
Sandra masih memikirkan cara bagaimana agar dia bisa keluar dari dalam rumah ini.
Sementara Wilson terus memperhatikan Sandra yang sedang duduk diranjang.
Rasa kesal Sandra muncul dan itu membuatnya menjadi sangat marah.
Sandra menghampiri Wilson dan langsung memukuli Wilson.
" Apa apaan kau ini. "
" Dasar pria mesum. Aku akan membunuhmu. " ujar Sandra yang masih terus memukuli badan Wilson.
Wilson pun akhirnya menyerah dan membiarkan Sandra pergi bersama Vania.
Wilson mengantar Sandra sampai depan pintu.
" Sandra. " Panggil Wilson
Sandra menoleh ke arah Wilson dan ciuman dari bibir Wilson mendarat di bibir Sandra.
" Kurang ajar. " Plak...
Setelah menampar Wilson, Sandra langsung bergegas pergi dari tempat itu.
" Makin kasar aja tuh cewek.. Malam ini udah dapat 2 kali tamparan. " Keluh Wilson sambil memegang pipinya yang merah.
Sandra langsung pulang dan mendapat kabar bahwa kini Rizki sedang berada di rumah sakit untuk melihat Kevin.
Sandra baru ingat dengan semua yang ia alami bersama Kevin tadi. Akhirnya Sandra pun berangkat ke rumah sakit, sementara Vania kini bersama dengan pengasuhnya.
" Semua yang terjadi hari ini pasti ulahnya Wilson. " Ucap Sandra.
Sesampainya dirumah Sakit, Sandra sengaja merahasiakan semua yang terjadi kepada abangnya.
" Lalu tadi kau pergi kemana saja? " Tanya Rizki
" Ada orang yang menolongku dan Vania terlebih dahulu dan aku dibawa ke rumah sakit lain. " Jawab Sandra
" Lalu bagaimana dengan keadaan Vania? " Tanya Kevin
" Dia baik - baik saja berkat dirimu. Terima kasih karena telah melindungin vania. "
Akhirnya semua orang bisa tenang karena kini Sandra telah kembali dengan kondisi yang membaik.
Malam ini Kevin di temani oleh Arjun, sementara Sandra dan Rizki pulang ke rumah mereka masing - masing.
Keesokan harinya Sandra kembali ke rumah sakit untuk melihat keadaan Kevin.
" Apa hari kau sudah di ijinkan untuk pulang? " Tanya Sandra
" Belum. " Jawab Kevin
" Ini aku bawakan kamu makanan. Aku harap kamu suka. " Ujar Sandra sambil membuka tempat makanan.
" Pas banget, aku gak suka dengan makanan yang disediakan oleh rumah sakit. Makasih ya. " Ucap Kevin merasa senang
" Sama - sama. " Secara tiba - tiba Sandra menyuapin Kevin yang sedang duduk di ranjang rumah sakit.
" Kenapa dia menyuapi aku? " Kevin bertanya dalam hatinya.
" Tapi gak apa - apalah, aku juga senang banget karena Sandra perhatian sama aku. "
" Gimana? Apa kau suka dengan makanan yang aku bawa? " Tanya Sandra
" Aku suka. Ini enak sekali, apa kamu yang memasaknya? "
" Iya. "
" Pantesan saja rasanya begitu enak. " puji Kevin
Dari balik pintu Rangga melihat semua yang telah terjadi di depan mata nya.
" Nambah lagi satu saingan baru. Haduhhh" Keluh Rangga dalam hati.
Rangga langsung masuk ke dalam ruangan Kevin.
" Hai Sandra. " Sapa Rangga
__ADS_1
Sandra tersenyum membalas sapaan Rangga.
" Gimana keadaanmu? Apa sudah mendingan? " tanya Rangga
" Sudah agak mendingan. " Jawab Kevin
Lagi - lagi Ranga menyaksikan perhatian yang diberikan Sandra pada Kevin dan hal itu membuatnya cemburu.
" Harusnya aku yang disana. " Rangga bernyanyi saat melihat Sandra yang sangat peduli pada Kevin.
" Kenapa Lo? Patah hati? " Tanya Arjun yang tiba - tiba datang.
" Ya begitulah. " Jawab Rangga.
" patah hati sama siapa? " Tanya Sandra yang saat ini pura - pura tidak mengetahui hal itu.
Sebenarnya Sandra tahu bahwa Rangga itu masih mencintainya.
" Ada sama seseorang, cuma dia nya aja gak peka. " Jawab Rangga.
" Dia yang gak peka atau kamu yang kurang ngasih kode? " Tanya Arjun
" Aku sendiri sudah tak tahu lagi. " Jawab Rangga.
Di Kontrakan Wilson & Merissa
" Darimana saja kamu? " Tanya Merissa yang marah karena semalaman suaminya gak pulang dan sekarang baru pulang pagi.
" Aku dari rumah Kenzo. " Jawab Wilson
" Ngapain kamu disana? "
" Tidur. " Jawab Wilson singkat.
Wilson pun pergi ke kamarnya untuk menemui Zayn anaknya.
" Wilson. " Teriak Merissa
" Apa lagi. " Bentak Wilson
" Mana uang? Aku mau belanja. " Ucap Merissa
" Uangku sudah habis. "
" Habis? Cepat sekali, kan sudah kubilang kalau kau punya uang itu lebih baik sebagian di tabung dan sebagian lagi dibelanjakan untuk kebutuhan kita " Jelas Wilson
" Ya kamu kerja sana biar dapat uang, kamu lihat itu bahan dapur kita sudah habis, popok zayn juga sudah tinggal sedikit. " Ucap Merissa.
" Iya iya nanti. "
" Sekarang. "
" Kamu itu berisik sekali. " Ucap Wilson.
Kini Wilson langsung pergi meninggalkan Merissa.
Wilson keluar dengan perasaan kesal.
" Suami baru pulang bukannya dibuatkan teh, ini gak malah di suruh kerja lagi. " keluh Wilson.
Muncul ide di dalam benak Wilson untuk menemui Sandra lagi secara diam - diam.
Namun Saat Wilson sudah sampai di rumah Sandra, malahan Sandra nya yang kini sedang tak berada dirumah.
" Kira - kira kemana Sandra, apa dia bekerja? "
Wilson pun pergi dari rumah itu dan datang menemui Kenzo.
Di rumah Sakit.
" Kevin aku pulang dulu ya, soalnya aku mau lihat Vania. "
" Iya. Makasih ya karena udah buatin aku makanan yang enak. " Ucap Kevin
" Iya sama - sama. "
" Sandra kamu pulang sama siapa? " Tanya Rangga
__ADS_1
" Aku naik Taksi. "
" Aku antar ya? "
" Hmm boleh. "
Sandra akhirnya pergi bersama Rangga
Saat di dalam mobil, Rangga menanyakan sebuah pertanyaan kepada Sandra.
" Gimana apa kamu sudah memikirkan nya? " Tanya Rangga
" Iya aku sudah memikirkannya. "
" Lalu apa kau mau menerimaku sebagai calon suamimu? " Tanya Rangga lagi.
" Aku minta maaf, aku belum bisa membuka hatiku untuk siapa pun. Aku masih trauma. " Jawab Sandra.
" Aku paham kok Sandra. Aku akan terus menunggumu hingga kamu siap untuk menikah. " Ujar Rangga.
Rangga tetap menghormati semua keputusan Sandra, walaupun dia merasa kecewa namun dirinya tak bisa berbuat banyak.
Sesampainya dirumah, Sandra langsung mengecek keadaan Vania, dan kini Vania sedang bermain bersama pengasuhnya.
" Kau kenapa Sandra? " Tanya Rizki yang melihat Sandra melamun.
" Aku hanya merasa bosan. " Jawab Sandra berbohong.
" Bagaimana tadi, apakah kondisi Kevin sudah membaik? " Tanya Rizki lagi.
" Sudah lumayan membaik namun dia belum boleh di ijinkan untuk pulang. "
Setelah itu Sandra terpikir satu ide jahat untuk membalas semua perlakuan yang di lakukan Wilson padanya.
Sandra pergi mencari alamat Rumah Wilson.
" Jadi sekarang dia tinggal di sebuah kontrakan kecil ini. "
Sandra turun dari mobil mewahnya dan langsung menghampiri kontrakan Wilson.
Tok. Tok. Tok....
" Sebentar " Ucap merissa dari dalam
" Mau ngapain kamu kesini? " Tanya Merissa
" Aku cuma mau tanya, apa suamimu tadi malam pulang? " Tanya Sandra
" Dia baru pulang tadi pagi. " Jawab Merissa
" Kenapa? " Tanya Merissa
Sandra
" Aku cuma mau bilang ke kamu bahwa aku dan suami mu tadi malam menghabiskan waktu bersama. "
Merissa
" Itu tidak mungkin. Kau pasti berbohong. "
Sandra
" Untuk apa aku berbohong? Aku berkata benar, tadi malam aku dan suami memang bersama selama semalaman. "
Merissa
" Apa yang kalian lakukan, apa kalian sudah janjian untuk bertemu? "
Sandra
" Kami hanya bernostalgia mengingat masa lalu kami. Sebelum bertemu kami memang menentukan tempat dan jam kami bertemu. "
Perasaan Merissa saat itu merasa sangat kesal dan marah karena mengetahui kalau suaminya itu bertemu dengan mantan istrinya.
" Dasar wanita bodoh. " Gumam Sandra dalam hati.
Setelah berhasil membuat Merissa merasa Panas, Sandra pun pergi meninggalkan Merissa di kontrakannya itu.
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN FAVORIT...