Sistem Pengalihan

Sistem Pengalihan
Chapter 81 : Mengatur Ulang Takdir (3)


__ADS_3

Qin Chen menyentuh tangannya—


"Bai Tianzhi ... "


Didalam kesadarannya, ia mendekatinya dengan lembut memeluk Jiwa Bai Tianzhi. Perasaan pertemuan ini begitu intens, sampai-sampai membuat keadaan Bai Tianzhi di dunia nyata mengalami peningkatan membaik setiap menitnya.


Benang yang mengikatnya putus!


[Ding!]


[Selamat tuan, karena sudah menyelesaikan tugas ke-21.]


[Pengalihan : Waktu.]


Dengan lembut menariknya keluar dari kegelapan bentuk kausal langit, ia membuat kondisi Bai Tianzhi membaik. Sementara itu, kondisinya setengah hidup dan mati. Kehadirannya hanya kekosongan tanpa bentuk kehidupan di dalamnya.


Sewaktu ia menarik Jiwa Bai Tianzhi keluar dari kegelapan, ia tersenyum tulus untuk pertama kalinya.


Qin Chen memberikan kehidupan, namun ia adalah kematian.


Tanpa makna lain, ia hanya Jiwa tanpa perasaan!


Jauh di luar sana, tubuhnya berdarah dimana-mana akibat luka yang ia dapatkan memberontak terhadap takdir.


'Bagaimana keadaannya?'


[Bai Tianzhi membaik, namun keadaan tuan tidak membaik. Kematian 10.000 sudah membuat tuan mendapatkan kerusakan mental berlebihan. Sistem menyarankan untuk menyelesaikan 5 tugas terakhir untuk mengalihkan seluruh kerusakan mental dan mengembalikan kemanusiaan tuan.]


Qin Chen mengangguk— ia lalu berdiri melihat kondisi Bai Tianzhi mulai membaik setiap menitnya. Didalam bar status, kematian Bai Tianzhi dialihkan ke tempat lain entah itu Qin Chen yang mati tanpa ia sadari, atau takdir kematian dialihkan.


Dokter di sampingnya langsung mengecek kondisi Bai Tianzhi. Dan mengejutkan mereka, seakan-akan takdir tidak mengizinkan Bai Tianzhi kembali ke alam asal.


Bersamaan dengan itu, Qin Chen melangkah mundur mengamati Bai Tianzhi yang sudah membaik. Ia mengeluarkan rekeningnya dan memberikannya ke temannya, Zhung Long.


"Tolong bantu aku mengurus administrasi perawatannya, aku—" Saat ia hendak menjelaskan, tangan Paman Jiang menyentuh bahunya.


"Qin Chen lihat mataku sekarang!" Katanya, ia penasaran dengan keadaan Qin Chen sekarang sudah separah apa.

__ADS_1


Saat ia menoleh, Paman Jiang mendapatkan banyak pertanyaan dengan mata Qin Chen benar-benar hitam bak tinta hitam menyelimuti langit begitu kosong tanpa kehidupan di matanya.


Bibirnya yang pucat dan tanpa ekspresi nyata, ia seperti mannequin.


"Apa yang kau rasakan sekarang?" Tanya Paman Jiang.


Qin Chen sedikit menoleh kesamping melihat Jiang Haozi yang berada di depannya bersama dengan ibunya. "Kosong."


Paman Jiang membeku, Qin Chen dengan halus melepaskan tangannya dan berbalik membelakangi mereka. "Aku akan mengatakannya setelah kondisiku membaik, perasaan emosional dapat membuatku benar-benar kehilangan Jiwa." Ucapnya.


"Sampai bertemu kembali."


Qin Chen meninggalkan tempat tersebut, Zhung Long meminta kedua temannya untuk menyusul Qin Chen. Karena kondisinya tidak baik sekarang dan kemungkinan akan tenggelam dalam perasaan bersalah.


Keduanya bergegas mendekati Qin Chen dan berjalan bersamaan menuju belakang bukit di sudut kota bagian selatan dengan terduduk menghadapi hutan besar di penuhi dengan kehijauan dimana-mana.


"Qin Chen?"


"Tidak apa-apa, aku hanya ingin merasakan udara segar di hutan ini." Katanya, ia terduduk memeluk kedua kakinya dengan menyederkan kepala di atas lutut.


"Begitu." Katanya.


Qin Chen terduduk dengan mengamati kehidupan di depannya.


"Bagaimana menurut kalian aku sekarang dengan aku yang dulu?" Tanya Qin Chen.


Mereka sontak menoleh kesamping tempatnya berada sekarang.


"Hmm ... Kau memberikan pertanyaan yang rumit Qin Chen. Antara kau yang dulu dengan sekarang perbedaannya terlalu besar, tapi kau tetap sama seperti yang dulu, sifatmu yang menepati janji dan bertanggungjawab sampai sekarang kau masih sama." Jelas Guo Gong.


"Dalam beberapa pendapat, kau sekarang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Sekarang kau seorang pria sukses yang membuktikan bahwa kau bisa berada di langit, dan semua omong kosong mantan kekasih itu adalah kesalahan! Namun pendapat lainnya, ada perubahan aneh dalam dirimu yang tidak bisa di katakan dengan kalimat biasa." Sahut Song Yu.


Qin Chen hanya diam, ia lalu baring di atas rerumputan yang membentang luas sembari melihat langit di atas sana. "Perubahan, sepertinya aku memang berubah dibandingkan sebelumnya." Gumamnya.


Ia menutup matanya. "Aku akan mencoba seperti dulu lagi, kalian dapat kembali karena sudah menemani Zhung Long semalaman di rumah sakit. Gunakan rekening yang aku berikan sebelumnya untuk kebutuhan kalian, selepas aku selesai dengan masalahku, aku akan ketempat kalian."


"Jangan melakukan hal aneh, ada orang yang menunggumu pulang Qin Chen."

__ADS_1


Mereka berdua meninggalkannya bukan karena tidak ingin menemani Qin Chen. Melainkan memberikan waktu untuk Qin Chen sendirian menyelesaikan masalah yang tidak bisa mereka selesai sekarang.


"Bagaimana dengan tugas yang kau katakan sistem? Apa itu semua dapat menyelesaikan permasalahku sekarang?" Tanya Qin Chen.


[Bisa tuan, namun itu akan membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan tugas-tugas yang akan sistem berikan.]


"Tidak masalah."


Qin Chen menutup matanya dan tertidur pulas di atas bukit. Teman-temannya melihat itu dan tidak dapat berbuat banyak, mereka meninggalkan tempat tersebut dan menghubungi Zhung Long tentang keadaan Qin Chen sekarang.


Paginya—


Saat ia terbangun ada selimut di tubuhnya, dan ada banyak suara di sampingnya. Zhung Long, Guo Gong dan Song Yu berada di sampingnya tengah membakar daging untuk sarapan paginya.


Qin Chen beranjak duduk melihat ada selimut lain yang merupakan punya mereka.


"Apa yang kalian lakukan di tempat seperti ini?" Tanya Qin Chen.


"Huh? Apa yang kau katakan Qin Chen? Kami tengah berkemah di atas bukit ini. Anak-anak mengatakan kalau tempat ini sangat bagus, jadi membawa perlengkapan kemah ketempat ini." Jelas Zhung Long.


"Luapkan, bagaimana keadaan Bai Tianzhi?" Tanya Qin Chen.


Zhung Long menghela nafasnya. "Bai Tianzhi sudah membaik dan kemarin dia terbangun dan mencarimu tidak ada di sampingnya. Keluarganya sudah mengatakan semuanya, dan dia sekarang hanya membutuhkan tiga hari rawat inap setelah itu dapat kembali ke kediaman untuk beristirahat secara mandiri."


"Bagaimana dengan Keluarga Jiang?"


"Kedua keluarga mengobrol tanpa masalah, karena keduanya teman lama sehingga dapat mengerti perasaan satu sama lainnya. Sekarang mereka menunggu penjelasan yang kau berikan Qin Chen, bagaimana kedepannya kau akan memilih salah satu atau keduanya."


Qin Chen diam tidak bersuara, dengan kondisinya sekarang. Qin Chen akan memperburuk keadaan, saat ia tersenyum, senyumannya sangat menyeramkan karena tidak mempunyai kehidupan di matanya.


Zhung Long mengulurkan tangannya memberikan daging bakar.


"Makanlah, kau sudah beberapa hari tidak makan, bagaimanapun kau harus memperhatikan dirimu sendiri sekarang. Permasalah ini, dapat kita atas setelah kau benar-benar pulih."


"Terimakasih."


Mengambil daging tersebut, ia memakannya dengan pelan. Song Yu dan Guo Gong tersenyum puas melihatnya, mereka berempat duduk berjejer kesamping melihat hutan di bawah sana begitu luas.

__ADS_1


...


*Bersambung ...


__ADS_2