
Setelah berhasil menjebak Wilson, Merissa kembali ke kamar hotel yang ia tempatin. Tapu sebelum masuk dirinya memberi uang yang berjumlah besar pada rekan kerja Wilson.
" Ini imbalan untuk kalian. " Ucap Merissa sambil memberikan uang itu.
" Terima Kasih. "
Setelah memberi mereka semua uang, Merissa kembali masuk ke dalam kamar hotelnya.
" Sebentar lagi Wilson akan menjadi milikku. Aku akan buat dia jadi mencintaiku dan menikahiku. " Ucap Merissa sambil merebahkan tubuhnya di spring bed.
Sementara itu Wilson masih berada di luar hotel dan hari ini dirinya akan bertemu dengan Rangga.
Rangga baru bisa datang hari ini untuk mengurus pekerjaannya.
Tak lama kemudian Rangga menghampirinnya.
" Sorry ya gue lama. " Ucap Rangga
" Iya gak apa - apa. Ayo kita pergi dari sini. " Ajak Wilson
Rangga mengikuti langkah kaki Wilson yang mengarahkannya ke hotel.
Setelah pesan kamar, mereka berdua masuk ke kamar hotel mereka masing - masing.
Belum lama masuk ke kamarnya, Wilson kembali keluar untuk menemui Merissa. Kamar hotel Merissa berada di lantai 5.
Wilson mengetuk pintu kamar Merissa, dan Merissa membukanya.
" Mau apa lagi anda kesini? " Tanya Merissa
" Bisa kita berbicara didalam? " Tanya Wilson balik
" Bisa. Yasudah silahkan masuk. " Ucap Merissa
" Yeayy akhirnya dia menemui diriku. " Gumam Merissa dalam hati
Saat di dalam, Merissa berpura - pura masih marah pada Wilson.
" Kamu masih marah sama aku? " Tanya Wilson dengan nada bicara yang lembut
__ADS_1
" Entahlah. " Jawab Merissa singkat.
" Aku minta maaf ya soal kejadian yang kemarin. Soalnya kemarin itu aku lagi banyak pikiran dan sedang tak ingin di ganggu. " Jelas Wilson sambil berusaha mendekati Merissa.
Awalnya Merissa bersikap seolah menolak, namun setelah lama di bujuk oleh Wilson akhirnya dia luluh dan kembali mendekati Wilson.
Kali ini bukan Merissa yang mengajak Wilson untuk berselingkuh, namun sebaliknya. Merissa merasa senang dan langsung mau dijadikan selingkuhan.
Semenjak mereka berdua menjalin hubungan spesial secara diam - diam, mereka sering menghabiskan waktu berdua, bahkan Wilson sampai lupa dengan istrinya yang berada di rumah.
Sudah seminggu Wilson tak mengabarin istrinya, dan ketika istrinya menelpon, Wilson sengaja tak mengangkat panggilan.
Sementara Merissa merasa sangat senang karena telah berhasil membuat Wilson jatuh cinta padanya.
Sampai di suatu malam di alun - alun kota.
" Aku senang sekali karena bisa menghabiskan waktu bersamamu. " Ucap Wilson kepada Merissa
" Aku juga senang sayang. " Ujar Merissa
" Lalu apakah kamu sudah mencintai aku dengan sepenuhnya? " Tanya Merissa yang melihat wajah tampan Wilson.
" Baguslah. Lalu bagaimana dengan istri kamu? " Tanya Merissa lagi.
" Selama Sandra tidak tahu tentang hubungan kita, maka kita akan melanjutkannya. " Jawab Wilson dengan enteng.
" Lalu apakah kita akan menikah? " Tanya Merissa
" Menikah? " Ucap Wilson dengan sedikit rasa ragu.
" Iya. Apa kamu tidak ingin menikahi diriku? "
" Kita lihat saja nanti. " Jawab Wilson.
Mereka berdua pun kembali berjalan dengan mesra sambil bergandengan tangan.
Semenjak selingkuh dengan Merissa, Wilson seakan melupakan istrinya yang tengah hamil.
Di Rumah Sandra
__ADS_1
Sandra merasa sangat cemas karena sudah 11 hari suaminya tidak menjawab telpon darinya, bahkan suaminya juga tak membalas pesannya.
" Ada apa dengan suamiku? Bukannya dia bilang bahwa dia hanya 7 hari berada diluar kota, tapi ini udah sebelas hari. " Ucap Sandra yang merasa Khawatir.
Sandra sendiri tak pernah berfikir bahwa suaminya akan berselingkuh disana, dirinya sangat mempercayai suaminya.
Karena merasa ada yang janggal, dirinya pun datang ke kantor Wilson. Menurut keterangan Varun harusnya Wilson sudah pulang karena semua rekannya juga sudah kembali termasuk Rangga.
" Apa dia tak mengabarimu? " Tanya Rangga
" Tidak. "
" Setauku kemarin dia bilang ada urusan lain yang harus dia kerjakan. " Jelas Rangga.
" Urusan apa? " Tanya Sandra
" Kerjaan, tapi aku gak tau itu kerjaan apa. " Jawab Rangga.
Perasaan sesak di dada tiba - tiba Sandra rasakan karena terlalu memikirkan suaminya.
" Ada apa dengan Wilson? Kenapa dia tak pulang? " Guman Rangga bertanya - tanya.
Setelah itu Sandra kembali ke rumahnya, dirinya menceritakan semuanya pada mertuanya.
Untungnya mertuanya itu baik dan karena mertuanya perasaan Sandra merasa sedikit tenang.
Kandungan Sandra pun kini menginjak ke 6 bulan dan sudah hampir sebulan suaminya tak pulang untuk menemuinya.
Sandra yang merasa kesal sempat ingin menghampiri suaminya yang berada diluar kota, namun mertuanya melarangnya karena kondisinya yang sedang hamil.
Merasa ada yang aneh, Arjun turun tangan untuk mencari tahu tentang Wilson.
" Aku akan keluar kota, kamu tenang saja. " Ucap Arjun pada Sandra.
" Makasih ya. " Ucap Sandra
Semenjak Arjun pergi ke tempat Wilson kerja, Arjun baru mengabari Sandra dalam waktu 3 hari. Arjun mengatakan bahwa dirinya dan Wilson akan pulang dua hari lagi.
Mendengar itu perasaan Sandra menjadi sedikit lebih tenang.
__ADS_1
JANGAN LUPA VOTE DAN DI LIKE YA...