SIMPANAN SUAMIKU

SIMPANAN SUAMIKU
69. VANIA DIAMBIL ALIH


__ADS_3

Malam ini Wilson berada di rumah sakit untuk menunggu hasil otopsi selesai.


Tak lama kemudian dokter keluar dan menjelaskan semua penyebab kematian keluarganya


" Mereka meninggal akibat keracunan yang tak sengaja di minum oleh mereka, tapi kami belum bisa pastikan kenapa mereka bisa keracunan. " Ujar dokter


" Apa mungkin mereka keracunan dari minuman yang telah mereka minum? " Tanya Wilson


" Itu bisa saja terjadi namun setelah beberapa minuman itu di tes di lab, didalamnya tak ada mengandung racun sianida. " Jawab dokter*.


Saat itu pikiran Wilson sangat kacau karena kejadian yang terjadi hari ini.


Jenazah kedua keluarganya akan dimakamkan besok.


Malam ini Wilson pulang kerumah istri keduanya.


Saat sampai dirumah.


" Kok sepi? Mana istriku? " Ucap Wilson sambil mencari keberadaan Merissa.


" Sayang. " Pangil Wilson.


Wilson terus mencari keberadaan istrinya di rumahnya yang besar itu.


Tak lama kemudian Almero datang untuk menemui Wilson.


" Kau. Mau ngapain kau kesini? " Tanya Wilson pada Almero


" Gara - gara kau, adikku jadi tersiksa. " Ujar Almero


" Tersiksa? Apa maksudmu? " Tanya Wilson lagi.


" Sandra tadi siang menyiksa Merissa, dan saat aku mau menolongnya, aku dicegah dan dihalangin oleh pria yang bersama Sandra. " Jawab Almero


Mendengar pernyataan Almero, dengan cepat Wilson berlari menuju ke arah gudang.


Dan benar saja, Wilson dan Almero menemukan Merissa.


Wilson langsung membawa Merissa ke rumah sakit karena melihat kondisinya yang kini dipenuhi dengan luka dan darah.


Di rumah sakit.


" sayang bagaimana ini bisa terjadi? " Tanya Wilson


" Sandra mau membunuhku karena dia tau kalau kita sudah menikah. " Jawab Merissa sambil menahan tangisnya.


Merissa menjelaskan semua pada Suaminya, bahkan dirinya mendesak suaminya agar segera menceraikan Sandra.


Namun Wilson tak langsung mengiyakan permintaan istri keduanya itu.


" Aku gak mungkin menceraikan Sandra. " Gumam Wilson dalam hati.


Hari demi hari kini kondisi Merissa sudah membaik, namun dirinya masih belum diperbolehkan untuk pulang kerumah.


Sementara Sandra sekarang sama sekali tak memperdulikan suaminya itu.


Kini Tubuh Sandra sudah kembali dikuasai oleh dirinya sendiri.


Sandra tahu bahwa hari ini suaminya akan pulang maka dari itu dia akan memberi pelajaran untuk suaminya.


Siang ini Wilson meminta ijin kepada Merissa untuk menemui Sandra.


" Sayang aku mau pulang ke rumah Sandra dulu. " Ucap Wilson


" Apa kau kesana untuk menceraikan Sandra? " tanya Merissa


" Tidak juga sayang. Aku gak bisa cerai karena aku sudah memilki anak. " Jawab Wilson


" Kalau kamu gak cerai dengannya, maka aku bisa mati. " Ujar Wilson

__ADS_1


" Aku akan melindungi mu sayang. Kamu tenang saja." Ucap Wilson.


Setelah menenangkan Merissa, Wilson pun pergi dari ruang perawatan Merissa.


" Apa kau tidak punya malu? " Tanya Almero


" Apa maksudmu? " Tanya Merissa heran.


" Hei sadarlah, kau itu hanya istri simpanan jadi kau tak berhak menyuruh Wilson untuk menceraikan istri pertamanya. " Ujar Almero


" Setidaknya aku juga istrinya Wilson, dan aku berhak menyuruhnya. " jelas Merissa


" Hahaha... Apa gunanya jika menjadi istri kedua? " Ujar Almero yang sudah merasa jijik melihat adiknya.


" Ingat hidupmu tak akan pernah bahagia, dan Karma akan menghampiri dirimu. " Ucap Almero lagi.


Setelah itu Almero pergi meninggalkan Merissa.


Di rumah Sandra dan Wilson


Di dalam mobil.


" Sandra sudah tau semuanya, lalu bagaimana jika dia marah besar. " Gumam Wilson


" Kenapa nyali ku jadi ciut gini sih? "


Wilson pun akhirinya masuk karena dirinya ingin bertemu dengan Vania.


" Sepi banget nih rumah, kemana yang lain? "


Wilson masuk kedalam kamar Vania, namun dirinya tak menemukan Vania dikamar itu.


" Mungkin Vania dikamar Sandra. " ujar Wilson.


Dengan langkah yang pasti, Wilson berjalan menuju ke kamarnya.


Dan benar, Vania lagi tertidur di ranjang Sandra.



Saat sedang bersama Vania, terdengar suara benda jatuh dari dalam kamar mandi.


Wilson langsung menoleh. " Suara apa itu? Apa itu Sandra? "


" Sayang... Sayang kamu dimana? " Panggil Wilson


" Sayang didalam ya? Aku buka pintunya ya? "


Wilson membuka pintu kamar mandi, dan ternyata Sandra tak berada di sana.


Wilson pun membuka ruang tempat penyimpanan Senjata miliknya. Dirinya melihat Sandra yang sedang duduk dan ada pisau yang terletak di paha istrinya itu.



" Sayang sedang apa disini? " Tanya Wilson.


Sandra menatap tajam kearah suaminya itu.


Wilson menghampiri istrinya itu.


" Sayang kok disini? Kenapa rumah ini sepi sekali? mana yang lain? " Tanya Wilson, Mata Wilson melihat pisau yang berada di paha istrinya itu.


" Mereka aku singkirkan. " Jawab Sandra Datar.


Sandra pun berjalan menghampiri suaminya itu.


Dengan cepat Sandra menyayat pipi Wilson dengan menggunakan pisau yang ia pegang.


" Sayang.." Ucapan Wilson di potong Sandra.

__ADS_1


" Sayang apanya? " Bentak Sandra


" Dengar ya, mulai hari ini esok dan seterusnya jangan pernah panggil aku dengan sebutan sayang. "


Wilson terus memegangin pipinya yang terus mengalirkan darah.


Sandra semakin mendekat ke arah Wilson, Saat sandra ingin menusuk Wilson, namun dengan cepat tangannya ditahan oleh Wilson.


" Lepaskan tanganku! "


" Apa kau akan membunuhku? "


" Iya. Aku akan menghabisi kalian semua! " Ujar Sandra.


Wilson berusaha mengendalikan amarah Sandra yang saat ini sedang ingin membunuh dirinya.


" Maafkan aku sayang. " Ucap Wilson lalu dirinya terpaksa mendorong istrinya itu hingga jatuh.


Dengan cepat Wilson keluar dari tempat itu lalu mengambil anaknya untuk dibawa pergi.


Sandra pun kembali berdiri dan mengejar Wilson.


Sandra menyadari kini anaknya sudah tidak ada di ranjangnya.


" Vania. " Ucap Sandra


Sandra berlari dengan cepat saat dirinya mengetetahui bahwa anaknya dibawa oleh Wilson.


" Wilson!!! " Teriak Sandra


" Kembalikan Vania kepadaku! "


Wilson menoleh ke arah Sandra. " Tidak akan! Vania akan ku bawa, karena jika dia berada di rumah ini maka Vania juga akan terluka. " Ujar Wilson


" Aku Mama nya. Jadi gak mungkin aku menyakiti anakku sendiri. Kembalikan Vania padaku. " Ucap Sandra.


" Maafkan aku Sandra. " Ucap Wilson


DORR.


Wilson menembak kaki Sandra, dan Sandra terjatuh seketika, disaat itulah Wilson langsung membawa Vania pergi.


" Dasar licik! " Ujar Sandra sambil menahan sakit.


" Aku akan membalasmu Wilson! "


Sandra berusaha untuk bangkit dan mencoba untuk menghubungin Alex.


Namun yang datang saat itu bukanlah Alex, melainkan Rizki.


Rizki langsung membantu Adiknya itu dan membawanya pergi ke rumah sakit.


Di rumah Sakit


Untungnya Kondisi Sandra saat ini baik - baik saja.


" Apa yang terjadi? " Tanya Rizki


" Wilson membawa anakku pergi, Dan saat aku mengejarnya, dia malah menembak kakiku. " Jawab Sandra.


" Lalu apa yang akan kau lakukan sekarang? " Tanya Rizki lagi


" Aku harus mencari Wilson dengan cepat. " Jawab Sandra.


Sandra langsung mencoba bangkit dan berjalan untuk mencari keberadaan Wilson.


Rizki yang melihat kejadian itu membiarkan Adiknya pergi, sementara Rizki mengurus semua administrasi yang harus ia bayar dirumah sakit itu.


Dirumah sakit yang sama, Wilson membawa Merissa untuk pergi menjauh agar Sandra tidak menyakiti istri simpanannya itu.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN FAVORIT.


__ADS_2