
Hardi memperhatikan Sandra yang tengah tertelap di sampingnya.
"Selama ini aku selalu menghindari Psikopat, tapi kini aku malah menikah dengan wanita psikopat ini. Sandra adalah psikopat yang sangat aneh yang pernah aku temui. Bagaimana mungkin seorang psikopat bisa mengidap kepribadian ganda secara bersamaan? Sebenarnya siapa yang psikopat? Sandra atau salah satu kepribadian gandanya? Ini sungguh membingungkan." Gumam Hardi.
Setelah memastikan Sandra sudah terlelap, kini Hardi kembali ke kamar Vania untuk melihat keadaan Vania.
"Yuki sekarang kamu bisa kembali ke kamar mu. Biar aku yang menjaga Vania." Ujar Hardi.
"Baik tuan. Saya permisi." Ucap Yuki.
Hardi sangat menyanyangi Vania walau dia tahu Vania itu bukan darah dagingnya.
"Semoga saja gadis kecil ini akan tumbuh dengan baik dan semoga saja nanti nya dia tidak psikopat. Gak bisa aku bayangkan bagaimana nanti jika anak yang sangat aku cintai ini akan tumbuh menjadi seorang psikopat juga. Aku akan sangat sedih sekali." Gumam Hardi dalam hati.
Malam ini Hardi tidur bersama Vania, sementara Sandra tidur sendirian.
• • • •
Pagi hari
Sandra terbangun dari tidurnya dan langsung mencari dimana keberadaan Hardi. Saat Sandra ingin keluar dari kamar dirinya malah mendapati pintu kamar yang terkunci dari luar.
"Seharusnya aku sadar, ini bukan yang pertama kali dia melakukan ini padaku." Gumam Sandra.
Karena pintu di kunci, kini Sandra memutuskan untuk mandi.
__ADS_1
Sementara Hardi masih terlelap di kamar Vania.
Kini Vania kembali di asuh lagi oleh Yuki.
"Yuki, tolong bukakan pintu kamar istriku dan biarkan dia keluar dari kamarnya."
"Baik Tuan." Ucap Yuki.
Setelah itu Hardi kembali melanjutkan tidurnya.
"Selamat pagi Ny. Sandra." Ucap Yuki.
"Pagi. Anakku dimana?" Tanya Sandra.
"Anak Ny. masih di kamar." Jawab Yuki.
"Apa kamu tidak akan bekerja di rumah sakit?" Tanya Sandra.
"Tidak. Pagi ini aku akan membawa mu jalan - jalan di sekitar sini. Maka dari itu bersiaplah." Ujar Hardi.
Setelah mendengar itu, Sandra pergi keluar dari kamar dan membawa Vania ke meja makan.
Sudah banyak menu makanan yang tersedia di meja makan itu.
"Silahkan di nikmati Ny." Ucap pekerja yang ada di rumah itu.
__ADS_1
Sandra hanya tersenyum melihatnya dan langsung menyantap makanan itu.
"Good morning sayang." Ucap Hardi.
"Ayo kita keluar, katanya tadi kamu mau membawa aku jalan - jalan."
"Sebentar lagi. Sekarang sayang masuk aja dulu ke kamar." Ucap Hardi.
Sandra menuruti ucapan Hardi. Sementara Hardi mengabari Rizki untuk mengabari mengenai kondisi Sandra yang terbaru.
• • • •
Di Jakarta.
Rangga merasa kesepian karena Sandra kini sudah pergi dari Indonesia, bahkan Rangga sama sekali tak tahu dimana sekarang Sandra berada.
Begitu juga dengan Jason, dia merasa kini hidupnya hampa tanpa ada Sandra disamping dirinya.
Lalu Arjun, kini dia sudah menikah namun terkadang ia masih suka memikirkan Sandra yang kini keberadaannya sama sekali tak ia ketahui.
Kevin kini tetap fokus bekerja walau Sandra sudah tak ada lagi di samping dia.
Sementara Wilson dan Merissa kini sudah tak tinggal di jakarta lagi. Mereka tinggal di Denpasar Bali.
Wilson memang sudah bisa melupakan Sandra, namun kini dia tersiksa rasa rindu kepada Vania.
__ADS_1
Rumah tangga Wilson dan Merissa mulai membaik dan Merissa merasa sangat senang.
Bersambung...