
Sandra kembali ke dalam kamarnya, dan melihat suaminya yang sudah memejamkan mata.
" Sayang udah tidur? " Tanya Sandra yang sedang menutup Gorden jendela.
Suaminya tak menjawab sama sekali. Sandra pun menghampiri suaminya.
Mata Sandra tertuju pada hp Suaminya, dan dirinya langsung mengambil hp untuk diperiksa.
Saat di periksa, hp nya Wilson aman karena tak ada pesan atau telpon dari wanita lain, setelah itu Sandra pun tidur.
Keesokan harinya.
Sandra menyiapkan sarapan pagi untuk suaminya.
" Pagi sayang. " Sapa Wilson
" Pagi. Ayo kita sarapan dulu. " Ajak Sandra
" Kamu masak apa sayang? " Tanya Wilson
" Aku masak ini. " Jawab Sandra menunjukan menu sarapan pagi ini.
" Kelihatannya lezat. " Ucap Wilson
Mereka berdua sarapan bersama dan Wilson memuji masakan istrinya.
" Ini enak sekali. Makasih ya sayang. "
Sandra tersenyum melihat suaminya yang suka dengan sarapan yang ia buat.
" Hari ini kamu ke kantor? "
" lagi enggak hari ini, cuma aku harus menemui Arjun hari ini, apa aku boleh menemuinya? "
" Suruh saja Arjun datang kesini. " Ujar Sandra
" Iya sayang. " Ucap Wilson yang menurut dengan ucapan sang istri.
Dengan perasaan yang amat terpaksa Wilson harus menyuruh Arjun agar datang ke rumahnya.
Padahal hari ini harusnya Wilson bertemu dengan Merissa.
" Gagal lagi. " Gerutu Wilson dalam hati.
" Sayang kenapa kok wajahnya gitu? " Tanya Sandra yang melihat wajah suaminya yang agak kecewa
" Hmm gak apa apa sayang. " Jawab Wilson tersenyum.
__ADS_1
Lagi lagi Sandra melarang suaminya untuk keluar, sebenarnya Sandra melakukan ini hanya untuk berjaga - jaga saja.
Setelah selesai sarapan, Arjun pun datang.
" Ada apa? " Tanya Arjun
" Aku mau bahas kerjaan. " Jawab Wilson
Wilson membawa Arjun ke ruang pribadinya.
Sandra menunggu mereka berdua di ruang tamu sambil bermain hp.
Siang hari di kediaman Wilson dan Sandra.
Sandra pergi keluar dari rumahnya untuk menenangkan pikirannya.
Sandra kini sudah berada di restauran sederhana yang berada tak jauh dari rumahnya.
Saat Sandra berada di tempat itu, Sandra melihat pria yang kemarin ia lihat di pantai dan lampu merah.
" Itu kan pria yang semalam. " Gumam Sandra yang melihat pria itu sedang membaca buku.
Pelayan pun datang membawa makanan yang dipesan oleh Sandra.
" Hmm terima kasih. "
Sandra menikmati makanan yang telah disajikan di meja nya.
Pria itu melihat Sandra yang sedang makan.
" Apa dia kesini sendiri? Mana suaminya? Seharusnya suaminya menemaninya. " Ucap Pria itu dalam hati
Di rumah Wilson dan Sandra.
Wilson meminta bantuan Arjun agar dirinya bisa menemui Merissa, namun Arjun menolak permintaan sahabatnya itu.
Arjun sengaja menolak permintaan Wilson karena dirinya tak mau ikut campur dan tak ingin menyakiti Sandra.
" Apa kau akan bercerai dengan istrimu itu? " tanya Arjun
" Tentu tidak. "
" Lalu kenapa kau berselingkuh? Istrimu itu kurang apa sih? Cantik sudah, pintar masak sudah jelas, Seksi juga ia. " Ujar Arjun
Sejenak Wilson sempat memikirkan semua yang dibilang arjun.
" Ada benar juga apa kata Arjun. " Gumam Wilson dalam hati.
__ADS_1
" Lebih baik segara akhiri hubunganmu dengan wanita itu. " Saran Arjun
" Iya iya. " ucap Wilson kesal.
Setelah itu Arjun kembali pulang, sementara Wilson masih berada di ruang pribadinya.
Wilson menghela nafas. " Bagaimana ya caranya agar aku bisa menemui Merissa. " Ucap Wilson.
Wilson terus berfikir hingga akhirnya dirinya menemukan satu ide yang bagus yang akan ia gunakan malam ini.
Sementara Sandra yang sudah selesai makan siang, dirinya langsung kembali pulang kerumahnya.
Pria yang tadi di restauran itu, kini berada di depan Sandra.
" Aku belum pernah melihat pria itu. Apa dia orang pindahan ya? " Ucap Sandra pelan.
Saat sudah sampai di depan pagar rumahnya, Sandra melihat pria itu masih terus berjalan.
Sandra langsung masuk karena Wilson telah memanggilnya.
" Sayang habis darimana? "
" Aku habis dari restauran yang disana. " Jawab Sandra.
Hari pun berganti malam.
Wilson melancarkan idenya agar dirinya di beri ijin untuk keluar.
" sayang aku boleh kerumah sakit? Saat ini temanku baru saja mengalami kecelakaan dan saat ini dia sedang dirawat di rumah sakit. " Ucap Wilson kepada istrinya.
" Siapa nama temanmu itu? " Tanya Sandra
" Ahmad. " Jawab Wilson
" Apa aku boleh menjeguknya sayang? " Tanya Wilson lagi.
" Besok saja. Ini sudah malam. " Jawab Sandra datar.
" Sebentar aja lo sayang. Masa gak boleh sih. " Ujar Wilson
" Bukan gak boleh, Ini sudah malam. Besok saja jika kamu ingin menjenguk temanmu itu. " Ucap Sandra.
" Sayang yang kecelakaan ini teman dekat aku. Boleh ya aku melihatnya di rumah sakit. " Ucap Wilson memohon pada istrinya.
" Kalau aku bilang besok, ya berarti besok! " Ujar Sandra dengan tegas.
" Gagal lagi. " Gumam Wilson dalam hatinya.
Ide yang telah di rencanakan oleh Wilson ternyata gagal karena istrinya tetap tak mengijinkan dirinya untuk keluar dari rumah.
__ADS_1