
Setelah selesai berjalan - jalan melihat taman, Rangga dan Salena kembali ke rumah mereka masing - masing.
Sesampainya dirumah, Salena langsung di sambut Wilson yang sudah sangat marah
" Dari mana kamu? " Tanya Wilson
" Dari luar. " Jawab Salena datar setelah itu langsung pergi menuju ke dapur.
Wilson mengikuti Salena dan bilang " Kalau suami lagi ngomong itu harusnya kamu dengarkan. "
" Sudahlah saat ini aku lelah. " Ujar Salena yang menuang air putih
Saat Salena mau pergi dari dapur, tangannya ditarik oleh Wilson.
" Lepaskan tanganku! " Ucap Salena
Wilson menarik tangan Salena dan membawanya kembali ke kamar.
" Aku tanya sekali lagi, kamu habis darimana? " Tanya Wilson yang sudah sangat marah melihat tingkah salena.
" Tadi kan sudah aku jawab. Aku itu dari luar. Lagian kenapa sih kamu tanya aku terus. Dengar ya aku kamu urusin aja urusan kamu sendiri, jangan urusin hidup aku. " Ucap Salena sambil menuju ke tempat tidurnya.
__ADS_1
" Kamu itu kan istri aku. Jadi aku berhak tau kamu barusan pergi kemana! " Ucap Wilson yang meninggikan nada bicara nya.
" Kamu berani ya membentak aku. Dasar kurang ajar." Kata Salena yang sudah sangat marah
Plakk,, Plakk
Dua tamparan keras mendarat di pipi Wilson. Setelah itu Salena langsung pergi meninggalkan Wilson di kamar yang sedang terpaku melihat sikap istrinya yang berani menamparnya.
" Astaga... Istriku itu kenapa? Kenapa dia sudah mulai berani menamparku sebanyak 2 kali? " Ucap Wilson yang masih tidak percaya.
Sedangkan Salena pergi ke kamar ibu mertuanya, dia sama sekali tidak memperdulikan apa yang telah ia lakukan pada Wilson. Saat dikamar ibu, Salena menemukan kertas dibawah kolong tempat tidur.
" Ini pasti Sandra yang menulisnya. " Gumam Salena
Di rumah Rangga
" Entah kenapa aku merasa bahwa Wilson itu ada hubungan spesial dengan Merissa. " Ucap Rangga yang sedang duduk santai
" Jika memang benar mereka berdua selingkuh, lalu bagaimana dengan Sandra? Pasti Sandra merasa sangat sedih, apalagi sekarang Sandra sedang hamil." Ucap Rangga lagi.
Rangga memikirkan bagaimana cara agar dirinya bisa mengawasi Merissa dan Wilson secara bersamaan.
__ADS_1
Di Rumah Arjun
Saat ini Arjun sedang rebahan di kamarnya.
" Aku penasaran sekali dengan kondisi Wilson. Apakah kemarin itu mereka bertengkar? Wilson itu gila juga ternyata. Padahal dia punya istri yang cantik, namun dia masih bisa selingkuh dengan wanita lain. "
" Jika Sandra menjadi istriku, maka Sandra tidak akan aku sia - sia kan. " Ucap Arjun
Arjun sebenarnya merasa senang melihat Wilson berselingkuh dengan wanita lain, karena jika Sandra tau bahwa suaminya berselingkuh, kemungkinan besar mereka berdua bisa cerai.
Tapi Arjun sangat tidak menyukai bila melihat Sandra merasa sakit hati karena ulah Wilson.
" Seharusnya kejadian ini menjadi peluang emas untukku karena setelah mereka bercerai aku bisa memiliki Sandra. Tapi aku tak tega melihat Sandra nanti jika dia tau bahwa suaminya selingkuh, pasti dia akan merasa sangat sedih dan sakit hati. " Gumam Arjun.
Kembali di kediaman Wilson dan Sandra
Salena meminta ijin kepada mertuanya untuk membiarkannya beristirahat di kamar itu.
Sementara Wilson masih memikirkan cara agar istrinya bisa memaafkannya.
" Kepalaku pusing sekali. " Keluh Salena
__ADS_1
" Sepertinya ini sudah saatnya aku harus meninggalkan tubuh Sandra. "
Tak lama setelah itu, Salena pingsan.