Sandra


Sandra langsung menghampiri Rangga yang saat itu sedang berdiri melihatnya.


" Aku kira kamu gak akan datang tadi. " Ucap Rangga yang memulai pembiraan dengan Sandra.


" Maaf ya aku datang nya lama, soalnya tadi aku ngurus Vania dulu. "


" Iya. Ayo kita menemui Arjun. " Ajak Rangga.


Saat ini Arjun sedang berbincang dengan beberapa rekan bisnisnya yang lain.


Pandangan Arjun pun menuju ke arah Sandra yang saat itu akan datang menemuinya.



" Hai Sandra. " sapa Arjun


" Hai. " Sapa Sandra balik


Semua rekan yang ada disitu pun ikut menyapa Bos mereka.


Setelah acara pembukaan selesai, mereka kembali menikmati hidangan yang telah tersedia.


" Malam ini kamu cantik sekali Sandra. " Bisik Arjun di telinga Sandra


" Makasih. " Ucap Sandra tersenyum.


" Sebentar lagi kita akan bertemu dengan seseorang yang akan menjadi Brand ambassador kita. " Ujar Arjun


Dari kejauhan nampak Merissa yang kini sedang bekerja di dalam acara tersebut.


" Apakah itu Sandra? " Tanya Merissa


" Iya itu Bu Sandra. " Jawab salah satu pelayan


" Gawat ini, semoga saja Sandra tak mengenali diriku." Gumam Merissa dalam hati.


Saat ini Merissa bekerja karena keadaan keuangannya lagi menurun, Merissa tau bahwa dia bekerja di tempat Arjun, makanya dia datang dengan menyamar.

__ADS_1


Sementara saat ini Wilson lagi cari kerjaan tambahan agar dapat memenuhi kebutuhan keluarganya.


Kembali ke Sandra


Arjun mengajak Sandra untuk bertemu dengan seseorang yang akan menjadi brand ambassador dari produk yang mereka keluarkan.


Sandra pun menemui pria yang akan menjadi Brand ambassador.


" Sandra ini adalah Kevin dan dia akan bekerja sama dengan kita. " Ucap Rangga


Mereka berdua pun saling berkenalan dan saling berbincang mengenai produk yang akan dibawakan oleh Kelvin.


Awalnya Kevin masih terlihat biasa saja saat melihat Sandra, namun lama kelamaan sepertinya dia juga terpesona melihat kecantikan Sandra.


" Aduhh kenapa wajahnya begitu imut. " Gumam Kevin dalam hatinya sambil memandang wajah Sandra.


Saat itu Sandra sama sekali tak menyadari bahwa Kevin terus memandangi wajahnya.


Acara pun selesai dan semua orang kembali pulang ke rumah mereka masing - masing.


" Aku pulang duluan ya. " Ucap Sandra


" Iya. " Rangga dan Arjun mengucap secara serentak.


" Kalau begitu aku juga akan pulang. " Ucap Kevin


Sandra dan Kevin berjalan bersama ke tempat parkir mobil mereka.


" Saya bingung mau manggil kamu apa. " Ucap Kevin pada Sandra.


" Panggil saja aku Sandra lagian umur aku itu masih dibawah kamu. " Ujar Sandra


" Kalau boleh tau emangnya umur kamu berapa? "


" 19 tahun. " Jawab Sandra


" Belum. " Jawab Sandra singkat.


" Hmm baguslah kalau gitu. Ya udah aku pulang dulu ya. " Ucap Kevin.


Kini Sandra juga mengendarai mobilnya dan langsung kembali ke rumahnya.


Sementara Arjun sedang memberikan upah kepada para orang yang bekerja di acaranya tersebut.


" Lumayan juga nih bisa beli baju. " Gumam Merissa yang sudah menerima gajinya.


Merissa pun kini langsung kembali ke kontrakannya dengan berjalan kaki.


" Udah larut, dan aku masih ada di jalanan. Aku benci hidup susah. " Keluh Merissa


" Seharusnya dulu aku tidak berhenti bekerja, jika aku masih bekerja dengan pak bima maka hidupku tidak akan seperti ini. "


Di dalam Mobil Sandra


Saat sedang fokus menyetir, mata Sandra teralihkan karena melihat sosok pria yang mirip sekali dengan mantan suaminya.


" Aku rasa itu bukan Wilson. " Ucap Sandra dari dalam mobil.


Sandra kembali melajukan mobilnya dengan kecepatan yang tinggi.


Sesampainya dirumah, Sandra langsung merebahkan badannya di ranjangnya.


" Aku benci mereka berdua. " Ucap Sandra yang merasa kesal karena melihat sosok pria yang mirip dengan Wilson


Keesokan harinya.

__ADS_1


Sandra bangun seperti biasa dan mengurus Vania.


Terkadang Sandra merasa sangat bersalah karena telah memisahkan Vania dari papa nya.


Sandra juga selalu berucap kata maaf setiap pagi saat dirinya mengurus Vania.


Di meja makan.


" Dimana Vania? " Tanya Rizki


" Dia di kamar. " Jawab Sandra


Rizki pun beranjak dari meja makan dan langsung ke kamar untuk menghampiri Vania.


Di kontrakan Wilson dan Merissa


" Merissa ayo bangun. " Teriak Wilson pada istrinya.


" Sayang aku masih mengantuk. "


" Zayn nangis terus, cepat kamu urus dia. " Ucap Wilson


Merissa terpaksa bangun karena baby boy nya kini sedang membutuhkan dirinya


Setelah selesai mengurus Zayn, mereka berdua sarapan bersama.


" Malam ini aku akan pulang larut. " Ucap Wilson


" Ya sudah. Siang ini aku dan Zayn akan pergi untuk membeli semua kebutuhan kita. " Ujar Merissa


Wilson kini sudah berangkat ke kantor dimana tempat ia bekerja menjadi OB.


" Sampai kapan aku harus hidup susah. " Keluh Wilson yang sedang bersih - bersih.


Saat sedang bersih - bersih, Wilson melihat Sandra sedang berjalan menuju ke arahnya.


" Sialan, itu kan Sandra. Aku harus segera pergi dari sini. " Ucap Wilson yang langsung bergerak pergi.


Sandra pun melintas melewati Wilson yang sedang bersembunyi di balik pintu.


Wilson menghela nafas " Untuk saja tidak ketahuan. "


" Kamu ngapain dibalik pintu? " Tanya salah satu karyawan.


" Sembunyi. " Jawab Wilson


" Sembunyi. Kamu ini ada - ada aja. " Ucap karywan itu lalu langsung pergi meninggalkan Wilson.


Wilson kembali melanjutkan pekerjaannya yang kini sedang menunggu dirinya.


Sementara Sandra kini sedang Meeting dengan rekan kerja barunya. Semenjak menjadi memiliki perusahaan sendiri, kini Sandra sering di sibukan oleh beberapa perkerjaan yang harus dia jalani.


Setelah selesai Meeting, Sandra pun berencana pergi dari tempat itu, namun niatnya batal karena ada rekan lain yang mengajaknya berbincang.


Sebenarnya Sandra tidak mau, namun dirinya terpaksa mau karena yang mengajaknya itu adalah bos di perusahaan ini.


" Kapan dia akan mengakhiri semua perbincangan ini? Aku bosan. " Keluh Sandra dalam hati


Setelah cukup lama, akhirnya Sandra terbebas dari segala penderitaan yang dia alami saat berada di perusahaan yang ia kunjungi itu.


Sandra pun melangkah keluar dari tempat itu dan langsung ke parkiran mencari mobilnya.


" Pak ayo kita kita pergi ke pusat belanja. " Ucap Sandra pada supirnya.


" Baik nyonya. "

__ADS_1


NANTIKAN KELANJUTANNYA...


__ADS_2