
**Sandra yang duduk di tepi kolam renang sendirian di hampiri oleh Kenzo
" Ikut gue yok san. " Ajak Kenzo
" Kemana? " Tanya Sandra
" Markas. " Ucap Kenzo
" Gue ikut ajalah daripada disini juga gue gak ada kegiatan. " Gumam Sandra Dalam hati
" Mau gak? " Tanya Kenzo lagi
" Ya udah ayo. " Jawab Sandra
Sandra dan Kenzo pergi menaiki mobil mereka masing - masing.
" Kira - Kira Kenzo tau gak ya kalau aku ini bukan anak kandung. "
" Aku yakin pasti dia tau. "
Sandra terus berpikir saat dalam perjalanan menuju markas Kenzo.
Sesampainya di markas mereka langsung turun dan memasuki markas.
" Ya udah lo duduk dulu, gue mau naruh jaket dikamar dulu. " Kata Kenzo
" Iya. "
" Sepi banget dimana yang lain ya. " Kata Sandra sambil duduk
" Sandra lo kenapa sih kaya gak semangat gitu. " Tanya Kenzo yang sudah keluar dari kamar
" Gue lagi gak enak badan. " Jawab Sandra
" Mana yang lain? " Tanya Sandra
" Tapi nyari keysa. " Jawab Kenzo
" ya gak mungkin semua kan. " Kata Sandra
" Ada sebagian di belakang mereka lagi menyiksa penyusup. " Ucap Kenzo
" Penyusup dari mafia lain? " Tanya Sandra
" Iya. " Ucap Kenzo
Sandra pun mengabari Vito untuk menanyakan keberadaannya.
" Lo dimana? " Kirim Sandra
__ADS_1
" Diluar nih. " Balas Vito
" lo gak ke markas? " Kirim sandra
" Enggak, malas gue. " Balas Vito
" Gue dimarkas ni sekarang. " Kirim Sandra
" Sama siapa? " Balas Vito
" Kenzo. " Kirim Sandra
" Iya udah gue kesana. "
" yasudah. "
Hp Kenzo pun berdering.
Dan Kenzo mengangkat ponselnya
Setelah 5 menit berbicara dari Hp, Kenzo memberi kabar pada Sandra
" San gue disuruh nyampaikan pesan untukmu dari papamu. " Ucap Kenzo
" Pesan apa? " Sandra penasaran
" Apaan sih mereka. " Ucap Sandra terkejut
Sedangkan Vito yang sudah datang pun hanya mendengarkan saja.
" Gue harus pulang sekarang. " Ucap Sandra
" Gue antar ya san. " Tawar Vito
" Boleh, ayo. "
Sandra menaiki mobil Vito
Sedangkan Kenzo ditinggal di markas.
Didalam Mobil Vito
" Sandra gue udah dapat informasi tentang cewek itu." Ucap Vito
" Nanti malam lo kerumah gue aja. Kita bicarain malam karena gue mau nanya tentang penikahan gue dulu. " Jelas Sandra
" Jam 23:00 malam kita jumpa diluar. " Ucap Vito
" Baiklah. "
__ADS_1
Sandra pun sampai di rumah.
" Gue masuk dulu ya. "
Vito hanya mengangguk dan langsung pergi ke depan namun tidak kembali ke markas.
" Papa kenapa pernikahan Sandra di percepat? " Tanya Sandra
" Karena lebih cepat kan akan semakin bagus. " Jawab Papa
" Kalian selalu saja membuat keputusan tanpa bertanya dulu padaku. Dirumah ini sepertinya aku tidak dianggap ada makanya kalian selalu membuat keputusan tanpa menunggu diriku. " Jelas Sandra dengan Marah
" Bukan seperti itu Nak. " Jawab Mama
" Lalu apa, kan yang aku bilang itu kenyataan kan. Kalian egois sekali jadi orang tua. " Kata Sandra
" Jaga Ucapanmu Sandra. " Bentak Papa
Sandra pun mengabaikan mereka dan langsung keluar dari rumah.
" Sandra mau kemana kamu. " Teriak Papa
Sandra mengabaikan dan Langsung lari sambil menangis
Mobil Vito pun Berhenti tepat di samping sandra
" Masuklah. "
Sandra pun masuk
" Aku benci mereka Vito. Mereka egois. " Ucap Sandra
Melihat Sandra menanggis, Vito memeluk Sandra
" Kamu jangan begitu, mereka adalah orang tua yang merawatmu dari kecil." Ucap Vito
" Aku tau. Tapi aku gak suka mereka selalu saja membuat keputusan tiba - tiba. " Kata Sandra
" Ya udah kamu tenangkan diri kamu dirumah ku. " Kata Vito sambil melepaskan pelukannya.
Vito pun menuju kerumahnya
Vito melajukan mobilnya dengan cepat
TUNGGU KELANJUTANNYA YA
JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN FAVORIT
TERIMA KASIH**
__ADS_1