Sistem Pengalihan

Sistem Pengalihan
Chapter 43 : Dihukum Profesor Bai!


__ADS_3

Selepas kelas berakhir, Qin Chen masih berada ditempatnya tengah menghadapi hukuman yang ia dapatkan karena ulah teman-teman sekelasnya.


"Mahasiswa Qin, datang keruanganku untuk mendapatkan hukuman tambahan. Sepanjang pelajaran kamu tidak memperhatikan pembahasan tentang rancangan teknologi di zaman dulu yang menghilang di generasi sekarang."


"Profesor Bai! Kenapa hanya aku yang mendapatkan hukuman double, bukankah mereka yang melakukannya kenapa aku yang tidak ada salahnya ikut terlibat."


"Apa kamu berani melawanku? Aku akan memberikanmu hukuman double untuk menyelesaikan tugas menyalin satu set buku pengetahuan teknologi sebagai nilai tambahanmu dan hukumanmu."


"Baik-baik, aku tidak akan melawan aku akan patuh dan datang keruanganmu untuk mendapatkan hukuman." Balasnya karena tidak dapat melawan, ini universitas ia membutuhkan nilai untuk lulus dari tempat ini.


Profesor Bai meninggalkan kelas kembali keruangannya, Qin Chen dengan lesuh mengambil tasnya karena harus mendapatkan hukuman yang seharusnya di dapatkan teman-temannya, karena mereka yang membuat keributan.


"Kalian semua ... Tch! Kita bukan lagi teman ataupun saudara, karena kalian aku mendapatkan hukuman dari Profesor Bai!"


"Maafkan kami Qin Chen, kami benar-benar tidak tahu kalau kamu akan di hukum doubel, kami benar-benar minta maaf."


"Benar, kalau kami tahu akan menjadi seperti ini, kami tidak akan melakukannya untuk menghindari hukuman."


"Sigh! Apa permintaan maaf bisa menghilangkan amarahku? Jangan bercanda, kalian sudah tahu hubunganku dengan Profesor Bai seperti tikus dan kucing yang selalu bertengkar setiap kali bertemu, dan kalian menyulutkan api ditengah-tengahnya, aku kena imbasnya sekarang."


"Maaf Qin Chen." Kata mereka semua.


"Sigh! Lupakanlah, kalian harus memberikan aku makan selama stau minggu karena aku tidak mempunyai uang lagi, kalau tidak aku akan memberikan kalian hukuman yang setimpal meminta Profesor Bai menghukum kalian semua dengan berat, dan memberitahukan rahasia-rahasia negara yang kalian sembunyikan."


"Jangan!"


"Kami akan membelikanmu makan selama satu minggu."


"Bagus!"


Dengan kepuasan, ia meninggalkan ruangan kelas dengan senyuman misterius tidak perlu mengeluarkan uang untuk makan selama seminggu, ini bisa membuatnya menghemat uang yang tengah kedalam keadaan koma.


Dompetnya menguap memintanya untuk mendapatkan uang agar tidak kosong, sangat malang sampai-sampai ia harus berada di kondisi kritis, terkena kanker.


Setelah keluar, ia berada di dalam ruangan Bai Tianzhi berada. Dihadapannya, Bai Tianzhi tengah duduk mendominasi menyila kakinya menunggu kedatangan Qin Chen.


Saat berada di dalam, matanya melihat penuh membunuh dan tajam seperti harimau hendak memangsa domba malang.


"Pro- Profesor ... "


"Duduk."


Qin Chen duduk dengan cepat tidak berhasil mengatakan apapun, ia melihat api kecemburuan di matanya Bai Tianzhi, seolah-olah terbakar hingga membuatnya berubah seperti sekarang.

__ADS_1


"Kamu mau mendekati wanita lain aku tidak akan mempermasalahkannya. Tapi jangan di hadapanku." Ucapnya dengan keras di depan Qin Chen.


"Apa kamu cemburu?"


"Benar! Kenapa?" Bentaknya, ia marah dan dipenuhi kekesalan di matanya melihat Qin Chen mendekati wanita lain tepat di depan matanya.


Qin Chen tertegun mendengarnya, ia hanya dapat diam mendengarkan apa yang akan dikatakan Bai Tianzhi.


"Setidaknya kamu hargai perasaan aku sebagai istrimu, walaupun hubungan kita hanya kita berdua yang mengetahuinya. Kamu ingin bermain dengan wanita lain, silahkan aku tidak akan marah selama kamu tidak menggodanya didepan mataku."


"Sebagai istrimu, aku cemburu dan perasaan itu tidak akan pernah membohongi diri sendiri. Kamu sebelumnya mengatakan akan menjaga perasaan ini bersama-sama agar tidak menyakiti satu sama lain."


"Apa perkataanmu sebelumnya adalah kebohongan? Agar aku tidak marah padamu. Jawab aku!"


Qin Chen membeku, ia melupakan perkataannya sendiri dan membuat Bai Tianzhi mendapatkan perasaan tidak nyaman, ia langsung tersadar. Keterampilan pandangan hidup langsung mengubah matanya, ia dapat merasakan dan melihat perasaan Bai Tianzhi seperti di permainkan.


Menanggapi pertanyaannya, ia menyentuh tangannya dengan lembut lalu menariknya memberikan ciuman menggairahkan tidak dapat menolaknya meskipun ia mencoba memaksakan untuk melepaskannya.


"Uhmm ... Ngh ... "


Qin Chen hampir kelepasan ingin menyentuhnya lebih dalam, ia kembali sadar kalau sekarang berada di universitas. Walaupun dua kancing pakaiannya sudah berhasil di lepas, ia memberikan ciuman hangat setelah menggairahkan.


Beberapa menit berlalu, ia melihat Bai Tianzhi tersengal-sengal saat bernapas dengan benang transparan membentang kedua sisinya lalu terputus membuatnya sedikit memerah walaupun ada tanda-tanda kesal dan marah.


Kancing pakaian Bai Tianzhi sudah terlepas dua memperlihatkan belahan buah surgawi dengan bra berwarna hitam kembang-kembang seperti jaring.


Bai Tianzhi lalu memalingkan tubuhnya, menutup kembali kancing yang terbuka. "Jangan lakukan ini lagi di ruangan ini. Jika ada yang melihatnya, mereka akan mencurigai kita dan membuat skandal buruk tentang kita. Kali ini aku memaafkanmu dan tidak mempermasalahkan tentang ini."


"Baiklah, apa hukuman yang ingin kamu berikan padaku, setidaknya aku akan menyelesaikannya."


"Selesaikan menyalin buku yang aku katakan sebelumnya, dan kumpulkan besok sebelum jam 9 di ruanganku."


"Baik, sekarang apa ada lagi? Kalau tidak ada, aku akan pergi untuk bekerja, kalau ada sesuatu yang ingin kamu katakan, katakan langsung karena aku akan menyelesaikannya dengan cepat."


"Tidak ada, kamu dapat kembali."


"Baiklah, terimakasih banyak."


Bai Tianzhi melihatnya keluar sesaat ia berada di luar, ia menyentuh bibirnya sendiri merasakan sensasi yang begitu intens itu terjadi beberapa menit membuatnya hampir menggila dibuatnya.


"Dia ... Ah! Kenapa kau seperti ini sekarang? Aku sudah dewasa seharusnya mempunyai pikiran realistis sehingga tidak membuatnya seperti sekarang. Tadi dia bilang akan bekerja? Aku akan mengikutinya dan melihat apa yang dia lakukan, karena sebelumnya pakaiannya begitu kotor seperti menggali gorong-gorong."


Mengambil tasnya, ia begegas mengikuti Qin Chen yang hendak kerja katanya. Karena penasaran tentang pekerjaan Qin Chen, ia mengikuti Qin Chen yang sebelumnya pulang dengan pakaian kotor dan lain sebagainya.

__ADS_1


Sementara itu, diatas sana. Callista melihat Qin Chen keluar universitas dan beberapa saat kemudian Profesor Bai keluar universitas membuatnya bertanya-tanya tentang hubungan mereka berdua.


"Apa kau sedang memperhatikan Qin Chen?"


"Benar, kenapa dia pulang sebelum waktunya pulang? Bukankah pelajaran masih ada, apa dia mempunyai hak khusus?" Tanya Callista penasaran.


"Dia memang mempunyai hak khusus, karena dia sudah bilang langsung pada lima Profesor di universitas untuk mengambil pelajaran terakhir untuk kerja sampingan."


"Kerja sampingan? Bukankah dia orang kaya generasi kedua? Penampilannya, dan kepopulerannya begitu tinggi di universitas, kenapa dia harus bekerja?"


Mereka semua saling melihat membuat Callista kebingungan dengan identitas Qin Chen. Sekarang, indentitasnya begitu misterius sampai-sampai membuatnya bingung, ia sangat penasaran hingga ingin mencari tahunya.


"Begini Callista, kamu harus mengetahui sesuatu tentangnya."


"Huh? Kenapa kalian seperti terkejut dan kebingungan?"


"Biarkan aku yang menceritakannya, sebagai saudara dekatnya dan satu asrama dengannya, kami sangat mengenalnya dari siapapun di universitas."


"Lanjutkan."


Callista mengerutkan keningnya.


"Meskipun kami bertiga adalah saudaranya, kami akan menceritakan tentangnya agar kamu tidak salah paham. Sebelumnya, penampilan Qin Chen tidak seperti sekarang, dia lusuh, kusam dan tidak terlalu ganteng dengan tubuhnya yang kurus. Hanya saja keberuntungannya sedikit tinggi. Aku punya gambar dirinya."


Zhung Long Memberikan gambar Qin Chen yang sebelumnya begitu berbeda dengan yang sekarang. Digambar itu ia sangat kurus dan pendek berbeda dengan sekarang, tinggi dan berisi mempunyai bentuk tubuh sempurna.


Bentuknya begitu sempurna dan bahkan seperti atlet.


"Beberapa minggu yang lalu, dia dicampakkan pacarnya di taman yang penuh akan keramaian orang-orang, menerima tamparan dari perkataan orang-orang disana hingga membuatnya down."


"Apa kau tahu apa yang terjadi selanjutnya? Kami mengira dia akan putus asa, namun itu berbeda dengan yang kami kira, dia berubah menjadi baik dari sebelumnya. Penampilannya berubah menjadi lebih dalam waktu ke waktu, dia menjadi cerdas dan bahkan membuat banyak pencapaian hingga kami tidak dapat mempercayainya sendiri."


"Tidak hanya itu, dia membuat ke-lima Profesor terdiam mendengarkan penelitiannya yang sekarang sudah mendapatkan 10% yang akan dibesarkan lagi kedepannya. Karena penelitiannya itu, dia menjadi sangat populer dalam waktu singkat dan mempunyai banyak skandal dengan wanita cantik."


"Walaupun kami sangat iri, dia benar-benar membuat semua ini dan ingin membalas dendamnya dengan pencapaian yang akan dia peroleh untuk menampar mantan kekasihnya. Bahkan wanita cantik di universitas jalan bersamanya, sialan! Tidak hanya itu, Profesor Bai selalu datang bersama dengan Qin Chen setiap pergi ke universitas, dia sangat beruntung!"


"Kalau kamu ingin mengetahuinya lebih banyak, kamu dapat membacanya di forum universitas tentangnya. Karena banyak murid di universitas membahasnya sepanjang harinya karena Qin Chen adalah topik pembicaraan yang hot di universitas."


Callista lalu mendapatkan undangan masuk kedalam forum universitas, dan ia membaca berita tentang Qin Chen yang mendapatkan percobaan Pembunuhan beberapa waktu lalu, dan sekarat selama 3 minggu.


Berita tentangnya sangat mengejutkannya, permasalah ini karena hanya kecemburuan terhadap Qin Chen.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2