SIMPANAN SUAMIKU

SIMPANAN SUAMIKU
66. PISAH RANJANG


__ADS_3

Wilson pergi menyusul Sandra ke dalam kamar.


" Sayang kamu kenapa sih? " Tanya wilson


" Kenapa? Kamu itu yang kenapa? Seharusnya kamu tak tergoda dengan wanita murahan yang berada diluaran sana. " Ujar Sandra


" Tergoda apanya? Udahlah sayang, aku lagi malas ribut. Kita tidur saja. " Ucap Wilson.


" Iya kita tidur. Tapi mulai malam ini dan malam malam seterusnya, aku gak mau tidur dengan dirimu." Ucap Sandra.


" Aku gak mau tidur di tempat lain lagi sayang. Udahlah jangan kaya gini. " Ujar Wilson


Sandra mengusir suaminya dari kamar dan membiarkan suaminya tidur di kamar lain, sebelumnya Sandra membawa Vania ke dalam kamarnya.


" Hari ini Vania tidur sama mama ya. Temani Mama. " Ucap Sandra pada anaknya yang sudah terlelap.


Sandra menaruh Vania di tempat tidurnya.


" Ini mama kasih batasan dulu biar nanti kamu gak jatuh. " Ujar Sandra.


Dikamar lain.


" Sepertinya aku harus hati - hati dulu agar Sandra tak mengetahui bahwa aku sudah menikah lagi. " Gumam Wilson


" Aku akan memberitahu semuanya pada Sandra nanti jika dirinya sudah agak tenang. "


Semalaman ini Wilson merasa stres karena Sandra yang kembali marah kepada dirinya.


Sementara malam Ini Sandra berniat untuk mengawasi Suaminya mulai esok hari.


Pagi hari


Walaupun sedang marah besar kepada suaminya, Sandra tak melupakan perannya sebagai seorang istri. Dirinya tetap menyiapkan sarapan pagi untuk suaminya itu.


Hari ini Sandra sama sekali tak berbicara dengan suaminya itu, jika dulu Sandra sering menemani Wilson makan, kini dirinya membiarkan suaminya makan sendiri.


Saat ini Sandra sedang memberi Asi untuk Vania.


Lalu suaminya pergi tanpa ijin dari Sandra, melihat hal itu Sandra langsung bergegas untuk mengikuti suaminya itu.


" Mobilku mana? " Ucap Sandra yang melihat mobilnya sudah tak berada di garasi.

__ADS_1


Saat Sandra melihat ke arah gerbang, nampaklah sebuah mobil yang terparkir disana.


Sandra menghampiri mobil itu dan ada seorang pria didalam mobil itu yang mau mengajaknya untuk mengejar mobil Wilson.


" Ikutlah denganku, Aku akan membantumu untuk mengejar mobil suamimu itu. " Ajak pria itu


" Sepertinya aku pernah melihat pria ini. Pria ini kan yang aku lihat di restaurant waktu itu. " Gumam Sandra dalam hati.


" Ayo naik, kasihan bayimu kena panas. Tenang saja aku gak akan menyakitimu. " Ujar pria itu


" Nyonya ikut saja dengan pria itu. " Ucap Alex yang tiba - tiba datang


" Apa kau mengenalnya? "


" Iya nyonya, cepatlah naik sebelum anda ketinggalan jauh oleh mobil Tuan Wilson. " Ujar Alex


Akhirnya Sandra pun naik mobil bersama pria itu.


Awalnya Sandra sempat bertanya pada pria itu, namun pria itu bilang akan memberitahu semuanya kepada Sandra tentang siapa dia setelah urusan ini selesai.


Mereka berdua melihat mobil Wilson terparkir di kantor.


" Kamu harus kuat dan tegar jika nanti terjadi sesuatu yang tak kau inginkan. " Ucap pria itu.


" Tentu bisa. "


Sandra pun memberikan anaknya kepada pria itu, setelah itu Sandra langsung keluar dari mobil itu.


Sandra masuk kedalam perusahaan itu dengan bantuan Rangga agar tidak diketahui oleh suaminya.


" Dimana suamiku? "


" Di dalam ruangannya, dan saat ini dia sedang bersama Merissa. " Jawab Rangga


" Merissa? Siapa dia? " Tanya Sandra lagi.


" Mmm kamu bisa cari tau sendiri, soalnya aku tak tega untuk memberitahu dirimu. Kamu tunggu saja disini, sebentar lagi mereka akan keluar. " Ujar rangga.


Dan benar saja, Wilson bersama Merissa keluar dari dalam ruangan kerja Wilson.


Saat masih didalam kantor, Wilson dan Merissa terlihat seperti biasa saja, namun saat diluar, Wilson berjalan dengan mengandeng Merissa.

__ADS_1



Saat melihat hal itu Sandra ingin melabrak mereka berdua, namun dihentikan oleh pria itu yang tiba - tiba menghampiri Sandra.


" Jangan melabrak mereka berdua sekarang, kau harus bermain cantik agar keduanya menderita saat kau labrak nanti. " Saran pria itu.


" Kau siapa? " Tanya Rangga.


" Aku dan Sandra permisi dulu. Terima kasih karena telah membantunya. " Ucap Pria itu lalu membawa Sandra pergi.


" Apa Sandra berselingkuh juga? " Gumam Rangga dalam hati.


Sandra dan pria itu kembali masuk ke dalam mobil.


" Ini gendong anak kamu, aku mau menyetir. Apa kita harus mengikuti mereka lagi? " Tanya pria itu


Sandra kembali mengendong anaknya. " Ikuti saja. " jawab Sandra.


" Kurang ajar, jadi Wilson berselingkuh dengan Merissa. Dasar wanita murahan yang tak tau diri. " Ucap Sandra yang sudah marah.


" Kasihan sekali kamu Sandra. Aku akan membantumu nanti. " Gumam Pria itu dalam hati.


Mobil Wilson berhenti di taman dan mereka sedang duduk berdua disana.


Wajah Wilson dan Merissa tersenyum senang, entah apa yang mereka bicarakan sehingga mereka bisa sebahagia itu.


Sandra melihat Wilson membantu Merissa untuk membuka minuman yang mereka beli.



Melihat itu perasaan Sandra sangat Sakit bercampur marah.


" Aku harus melabrak mereka. " Ucap Sandra


" Jangan dulu. " Cegah pria itu


" Apa maksudmu? Kenapa jangan? Dia itu suamiku dan aku gak bisa membiarkan dia bersama dengan wanita murahan itu. " Ujar Sandra


" Aku tahu. Tapi kau harus membuat suami mu menderita dulu, setelah itu baru kau tinggalkan dia dalam keadaannya yang sengsara. Semetara Wanita murahan itu, harus kau hancurkan dia. " Ucap Pria itu memberi saran pada Sandra.


" Ucapan mu ada benarnya juga. Sekarang antar aku pulang. " Ucap Sandra.

__ADS_1


Pria itu mengantar Sandra pulang.


Saat ini Sandra sama sekali belum mengetahui kalau suaminya sudah menikah lagi.


__ADS_2