SIMPANAN SUAMIKU

SIMPANAN SUAMIKU
67. SIKAP ASLI SANDRA


__ADS_3

Sesampainya dirumah.


" Kau sudah berjanji akan menceritakan tentang siapa dirimu. Aku akan menemuimu lagi nanti saat urusanku sudah selesai. Terima kasih karena sudah membantuku hari ini. " Ucap Sandra pada pria itu.


" Baiklah. " Pria itu pun pergi dari rumah Sandra.


Saat Sandra mau masuk kedalam rumahnya, Salah satu Art nya memberitahu bahwa kedua orang tua angkat Sandra dan kedua mertua Sandra sedang berkumpul di ruang tamu.


Sandra pun mendengarkan semua pembicaraan mereka.


" Merissa itu baik juga ya. " Ujar Tante sari


" Iya aku sangat senang karena mempunyai menantu seperti dirinya. " Ucap Ayah Wilson


" Menantu? " Gumam Sandra.


" Wilson sangat pintar untuk mencari istri. Sandra itu pintar dan cantik, sementara Merissa juga cantik namun loyal. " Ujar Ibu mertuanya.


Semua keluarga Wilson dan Sandra terus - terusan memuji semua kebaikan Merissa. Dan dari mendengar semua percakapan itu, Sandra jadi mengetahui semuanya.


" Jadi mereka juga terlibat dalam semua sandiwara Wilson. Sepertinya aku harus menghabisi mereka terlebih dahulu. " Gumam Sandra dalam hati.


Sandra melangkahkan kakinya berjalan ke hadapan para pengkhianat itu.


" Kamu baru pulang nak? Ayo sini duduk sama kami. " Ajak Ibu Sandra


Sandra mengabaikan ajakan keluarga nya yang meminta dirinya untuk bergabung bersama mereka.


Saat di kamar, Sandra menangis meratapi nasib rumah tangganya yang hancur.


" *Aku kira hanya suamiku saja yang berulah, ternyata kedua orang tuaku dan orang tua wilson juga berulah. Apa salahku? Selama ini aku selalu bersikap baik dan selalu mengurusi semua kebutuhan suamiku, tapi kenapa dia malah menikah lagi. "

__ADS_1


" Aku benci mereka semua. Lihat saja aku akan membalas semua yang telah kalian lakukan pada diriku. " Ucap Sandra sambil menangis*.


Sandra mengambil pisau yang selama ini dia simpan, pisau itu akan dia gunakan besok.


Tangisan Sandra semakin menjadi saat melihat wajah imut putri kecilnya itu.


" Maafkan Mama nak, Mama harus membawamu pergi bersama mama. " Ucap Sandra


" Akan kupastikan Wilson tak akan pernah bisa menemui anaknya. " Gumam Sandra.


Sandra pun pergi menuju ke ruang pribadi Wilson.


Sandra mencari semua berkas - berkas Usaha Wilson yang dapat menghasilkan uang.


Tiba - tiba Wilson masuk kedalam ruang pribadinya.


" Sayang ngapain disini? " Tanya Wilson.


Sandra pun melancarkan semua yang telah ia rencanakan, dan benar saja, suaminya langsung mengubah nama saham itu menjadi nama Sandra dan Vania.


" Terima kasih ya sayang. " Ucap Sandra


" iya sayang. Kamu gak marah lagi kan sama aku? "


" Enggak kok sayang. " Jawab Sandra berbohong.


Mereka pun masuk kedalam kamar mereka.


" Lihat saja, aku akan membuatmu dan seluruh keluargamu itu menderita. " Gumam Sandra dalam hati.


Saat ini Wilson sedang menemani Vania yang sudah bangun tidur.

__ADS_1


" Kau puas - puaskan saja dulu bermain dengan anakmu itu, karena tak lama lagi aku akan membawanya pergi jauh dan aku tak akan membiarkanmu untuk menemui anakmu. " Gumam Sandra dalam hati.


Malam ini Sandra akan bersandiwara sebelum dirinya menghancurkan semuanya di keesokan harinya.


Sandra akan beraksi jika semua saham itu sudah sah menjadi miliknya dan milik putri kecilnya.


Di Rumah Pria yang belum diketahui namanya.


" Pasti akan ada nyawa yang melayang karena semua yang telah diperbuat oleh Wilson dan Merissa. "


" Apa yang harus aku lakukan? Aku gak mungkin membiarkan Sandra membunuh orang lagi. Sepertinya Aku harus memantau Sandra lagi. "


Pria itu sangat mengkhawatirkan tentang keadaan Sandra dan Vania.


" Sepertinya aku harus cepat memberitahu Kepada Sandra bahwa aku ini adalah Abang kandungnya. Setelah memberitahu nya, maka dengan bebas aku bisa terus memantaunya dari dekat. " Ucap pria itu.


Prolog Abang kandung Sandra


Namaku Rizki dan aku adalah abang kandung Sandra.


Selama 2 tahun ini aku selalu memantaunya dari kejauhan


Saat ini Sandra sama sekali tidak mengetahui bahwa dirinya masih memiliki saudara kandung.


Hal itu wajar saja, karena waktu usia Sandra 4 tahun dirinya sudah diadopsi oleh orang lain.


Aku terpisah dengannya disaat umurku menginjak yang ke 11 tahun.


Selama sembilan tahun, baru inilah aku baru bisa memantaunya dengan bebas.


__ADS_1


__ADS_2