SIMPANAN SUAMIKU

SIMPANAN SUAMIKU
75. ( part 2 )


__ADS_3

Sandra kini telah sampai di pusat belanja dan dirinya langsung turun untuk membeli beberapa pakaian.


Saat sedang berbelanja, Sandra melihat Merissa yang saat itu berada di sampingnya.


" Eh ada kamu. " Ujar Merissa


Sandra mengabaikan Merissa yang ada di sampingnya itu.


" Jadi Merissa sudah memilik bayi laki - laki. " Ucap Sandra dalam hati.


Sandra juga merasa heran kenapa Merissa bisa datang ke Mall ini. Tanpa Sandra sadari, dirinya telah membuat Merissa merasa iri karena melihatnya sedang memilih beberapa baju.


" Apa dia mau pamer kepadaku? Dia kira hanya dia yang bisa membeli pakaian sebanyak itu. " Gumam Merissa dalam hati.


Merissa pun mengambil beberapa baju dan langsung membayarnya.


Sandra juga ingin membayar beberapa pakaian yang telah ia beli.


" Hei apa kau tidak bisa mengantri? " Tanya Merissa kesal


" Tidak. "


Kasirnya pun melayani Sandra duluan, setelah itu baru Merissa. Saat mau melakukan pembayaran, kasir tersebut sempat protes kepada Merissa, hal itu terjadi karena Merissa ingin mengembalikan pakaian yang ia beli.


Mendengar semua itu, Sandra yang berada tak jauh dari kasir itu pun Sandra langsung kembali dan menanyakan apa yang terjadi.


Ternyata Uang yang di bawa Merissa itu kurang makanya ada pakaian yang dikembalikan oleh Merissa.


" Apa kau sudah jatuh miskin? " Tanya Sandra


" Tentu saja tidak. Aku hanya membawa uang sedikit tadi. " Jawab Merissa yang berusaha untuk meyakinkan Sandra.


Sandra langsung mengambil pakaian yang akan dibalikan oleh Merissa dan memberikannya pada kasir untuk segera di hitung jumlahnya.


" Berapa semuanya? " Tanya Sandra pada kasir wanita


" Jumlahnya 3.500.000. "


Sandra mengeluarkan uangnya dan menyerahkannya pada kasir, sementara belanjaan itu diberikannya pada Merissa.


" Ini. Lain kali kalau belanja di mall itu harus bawa uang yang banyak. " Ujar Sandra sambil menyerahkan pakaian tadi


Merissa mengambilnya " Aku tau, aku tadi lupa. Nanti uangmu akan ku ganti. " Ucap Merissa


" Ok. Akan aku tunggu. " Sandra langsung pergi meninggalkan Merissa yang.


" Kenapa aku harus bertemu dengan wanita itu. " Ucap Sandra. Dengan cepat Sandra langsung kekuar dari Mall itu dan langsung kembali pulang kerumahnya.

__ADS_1


" Kenapa aku harus bertemu dengan Sandra? Sumpah itu tadi kejadian yang memalukan. Merissa kenapa kau begitu bodoh. " Ucap Merissa yang saat itu berjalan keluar.


Merissa pulang di jemput oleh Abangnya.


" Darimana kau mendapatkan uang untuk belanja di Mall? " Tanya Almero


" Aku bekerja tadi malam. " Jawab Merissa


" Malam ini aku akan membawa Zayn untuk tinggal bersamaku. "


" Apa kau gila? Zayn itu masih membutuhkan Asi dariku. " Ucap Merissa kesal


Merissa berdebat dengan Abangnya karena Zayn yang akan dibawa pergi dari dirinya.


Almero melakukan itu karena dirinya tak ingin kalau keponakan itu hidup susah karena kedua orang tuanya.


Merissa sama sekali tak mengijinkan Almero untuk membawa anaknya, sementara Almero pun mengerti dengan keputusan adiknya.


Sesampainya di kontrakan, Merissa masih merasa kesal karena kejadian di Mall tadi.


" Apa dia belum menyadari kalau sekarang dia itu sedang kena karma. " Gumam Almero dalam hati.


Di rumah Sandra


" Wajahmu kenapa kok cemberut gitu? " Tanya Rizki


" Aku lagi kesal. " Jawab Sandra


" Kepo. " Jawab Sandra singkat.


" Dasar anak ini. " Ucap Rizki yang langsung menyentil telinga Sandra


" Sakit lo. " Ucap Sandra yang sedang memegangin telinganya yang merah itu.


Rizki pun pergi meninggalkan Sandra sendirian di ruang keluarga.


" Dasar aneh. " Teriak Sandra kepada Rizki


Rizki yang mendengar itu hanya mengabaikan Sandra yang terus berteriak meledek dirinya.


Karena kesal, Sandra pergi ke kamar Vania.


Sandra mengambil Vania dan membawanya ke kamarnya.



" Anak mama ini cantik sekali. " Ucap Sandra yang sedang mengendong Vania.

__ADS_1


Sementara dari luar, ada Wilson yang sedang melihat rumah mewah Sandra dari jauh.


" Jadi ini kediaman baru Sandra. Aku akan membalas Sandra dan aku akan mengambil Vania dari tangannya. "


" Untuk sekarang aku akan muncul lagi di dalam kehidupannya Sandra, Aku akan membuat Sandra kembali dekat dengan diriku, setelah itu pelan - pelan akan aku ambil alih semua yang menjadi milikku dulu. " Ucap Wilson


Saat mau pergi dari rumah Sandra, Wilson melihat Sandra yang sedang mengendong Vania.


" Anakku.. Vania bersabarlah sayang, nanti papa akan membawamu kembali pada papa. " Gumam Wilson


Wilson harus pergi meninggalkan rumah Sandra karena dia harus kembali bekerja.


Dari balik jendela, Sandra melihat ada seorang pria yang berjalan melewati rumahnya.


" Kenapa postur badan pria yang berjalan itu mirip sekali dengan Wilson. " Ucap Sandra.


" Wilson? Kenapa kau menyebut namanya? " Tanya Rizki yang tiba - tiba masuk ke dalam kamar Sandra


" Tadi aku melihat orang yang mirip dengannya melewati rumah ku. " Jawab Sandra


" Sudahlah, abaikan saja dan jangan ingat - ingat Wilson lagi. " Ujar Rizki


" Baiklah. "


Saat itu sebenarnya Sandra belum sepenuhnya bisa melupakan Wilson, semua yang diperbuat Wilson begitu menyakitkan sehingga membuat Sandra sulit melupakannya.


Di tempat lain ada Wilson yang sedang memikirkan rencana yang akan ia buat untuk menaklukan hati Sandra lagi.


" Apa yang harus aku lakukan sekarang? Aku bingung sekali. " Gumam Wilson dalam hati.


" Sayang kok melamun? " Tanya Merissa


Melihat Merissa, tiba - tiba Wilson memikirkan satu ide yang akan dia jalankan untuk kembali menaklukan hati Sandra.


" Sepertinya rencana ini akan berhasil. " Gumam Wilson lagi.


" Sayang " Teriak Merissa


" Kamu bisa gak sih gak usah teriak, aku pusing dengarnya. "


" Kamu kenapa sayang? " Tanya Merissa


" Entahlah, aku ke kamar dulu. " Wilson pergi meninggalkan Merissa.


Wilson akan menjalankan rencananya itu dalam waktu dekat tanpa sepengetahuan dari istrinya itu.


Sementara Merissa hanya merasa bingung melihat tingkah suaminya.

__ADS_1


" Mungkin dia lagi kecapekan. " Ucap Merissa yang melihat suaminya sedang kesal.


JANGAN LUPA DI LIKE, VOTE DAN FAVORIT...


__ADS_2