
Hari Pernikahan—
Seluruh tamu undangan berdatangan ke acara pernikahan Qin Chen dan Jiang Haozi. Termasuk teman-teman kelas dan universitas yang mengenalnya berdatangan karena ini pernikahan orang hebat di universitas, bagaimana bisa mereka tidak datang memeriahkan acara tersebut.
"Aku tidak menduganya, Qin Chen akan menikah sekarang. Aku khawatir, dia akan sangat sibuk mulai sekarang mengurus keluarga di masa depan."
"Jangan mengatakan hal merepotkan seperti itu. Untuk Qin Chen, dia pasti bisa mengatasinya dengan ide gilanya lagi. Bagaimanapun dia mempunyai pekerjaan bersama Steve Dawn, dan perusahaan besar di negeri lain."
"Kau benar, seharusnya mudah baginya untuk membiayai kehidupan keluarga."
Tidak lama setelah mereka mengobral tentang Qin Chen, tiba-tiba seseorang mengenakan pakaian merah berjalan di atas karpet merah menuju panggung yang di siapkan di hadapannya.
Disampingnya, seorang wanita cantik dengan tudung merah menutupi wajahnya.
Mereka berdua melangkah bersama menuju panggung mengikuti tradisi pernikahan di daerah sana.
Memberi hormat kepada langit dan bumi, lalu orang tua masing-masing dimana Qin Chen memberikan hormat kepada orang tua yang telah lama meninggalkannya.
Meskipun begitu, ia bangga mempunyai mereka berdua karena sekarang, ia bisa hidup dengan bahagia bersama istrinya.
Selama acara berlangsung, Bai Tianzhi berada di sudut tengah berdiri melihatnya yang tengah berada di atas panggung. Sementara di samping Bai Tianzhi ada tiga temannya, dan Callista tengah minum memperhatikan Bai Tianzhi.
Tiba-tiba Bai Tianzhi terjatuh ke tanah membuat murid-murid terkejut.
"Profesor Bai!"
Teriakan mereka langsung membuat Qin Chen menoleh kesamping, matanya fokus dengan satu orang yang ada di depannya. Jiang Haozi melihat reaksi Qin Chen, ia seperti khawatir dengan keadaan Bai Tianzhi.
Ia bergegas meninggalkan tempatnya, langsung mendekati Bai Tianzhi. Meskipun hari ini ia menikah, Bai Tianzhi masih tetap istrinya tidak mungkin membiarkannya tergeletak di sana sendirian.
Setibanya di dekatnya, ia langsung memangkunya dengan tergesa-gesa menyentuh wajahnya.
"Tianzhi? Hei ... " Matanya fokus menganalisa kesehatannya, dan di dalam bar status tertulis tengah depresi.
"Zhung Long tolong bawa mobilku segera ketempat ini." Qin Chen melempar kuncinya, temannya bergegas mengambil mobil Qin Chen yang terparkir di parkiran dengan tergesa-gesa ia mengangkat Bai Tianzhi membuat banyak orang-orang kebingungan.
__ADS_1
Karena hari ini pernikahan mereka berdua, Qin Chen dan Jiang Haozi. Tapi Qin Chen malah bersama wanita lain setelah pernikahan dan bahkan meninggalkan Jiang Haozi sendirian disana.
"Ibu, aku akan menyusul Qin Chen."
Jiang Haozi bergegas bersama temannya menyusul Qin Chen dari belakang.
Rumah Sakit—
Qin Chen membawanya kedalam, ia di bawa ke ruangan UGD untuk mendapatkan penanganan pertama. Sepanjang lorong dengan kursi tunggu, Qin Chen berada di samping pintu dengan mengamati orang-orang di dalam sana.
Zhung Long yang berada di sampingnya, ia menyentuh pundaknya.
"Qin Chen tenangkan dirimu, Bai Tianzhi akan baik-baik saja. Dokter berada di sampingnya, pasti dia akan mendapatkan perawatan yang baik karena mereka ahlinya." Ucap Zhung Long.
"Aku tahu itu, tapi kondisinya adalah depresi. Mungkin karena pernikahan ini, kondisinya langsung memburuk dan membuatnya pingsan." Balas Qin Chen.
Jiang Haozi berada di balik dinding tengah mendengar obrolan mereka berdua.
"Aku tahu itu, bagaimanpun Bai Tianzhi pasti merasakan perasaan yang sangat sakit. Sebagai wanita, dia melihat suaminya menikah dengan wanita lain tepat di depan matanya, tidak ada yang bisa menerima termasuk aku sendiri sebenarnya sangat marah padamu sebelumnya!"
"Karena itu, aku tidak dapat marah padamu, karena aku tahu kau pasti bisa membahagiakan mereka berdua walaupun harus mengorbankan diri sendiri!" Jelasnya dengan menyentuh pundak Qin Chen menatap matanya dengan tajam.
Qin Chen terduduk ke lantai meringkuk membuat Zhung Long menghela nafas. "Ini bukan salahmu, Qin Chen. Bagaimanapun Takdir selalu mempermainkan setiap orang, termasuk aku ataupun kau."
"Aku bisa menerima takdir mempermainkanku, yang tidak bisa aku terima kalau terjadi apa-apa pada Bai Tianzhi ataupun kandungannya. Aku benar-benar tidak berguna menjadi suaminya, bahkan tidak dapat menepati janji keluarganya untuk merawat ataupun melindunginya." Ungkapnya.
Zhung Long memahami perasaan Qin Chen, dan Jiang Haozi membeku mendengarnya ia keluar dari balik dinding membuat Zhung Long terkejut kedatangannya.
"Ji– Jiang Haozi ... "
Qin Chen mengangkat kepalanya, sekarang ia lebih buruk dibandingkan seorang pria. Melihat Jiang Haozi berada di depannya, ia sudah tidak mempunyai ruang untuk menyembunyikannya rahasianya.
"Qin Chen ... Jawab aku—" Katanya.
Tiba-tiba seseorang dokter keluar dari ruangan tersebut memotong pembicaraan Jiang Haozi. Qin Chen langsung berdiri bertanya tentang keadaan Bai Tianzhi.
__ADS_1
"Bagaimana keadaannya?"
"Pasien mengalami penurunan yang sangat dratis, apa akhir-akhir ini pasien mengalami depresi berat memikirkan sesuatu? Jika kondisinya tetap seperti ini, aku khawatir kandungannya akan mendapatkan dampaknya." Jelas dokter.
Qin Chen membeku tidak bicara mendengar hal tersebut, matanya tiba-tiba kosong membuat sistem terdiam untuk kedua kalinya setelah beberapa waktu lalu ia merasakan sesuatu Tuan-nya berubah.
"Tolong lakukan yang terbaik, berapapun biayanya, aku akan membayarnya. Tapi tolong selamatkan dia dan kandungannya." Minta Qin Chen.
"Baik, kami akan melakukan yang terbaik untuknya. Kalau begitu, saya akan menyiapkan prosedur untuk pasien." Selepas mengatakan itu, ia meninggalkan tempat tersebut.
Qin Chen melihat dari kaca Bai Tianzhi tengah berada di atas tempat tidur rumah sakit. Terbaring tidak berdaya dengan bantuan oksigen menutupi hidungnya, Qin Chen tidak dapat menghubungi keluarga Bai Tianzhi karena ini akan membuat mereka panik dan khawatir.
'Sistem, apa ada sesuatu yang bisa aku lakukan? Aku ingin menyelamatkan istriku dan anakku. Bagaimanapun, mereka adalah keluargaku.'
[Ding!]
[Tugas Ke-21 Dipicu.]
[Tugas : Mengatur Ulang Takdir.]
[Pengalihan : Waktu.]
Qin Chen membeku sesaat mendengar suara sistem di benaknya, ia langsung mendapatkan tamparan keras di wajah mengejutkan Zhung Long yang tidak sempat menghadangnya.
Jiang Haozi dengan mata berkaca-kaca melihatnya, Qin Chen menoleh kearahnya melihat Jiang Haozi. Meskipun matanya menuju padanya, pandangan Qin Chen berada dimana-mana terlihat kosong.
"Kenapa kamu tidak mengatakannya! Jawab aku Qin Chen! Apa Bai Tianzhi adalah istrimu? Dan anak di kandungannya adalah anakmu." Tanya Jiang Haozi.
Ia menarik kera pakaian Qin Chen, Zhung Long hendak menghentikannya namun di hentikan teman Jiang Haozi. Mereka berdua saling menatap dengan tajam karena sedang melindungi teman masing-masing.
Qin Chen terdiam dengan lembut ia menarik Jiang Haozi ke dalam pelukan hangat, ia membuat Jiang Haozi tidak dapat membatahnya!
"Aku akan menjelaskannya nanti, berikan aku waktu untuk membantu Tianzhi." Katanya, ia membuat Jiang Haozi kebingungan dengan sikapnya.
...
__ADS_1
*Bersambung...