
Tak berapa lama, Arjun datang untuk menjemput Sandra.
Setelah berpamitan pada Rizki, mereka bertiga langsung pergi.
" Kau baik - baik saja kan Sandra? " Tanya Arjun pada Sandra
" Aku baik. " Jawab Sandra
Sesampainya di kafe, mereka langsung berkumpul dengan Rangga dan Kevin yang sudah datang lebih dulu.
" Hai Vania. " Sapa Rangga kepada anaknya Sandra.
Rangga pun mengendong Vania dan mengajak Vania bercanda. Vania hanya tersenyum melihat tingkah ketiga laki - laki yang membuat mimik wajah aneh.
Sementara Sandra tersenyum melihat tingkah teman - temannya itu. Kini Sandra malah diabaikan oleh teman - temannya karena mereka gemas melihat wajah Vania.
" Hmm. " Sandra berdehem
Namun diabaikan oleh mereka bertiga.
" Kacang terus sampai sukses. " Ucap Sandra pada ketiga temannya itu.
Rangga melihat ke arah Sandra yang kini melihat mereka.
" Guys sepertinya ini sudah saatnya kita membahas tentang pekerjaan kita. " Ucap Rangga
" Aku hampir lupa. " Ujar Kevin
Akhirnya mereka semua membahas hal yang akan mereka lakukan untuk produk yang akan mereka luncurkan.
Sandra sempat melihat sikap Kevin yang sangat menyayangi putri kecilnya itu, hal itu dapat dilihat saat dirinya terus memeluk Vania di dalam dekapannya.
Sementara dari kejauhan ada Wilson yang sedari tadi mengawasi gerak gerik Sandra.
" Lihat ada begitu banyak pria yang bersama Sandra, sepertinya mereka sedang berusaha memikat hati Sandra. " Ujar Kenzo
" Biarkan saja, yang terpenting sekarang adalah Vania. Aku harus mengambil anakku yang kini sedang bersama Sandra. " Ucap Wilson.
" Siang ini kau harus bertemu dengan Sandra dan pastikan kau bersikap lembut padanya. " Saran Kenzo
Wilson pun mendengarkan Saran dari Kenzo agar semua rencananya berhasil.
Setelah selesai, akhirnya mereka semua kembali ke rumah mereka masing - masing, sementara Kevin akan mengantar Sandra pulang.
Sebelum pulang, Kevin sempat membawa Sandra dan Vania mendatangin tempat - tempat yang indah.
Saat ini Kevin sedang berusaha untuk membuat Sandra jatuh cinta pada dirinya, namun usahanya gagal karena Sandra sendiri masih memiliki rasa trauma karena masa lalu nya itu.
" Sandra. " Panggil Kevin yang saat itu sedang mengendong Vania.
" Iya. Ada apa? " Tanya Sandra
" Sepertinya kini aku sudah jatuh cinta padamu. " Ucap Kevin tegas dan Saat itu Sandra langsung melihat ke arah dirinya.
" Cinta? Bagaimana mungkin ada cinta? Kita saja baru kenal 2 hari. "
" Aku tak tahu, yang jelas saat ini aku merasa senang saat berada di dekatmu. Boleh kan jika aku mencintai dirimu? Apa kau mau menjadi kekasihku " Tanya Kevin
" Hmm gimana ya. " Pikir Sandra
" Berpikir lah dulu, aku akan sabar menunggu jawaban darimu. " Ucap Kevin yang tahu kalau Sandra sepertinya belum siap untuk memiliki kekasih lagi.
__ADS_1
Setelah itu Kevin langsung mengantar Sandra pulang.
Saat ditengah perjalanan, ada sebuah mobil yang menabrak mobil yang dibawa oleh Kevin.
Dengan cepat Kevin melindungin Vania supaya tidak terbentur, Vania selamat namun Kevin dan Sandra kini pingsan.
Dengan cepat Wilson dan Kenzo membawa Sandra dan Vania pergi meninggalkan tempat itu.
Sandra diletakan di kursi belakang sementara Vania di gendong oleh Wilson.
" Apa kita harus kerumah sakit dulu untuk mengobati Sandra? " Tanya Kenzo yang sedang menyetir.
" Tak perlu, kita bawa saja Sandra ke markas kita. " Ucap Wilson.
Sesampainya di markas, luka Sandra di obati oleh Kenzo sementara Wilson melepaskan rasa rindunya pada Vania.
" Anaknya Papa cantik sekali. " Ucap Wilson sambil mengendong anaknya.
" Udah selesai, lalu mau kita apakan Sandra? " Tanya Kenzo
" Nanti aku akan pikirkan. " Jawab Wilson
" Ya sudah lebih baik aku pulang sebelum Sandra sadar. " Ujar Kenzo.
Kenzo pergi meninggalkan Wilson bersama Sandra di markas mereka berdua.
Hari berganti malam dan Sandra belum juga sadar.
Sementara Vania kini sudah tidur di kamar.
Wilson meletakkan Sandra di kursi sofa, dan semalaman ini Wilson menemani mantan istrinya itu.
" Kenapa dia belum sadar juga? Apa kepalanya itu terbentur terlalu keras? " Ucap Wilson
Di lokasi lain, Kini Kevin telah dirawat di rumah sakit dan sudah sadar.
Sementara Rizki masih belum tau bahwa kini Sandra sedang bersama Wilson.
" Dokter gimana keadaan wanita yang bersama saya?" Tanya Kevin
" Wanita? Setahu saya anda ditemukan di lokasi itu sendirian. " Jawab Dokter yang merawatnya.
" Tapi tadi saya bawa teman beserta bayi yang berumur 1 tahun. " Ujar Kevin yang sekarang khawatir.
Dokter mengira bahwa Kevin saat ini sedang mengalami Delusi akibat benturan di kepala pasiennya.
Kevin merasa khawatir dan langsung menghubungin Arjun agar dia mencari keberadaan Sandra dan Vania.
Dengan cepat Arjun mendatangi lokasi kejadian kecelakaan yang dialami Kevin.
" Kira - kira kemana perginya Sandra? " Batin Arjun bertanya - tanya.
Karena tak kunjung menemukan Sandra, Arjun kembali ke rumah sakit untuk menemui Kevin.
Di markas Wilson dan Kenzo
" Kepala ku sakit sekali. Aku dimana? Wilson? Kenapa dia disini? Aku dimana ini? " Ucap Sandra yang baru sadar.
Kini Sandra sudah sadar dan ia sangat terkejut saat melihat Wilson yang ada disebelahnya.
Sandra berusaha bangkit dari sofa itu, namun Wilson terbangun karena gerakan Sandra.
__ADS_1
" Kamu mau kemana? " Tanya Wilson
" Mau pulang. " Jawab Sandra datar.
Wilson mendekati Sandra dan dengan cepat Sandra menolak tubuh Wilson hingga jatuh.
" Jangan dekati aku! " Ucap Sandra
" Ok baiklah, sekarang kau duduk dulu. Kau itu baru saja sadar. " Ujar Wilson.
" Dimana anakku? " Tanya Sandra.
" Entahlah aku gak tau. " Jawab Wilson.
Sandra mencari - cari dimana keberadaan Vania, namun langkah kakinya terhenti karena kepalanya begitu pusing.
Wilson membantu Sandra untuk duduk dan memberikan Sandra air putih.
" Aku sudah bilang kalau kau itu belum terlalu pulih. "
" Dimana anakku? " Tanya Sandra
" Aku tidak tahu. " Jawab Wilson datar
Saat ini Sandra terlalu lemah untuk menghadapi Wilson yang kini sedang menyembunyikan anakknya.
" Dengar ya Sandra, Vania itu juga anakku, jadi aku juga berhak untuk merawatnya. "
" Malam ini kita akan menghabiskan waktu bersama. Apa kau senang? " Bisik Wilson di telinga Sandra
" Kau mau ngapain? " Tanya Sandra lirih
" Mmmhh aku mau menghabiskan waktu berdua bersamamu malam ini. " Jawab Wilson sambil memegang tangan Sandra
Wilson mencium pipi Sandra secara tiba - tiba dan itu membuat Sandra terkejut.
Plakk.. ( Sandra menampar pipi Wilson. )
" Wah kamu kasar sekali. " Ucap Wilson
" Kau jangan kurang ajar ya. " Ujar Sandra tegas.
Sandra langsung kabur dari rumah itu, namun dia tak bisa kabur karena pintu telah terkunci semua, sementara jendela penuh dengan jerjak dan itu lah yang membuatnya sama sekali tidak bisa kabur.
Tangisan Vania terdengar dari dalam kamar yang berada di sebelah Sandra.
Dengan cepat Sandra masuk ke kamar itu dan langsung memeluk Vania.
" Vania. "
Wilson masuk dan langsung mengunci pintu kamar dan menyimpan kunci itu di atas lemari.
Wilson menghampiri Sandra yang kini sedang memeluk Vania.
Sandra langsung menghindar dari Wilson.
" Kenapa kau menjauh? Aku ingin melihat Vania. " Ucap Wilson yang kembali mendekati Sandra.
Sandra langsung mengambil Vas bunga yang ada di sampingnya.
" Kau menjauhlah, jika kau mendekat maka kau akan ku lempar. " Ancam Sandra pada Wilson.
" Ok aku menjauh. " Ujar Wilson yang berpura - pura takut.
__ADS_1
Setelah menjauh, Sandra langsung mencoba untuk menenangkan tangisan Vania.
JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN FAVORIT...