Sistem Pengalihan

Sistem Pengalihan
Chapter 25 : Mendapatkan Herbal


__ADS_3

Setelah malam berlalu dengan tenang, ia kembali bangun dengan semangat baru mendapatkan banyak energi untuk bergerak melampaui batas kemanusiaan menghadapi sekumpulan monster-monster buas.


"Selanjutnya masuk kedalam hutan yang penuh dengan monster buas, kematian berada di depan mataku namun aku tidak merasakan ketakutan sama sekali. Apa ini karena pengalihan Tekad Raja?"


[Benar tuan, dengan tekad raja tuan tidak akan ketakutan meskipun berada di depan kematian.]


"Sepertinya aku harus mendapatkan banyak tugas mengumpulkan kemampuan yang bermanfaat bagiku."


[Muhehehe, karena tuan mempunyai banyak keinginan, maka sistem akan memberikan tugas-tugas baru setelah tugas ini selesai untuk menghindari kebingungan kedepannya.]


"Lakukanlah, untuk sekarang dan beberapa hari kedepannya aku berfokus mencari bahan-bahan herbal ini. Jika tidak, calon istri ketiga ku akan dalam masalah besar karena penyakitnya."


[Baik tuan.]


Roarrr!


Qin Chen membeku baru beberapa langkah ke depan ia sudah berhadapan dengan bencana kesengsaraan, serigala gunung bertanduk api tengah mengerang di depan matanya.


Glup!


"Seperti pepatah mengatakan, kalau di hutan tidak boleh bersikap sombong karena bisa mendapatkan kesialan." Gumamnya, ia mengeluarkan senjata di tangannya walaupun tidak mempunyai kepercayaan diri menggunakan senjata.


Tap ... Tap ...


Langkah kakinya bergerak ke depan, ia dengan cepat membaca pegerakan serigala dan melakukan gerakan yang sudah di prediksi sedari tadi.


Swoosh! Bugh!


Tongkatnya mengenai tubuh serigala namun ia tidak terluka sedikitpun dan hanya mengalami memar di tubuh. Qin Chen mengambil kesempatan untuk berlari menghindari kematian yang buruk.


Hingga dimana ia berhenti di tepi jurang, sungai mengalir ke arah tanama yang ia tandai sebelumnya.


"Sistem, aku loncat mati tidak?"


[Seharusnya tidak tuan, coba lakukan analisa apa ada tunggul di dalam sungai. Jika ada, maka kematian berada di angka 70% kalau tidak ada maka 30%]


Matanya langsung mengamati sungai dan ada banyak bebatuan, tinggi air dan tinggi tempatnya berbeda. Saat ia melompat ke sungai maka kematian ada di angka 99% untuk mati.


Glup!


"Untungnya aku pintar matematika! Mengikuti arus sungai dari tepi tebing akan mati di cincang serigala, kalau lompat akan mati dengan tulang patah, kenapa pilihannya sangat menyakitkan!"


[Ding!]


[Tugas Ke-13 dipicu.]


[Tugas : Bunuh diri di sungai.]


[Pengalihan : Ketrampilan Master Tombak.]


"Ughh! Cough! Cough!"


Menyemprotkan air dimulutnya di susul batuk-batuk tidak berdahak, ia menelan ludahnya sendiri karena tugas ini membuatnya tidak dapat mengatakan apapun.

__ADS_1


"Sialan! Kau memintaku untuk bunuh diri di sungai!"


[Bukan sistem yang memintanya, tapi tuan yang menginginkannya.]


Tap ... Tap ...


[Tidak ada waktu lagi tuan, melompat sekarang!]


Saat serigala itu melompat mencoba menyakarnya, ia menelan ludahnya dan melompat ke sungai dengan air matanya keluar melakukan tindakan bodoh bunuh diri untuk mendapatkan ketrampilan master tombak.


Byuuur! Kraak!


Suara yang terdengar seperti patah di kedalaman air, ia mengapung di sungai mengikuti arus.


[Ding!]


[Pengalihan Jiwa secara paksa masuk kedalam individu di mulai.]


[Bzzzrt! Bzzzrt!]


Qin Chen hidup kembali setelah mati, ia membuka matanya melihat tengah terseret arus sungai menuju taman yang ia butuhkan sekarang.


Melalui peta yang ia dapatkan, ia mengambil jalan singkat dengan mengorbankan dirinya mati kedalam sungai.


Tulangnya yang hancur kembali puluhan dan kerusakan mental kembali terjadi, walaupun begitu ia seperti tidak terjadi apapun karena mempunyai Tekad Raja.


[Ding!]


[Selamat tuan, karena berhasil menyelesaikan tugaa ke-13.]


[Pengalihan : Ketrampilan Master Tombak.]


"Yes!"


Sesuatu dalam dirinya terbentuk, ia sekarang bisa menggunakan tombak.


"Kematian keempat, konyol!"


[Purftt! Hahahaha.]


"Tch! Sistem tidak berguna, seharusnya melindungi Tuan-nya dan bukan meminta Tuan-nya untuk bunuh diri."


[Tidak-tidak, sistem tidak meminta tuan untuk bunuh diri, keinginan tuan untuk bunuh diri memicu tugas dan hadiah menggunakan tombak.]


"Tch! Berhadapan dengan spesialis pengalihan merepotkan, dia menggunakan kemampuannya untuk mengalihkan pembicaraan." Balasnya dengan kesal walaupun ada sedikit senyuman puas sekarang.


[ ... ]


[Berbicara dengan spesialis takdir merepotkan, dia tidak bisa mati karena belum di takdirkan mati.]


"Urghh!" Muntah darah mendengar sistemnya mengejeknya alias memprovokasikan dan memintanya untuk mati.


Sepanjang sungai ia mengapung sampai dimana ia nyangkut di pepohonan kering tergantung di pinggir daratan.

__ADS_1


Qin Chen mencoba naik ke atas pohon dan bergerak lambat untuk ke daratan sampai beberapa menit berlalu ia berada di daratan dengan selamat.


Meregangkan tubuhnya karena kaku, ia langsung mengigil merasakan hembusan angin begitu dingin setelah berendam di aliran sungai selama beberapa jam.


Meriang!


Tubuhnya panas dingin, ia membakar kayu untuk menghangatkan tubuh, makanan di tasnya basah sehingga tidak ada satupun yang tersisa selain satu Snack yang terbungkus didalam plastik.


Kryuk!


"Ke- Kenapa disaat seperti ini aku kelaparan, apa karena kedinginan membuat cacing pita membutuhkan nutrisi untuk hidup?" Gumamnya dengan perlahan membuka Snack.


"Nyam~ nyam~"


"Makananku hanya ini yang tersisa, sempat tidak mempunyai makanan, aku bisa mati kelaparan di hutan. Tim penyelamat tidak akan bisa ke tempat ini, karena tempat ini sangat angker penuh hantu."


Sambil mengoceh sendiri, ia menghabiskan snack satu-satunya.


Setelah itu, ia kembali menghangatkan diri dan menjemur pakaian yang basah selama beberapa jam sebelum melanjutkan perjalanan mengambil tanaman herbal.


Handphonenya basah dan rusak, semuanya tidak dapat digunakan selain pisau dapur dan gunting di samping pinggangnya. Karena itu adalah senjata untuk memotong tanaman herbal.


Sambil menunggu pakaiannya kering, ia mengikat pisaunya di tongkat sebelumnya mengubahnya menjadi tombak karena ia mempunyai ketrampilan menggunakan tombak.


"Seharusnya bertahan hidup dengan ini sudah cukup untuk sampai ke kota, dan untuk makanan aku akan mencarinya sendiri." Gumamnya.


Ia mengangguk beberapa kali dan mengingat ada yang aneh sampai sekarang.


"Tunggu dulu ... " Qin Chen mengelus dagunya karena seperti tengah di bodohi oleh seseorang. "Sistem, penyimpanan itu apa bisa digunakan untuk menyimpan benda-benda dunia ini?"


[Bisa tuan, kenapa tuan bertanya.]


"Lalu, apa aku bisa menyimpan makanan?"


[Bisa tuan, kenapa tuan bertanya.]


"Lalu, kenapa kau tidak mengatakannya sebelum kita masuk ke dalam hutan gunung seribu kesengsaraan surga!" Teriaknya dengan keras karena kesal menghadapi kesengsaraan yang membodohinya.


[Purftt! Hahahaha ... Kenapa tuan bertanya? Karena sekarang tuan berada di gunung seribu kesengsaraan surga, salah satunya melupakan penyimpanan sistem.]


Gerrrrr!


"Aku tidak bisa makan karenamu, aku mati konyol di sungai karena tugasmu, dan aku di bodohi melupakan penyimpanan karenamu." Ucapnya dengan kesal.


[Baik-baik, sistem minta maaf karena membuat tuan mendapatkan kesengsaraan surga. Sebagai bentuk kepedulian, sistem mengalihkan makan tuan.]


Pada saat itu, makanan basah di sampingnya mula menghilang menjadi cahaya dan perlahan muncul makanan yang sama namun dalam kondisi yang baik.


Qin Chen tercengang melihat kehebatan sistemnya!


"Mantap sistem!" Acungkan jempol-nya memberikan apresiasi kehebatannya.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2