
Setelah menatap dalam diam Keenan mengangguk beberapa kali "Yah aku mengaku, aku tidak pernah menyukai mu yang kaku seperti patung, aku tidak pernah mencintai mu, aku hanya menyukai Ethan saja, tidak salah kan? Perasaan ku tulus padanya!" Ucapnya lugas.
"Lalu kenapa mau menikah dengan ku? Jika memang tidak mencintai ku, setidaknya katakan, sebelum aku jatuh cinta pada mu!" Sambung keras Nathan. Sejatinya laki-laki itu ingin sekali menampar wajah cantik isterinya tapi dia masih mengingat pesan-pesan ibunya.
"Jangan sampai menyakiti fisik perempuan, bicarakan baik-baik semua masalah, karena hanya dengan begitu, masalah bisa berkurang bahkan menghilang." Pesan Jelita sang ibunda sebelum menikahi Keenan.
"Ceraikan aku kalau begitu, biarkan aku bersama dengan Ethan." Tuntut Keenan.
Mendengar itu Nathan mengepalkan tangannya lengkap dengan rahang yang tegas "Tidak akan, teruslah menjadi istri ku, kau harus tersiksa karena ulah mu sendiri." Ujarnya.
Lelaki itu melengos pergi untuk kemudian meraih pakaian dari dalam lemari sekalian memakai nya, ia lantas bergegas memasuki selimut tebal. Biarlah semua kejadian ini dia anggap angin berlalu.
Menceraikan? Bagaimana dengan reputasinya? Ada nama keluarga Jack group yang menjadi sorotan media. Jika sampai mereka bercerai di usia pernikahan yang masih dalam hitungan hari pasti akan terjadi kisruh di depan istana ayahnya saat paparazi berburu informasi.
Keenan mengepalkan tangannya "Jadi kamu berniat menahan ku Nathan? Kamu menjadikan ku tawanan mu?" Tanyanya.
"Jika kau berpikir seperti itu, anggap saja begitu! Memang begini lah aku." Kata Nathan tanpa menoleh.
Menyandang gurat berang Keenan kembali melanjutkan langkah menuju kamar mandi, setibanya dia memporak-porandakan seluruh barang-barang di tempat itu sambil menjerit-jerit histeris. Cinta, Keenan juga ingin memperjuangkan cinta yang selama ini dia rasakan dengan tulus.
Di tempatnya Nathan memejamkan mata, membiarkan isterinya mengamuk di dalam kamar mandi. Salahnya adalah kenapa tidak mengatakan sebelumnya, setidaknya sebelum Nathan jatuh cinta dan menjadi lebih sakit lagi.
Flashback end
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Ethan melangkah keluar dari kantor dan sosok cantik yang pernah dia tiduri baru saja turun dari mobil.
"Ethan!" Panggil Keenan tersenyum mendatangi dirinya.
"Apa lagi? Apa kau mau merenggangkan hubungan ku dengan Abang ku lagi?" Ethan berjalan tanpa menoleh pada wanita itu.
Terpergok meniduri istri Abangnya sendiri sangat memalukan apa lagi semenjak kejadian itu Nathan menjadi dingin padanya.
__ADS_1
"Ethan! Apa kau berusaha menghindar setelah apa yang terjadi? Kau lari dari tanggung jawab hah?" Berang Keenan mengikuti langkah cepat Ethan.
"Itu hanya kesalahan, kau tahu aku tidak pernah menyukai mu, kenapa kau harus memanfaatkan kondisi mabuk ku? Aku laki-laki bebas, aku tidak mau di jerat oleh satu wanita! Lagi pula kau sudah menjadi istri Abang ku, belajar lah ikhlas menerima!" Sanggah Ethan kemudian memasuki mobil sport miliknya tanpa perduli pada wanita cantik itu.
Di dalam sudah ada Gerald Van Houten teman setia juga Om somplak nya yang sangat tahu luar dalamnya Ethan. Gerald sudah bersiap untuk mengajak keponakannya berjalan-jalan berburu wanita.
Meskipun Om dan keponakan mereka masih sepantaran karena lahirnya yang berjarak sangat dekat hanya selisih satu tahun saja.
"Kita cabut!" Ajak Ethan pada Gerald.
"Tuh cewek ngapain masih ngejar lu hah? Lu pelet dia?" Gerald sedikit mendongak menatap Keenan dari joknya. Terlihat wanita itu menggedor kaca mobil.
"Dia mau ngomong tuh, ladenin dulu gih, kesian!" Kata Gerald, pemuda tampan itu memang tidak tegaan karena sifatnya menuruni ibunya yang dermawan.
"Udah cabut ajah! Om mau gue nongol di berita gara-gara ngembat istri Abang gue!" Sanggah Ethan.
Gerald menggeleng "Kagak sih!"
"Ya udah cepetan jalan! Kita masih perlu nyari dompet gue! Gue yakin tuh cewek masih megang dompet gue!" Kata Ethan.
"Ok, let's go!" Gerald menancapkan gas bergegas pergi berlalu dari halaman parkir kantor pusat Jack group tanpa menoleh ke arah Keenan kembali.
"Keenan kenapa lagi sih sebenernya? Kenapa masih ngejar lu?" Gerald menoleh sekilas pada keponakannya penasaran dengan apa yang terjadi.
"Kemarin pas lu jalan sama Tante. Gue, ga sengaja nidurin dia!"
"What!" Pekik Gerald dan saking tersentak nya hingga menoleh dengan sedikit lama menatap wajah keponakannya.
Ethan manggut-manggut "Yah, gue ngga sadar, gue mabuk Om!" Katanya enteng.
"Lu gila apa? Dia istri Abang lu Setan!" Sergah Gerald memekik. Bisa-bisa nya Ethan acuh pada Keenan setelah menidurinya.
"Iya, gue juga merasa bersalah, tapi gimana lagi? Gue ngga punya perasaan sedikit pun sama tuh cewek, lagian Bang Nathan nyuruh gue menganggap semua itu ngga pernah terjadi." Ujar Ethan.
__ADS_1
"Mungkin, Nathan tahu, lu mabuk waktu itu." Timpal Gerald.
"Mungkin!" Sambung Ethan.
"Apa enak? Gimana rasanya?" Gerald menutup mulutnya menahan geli sendiri.
"Sialan lu!" Ethan mengayunkan kakinya pada betis milik Gerald "Mana gue tahu enak enggak, gue ajah ngga sadar!" Sanggah nya.
Gerald terkikik seakan menertawakan kesalahan keponakannya, seharusnya hal itu di lakukan dengan orang yang benar-benar di cintai.
Susah payah Ethan menahan sang junior untuk tidak celap celup sembarangan selama ini, tapi pada akhirnya terjerembab juga dalam lubang buaya wanita yang tidak dia cintai.
Meskipun Gerald dan Ethan playboy cap kadal buntung, tapi untuk masalah sang junior mereka masih mampu mengondisikan nya.
"Jadi kemana sekarang?" Tanya Gerald setelah itu
Di pandu oleh GPS, Ethan berencana mencari dompet yang di rampas gadis pencopet cantik. Dalam dompetnya terdapat chip yang tersambung dengan ponsel miliknya.
"Sudah dekat Om, kita minggir ke kiri, alamatnya di sini." Instruksi Ethan saat menemui sebuah gang kecil yang bermotif corat-coret graffiti creator.
Gerald menepikan mobilnya lalu mengedarkan pandangannya ke segala arah yang terkesan sangat asing.
"Pantesan nyopet, tinggal nya ajah di perkampungan kumuh, mungkin keuangannya sulit, udah lu relakan ajah deh Then. Lu kan udah matiin semua kartu lu, duit yang di dalamnya juga ngga seberapa, udah ikhlasin ajah." Tuturnya.
Ethan menoleh dengan kening yang mengerut "Bukan masalah duitnya Om, tapi gue mau nyari ceweknya, gue mau nikahin tuh cewek!" Tegasnya lugas.
"Apa?" Pekik Gerald lagi-lagi tersentak dengan mulut yang menganga lebar "Jangan gila lu! Gimana sama jantung Mami elu! Kalo sampe denger anaknya mau nikahin penjambret!" Lanjutnya sembari menampik kepala pemuda itu.
Ethan meringis dan mengelus kepalanya memelas "Gue jatuh cinta Om, beneran, dia cantik banget, gue mau jadiin dia permaisuri hatiku!" Katanya.
"Serah lu ae dah!" Kesal dengan tingkah keras kepala keponakannya, Gerald memalingkan wajah ke arah lain sementara Ethan masih sibuk celingukan mencari sosok cantik yang malam tadi berhasil membunyikan genderang cinta padanya. Baru pertama kalinya detak jantung Ethan begitu kencang karena seorang gadis.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE YA, JUGA TINGGAL KAN JEJAK KOMENTAR NYA ..... Cukup dengan kata Up, juga boleh....... 🖤