
Ditangannya, harta surga berada dengan kondisi sempurna. Permata Laut dapat membuat suasana hati seseorang membaik, kecemasan dan lain sebagainya dapat meredam memberikan kesehatan kepada penggunanya.
Ditambah darah ikan emas keberuntungan membuat manfaat Permata Laut meningkat secara signifikan. Dengan Bai Tianzhi menggunakan benda itu, Qin Chen bisa Mengatur Ulang Takdir!
Ia yang masuk kedalam, banyak orang-orang memperhatikannya. Tidak hanya muncul dengan wajah pucat, dengan matanya yang hitam polos seakan-akan kosong tidak mempunyai kehidupan di matanya.
Qin Chen menjadi pusat perhatian banyak orang-orang, suster di samping langsung mendekati Qin Chen untuk membantunya mendapatkan perawatan.
Namun naasnya, ia sedikit mendorongnya kesamping karena ia tengah bergegas untuk ketempat Bai Tianzhi berada.
Seharian ia tidak berada di rumah sakit, karena ia berada di dalam lautan dan berenang kembali ke daratan dengan tangannya sendiri tanpa bantuan apapun.
Saat berada di tempat mereka, sontak orang-orang yang berada di sana langsung berdiri melihat kedatangan Qin Chen!
"Qin Chen?!"
Matanya bergerak kesamping, melihat Bai Tianzhi masih belum bangun dan banyak orang-orang disana menunggu. Ketiga temannya, Jiang Haozi dan keluarganya, lalu keluarga Bai Tianzhi ada disana.
Mereka sontak melihat keadaan Qin Chen yang hancur itu, matanya kosong tidak mempunyai kehidupan di dalamnya seolah-olah perasaan kemanusiaan menghilang dan kerusakan mentalnya tinggi.
Tubuhnya pucat dan keriput seakan-akan ia berada di lautan dalam waktu lama. Ditangannya sebuah darah dan ikan emas keberuntungan membuat semua orang menutup mulutnya, ikan emas keberuntungan tercatat di dalam buku kuno yang sudah turun-temurun di ceritakan pada siapapun termasuk keluarga Bai Tianzhi maupun Jiang Haozi dan teman-temannya.
Melihat ikan emas keberuntungan itu, mereka sontak menyadari sesuatu!
"Tunggu, apa kamu seharian ini—"
"Tidak punya waktu, kondisi Bai Tianzhi sekarang bagaimana? Zhung Long?" Tanya Qin Chen.
"Qin Chen, sebelumnya dokter memberitahukan kami kalau kondisinya masih sama seperti sebelumnya. Jika seperti ini terus, apa yang kita khawatir akan terjadi." Jelas Zhung Long, ia melihat di tangannya yang seperti di lukai dengan pisau hingga berdarah dan ada ikan emas keberuntungan.
Qin Chen tidak merespon, ia masuk kedalam membuat Suster di dalam sana terkejut kebingungan.
Ia mendekati Bai Tianzhi merasakan api yang membakarnya mulai menghilang. Dengan tangannya, ia menyentuh wajahnya dengan lembut tidak tersenyum dengan wajah tanpa ekspresi bersedih.
"Tunggu aku, aku akan menyelamatkanmu bagaimanapun caranya. Sekalipun melawan langit, aku akan lakukan! Jadi, tolong percaya padaku kali ini."
Dengan lembut ia menyentuh tangannya memberikan Permata Laut.
Mata Fenomena! Pengetahuan Abadi! Tekad Raja! Kemampuan Menganalisa! Pandangan Hidup! Tubuh Raja! Ketrampilan Abadi!
Kebahagiaan Abadi Istri Muda!
Ketujuh ketrampilan ia gunakan untuk Mengatur Ulang Takdir!
__ADS_1
Satu tujuan ia gunakan untuk mencapai tujuannya. Meskipun dia seorang brengsek, pembohong besar, selama istrinya kembali tersenyum itu sudah cukup untuk menghiburnya di lain sisi.
Mengambil karma langit, ia mengacaukan benang takdir yang di atur langit.
Dengan tekad seorang raja, ia melampaui batas kemanusiaan.
Membawa pengetahuan abadi, ia masuk kedalam benang takdir.
Teman-temannya berada di belakangnya tengah bingung dengan sikapnya. Paman Jiang mengamatinya sama seperti sebelumnya, sewaktu ia menyembuhkan penyakit Jiang Haozi.
Meskipun peradaban sekarang di zaman modern dengan teknologi mutakhir, ada beberapa orang hebat dengan kemampuan spesial. Seperti Kaisar Qin melakukan perang suci selama ribuan tahun dengan kekuatan abadi-nya.
Walaupun itu hanya legenda, namun masih ada beberapa orang yang merupakan keturunan Kaisar Qin dengan ketrampilan yang di turunkan, seperti kemampuan awet muda ataupun hal lainnya.
Qin Chen membeku sesaat—
Menyentuh dadanya, ia tidak merasakan satupun detak jantungnya!
'Sistem?'
[Kerusakan mental terlalu besar, tubuh tuan memasuki fase kosong. Itu artinya, tuan berada di antara hidup ataupun mati.]
Tiba-tiba kesadarannya berpindah tempat ke suatu ruangan yang sunyi dan gelap. Disana, ia melihat tangannya tembus pandang dan suara tangisan seorang wanita berada di mana-mana memenuhi pikirannya.
Melangkah tanpa arah selama beberapa waktu ia tiba di suatu tempat yang terdengar suara tangisan semakin besar dan besar hingga ia melihat wanita cantik dan manis tengah meringkuk di kegelapan.
Suaranya menghilang sewaktu bersuara seolah-olah tidak di izinkan untuk mengatakan apapun padanya. Qin Chen melangkah mendekatinya namun tidak pernah mencapainya seakan-akan ia berada di satu tempat tidak pernah bergerak sedikitpun dari sana.
Berulang-ulang ia mencobanya tetap sama tidak pernah berubah!
"Bai Tianzhi? Sepertinya ... Aku benar-benar kalah dalam permainan takdir ini." Katanya, ia terduduk lemas dengan menundukkan kepalanya.
Pandangan hidup!
Matanya meneteskan air mata tanpa ekspresi maupun reaksi sedih. Diperhatikan banyak orang, tetap sama ia tidak mempunyai perasaan sama sekali seolah ia adalah cangkang kosong.
[Ding!]
[- Nama : Bai Tianzhi. -]
[- Usia : 28 Thn. -]
[- Gender : Perempuan. -]
__ADS_1
[- Status : Profesor Bai - Istri Muda Qin Chen. -]
[- Kesehatan : Depresi - Cemas - Ketakutan »» -]
[- Ketrampilan : Memasak - Hebat Merawat Suami »» -]
[- Kesukaan : [???] -]
[- Kelebihan : Cantik - Manis »» -]
[- Kekurangan : Perhatian - Perasaan »» -]
[- Kematian : 1 Jam. -]
Sedikit mendongak melihat seluruh status Bai Tianzhi.
Ada banyak namanya dimana-mana, ini membuatnya ketakutan.
Perasaan intens akan sesuatu mengingat banyak kenangan di benaknya membuat Qin Chen sadar! Sadar atas kesalahan yang ia perbuat hingga membuat Bai Tianzhi masuk kedalam ketakutan.
Qin Chen berada di dalam kesadaran dimana Bai Tianzhi tengah ketakutan meringkuk di kegelapan yang dingin tanpa satupun orang di sisinya. Qin Chen beranjak berdiri mencoba mendekatinya kembali, dengan tubuh raja ia mengabaikan kausal langit.
Menggunakan ketrampilan abadi, ia memutuskan benang takdir untuk bertemu!
Tubuh utamanya menetaskan banyak darah dengan sayatan dimana-mana tanpa sebab yang tidak diketahui. Terduduk lemas, ia masih menggenggam tangan Bai Tianzhi dengan erat tidak melepaskannya.
"Qin Chen!"
"Jangan sentuh!" Kata Paman Jiang membuat teman-teman Qin Chen tidak dapat bergerak yang hendak membantu Qin Chen yang terluka tanpa sebab.
"Kenapa! Dia sekarang terluka tanpa sebab yang diketahui. Jika dibiarkan dia akan dalam kondisi yang buruk dibandingkan mati!" Teriak Zhung Long dengan keras.
"Jangan sentuh dia, ini karma langit yang ia dapatkan karena menentang aturan langit. Jika kalian menyentuhnya, satu batang dupa belum tentu dapat menyelamatkan kalian ataupun Qin Chen. Jelas semuanya berada di matanya yang kosong tanpa kehidupan. Jiwa yang tidak mempunyai perasaan, dia sekarang hanya tubuh kosong tanpa Jiwa."
Zhung Long mengertak tidak mempercayai omong kosong yang di katakannya.
"Apanya yang karma langit, selama dia hidup dia sudah mendapatkan banyak cobaan!" Gertaknya dengan kesal mengenggam tangannya tidak dapat berbuat banyak untuk membantu Qin Chen.
Kedua teman lainnya sama halnya, mereka mengertak kesal!
...
*Bersambung ...
__ADS_1
Author yang buat ceritanya 🥲😥😓
Qin Chen be like🥴