Sistem Pengalihan

Sistem Pengalihan
Chapter 34 : Menyelesaikan Masalah (Kartu AS)


__ADS_3

Kediaman Keluarga Bai.


Dihadapan hidup dan mati ia tidak mengkhawatirkan apapun karena sistem pengalihan berada di sampingnya. Namun berbeda dengan menghadapi kenyataan, ia merasa mati rasa melihat kedua orang tua Bai Tianzhi tengah terduduk di sopa menatapnya dengan serius.


Dikediaman sederhana ini hanya ada keluarga Bai Tianzhi. Saat mereka melihat Bai Tianzhi kembali membawa seorang pria, mereka langsung memperhatikannya dengan serius, sangat tidak mungkin bagi Bai Tianzhi mendapatkan seorang pria tampan dan membawanya ke rumah.


Ayahnya lalu bertanya dengan tegas. "Ditengah malam seperti ini, apa yang membuat kalian datang ketempat ini? Jika hanya untuk bermain, kalian dapat kembali."


"Paman salah paham, kedatanganku ke sini bukanlah untuk bermain ataupun bertamu." Balasnya dengan tenang meskipun hatinya tengah panik tak tertahankan.


"Bukan bertamu? Lalu apa yang ingin kau bicarakan pada kami. Jika itu untuk membatalkan tentang perjodohannya, aku akan menolaknya dengan keras karena dia sudah waktunya untuk menikah."


Qin Chen tertegun mendengarnya, ia merasakan bahwa Ayahnya Bai Tianzhi dapat membaca isi kepalanya. Karena kedatangannya sudah diketahui untuk menghentikan perjodohan Bai Tianzhi dengan pria yang sudah ditentukan oleh mereka.


"Paman, coba pikirkan lagi." Balas Qin Chen dengan tenang belum menunjukkan kartu as-nya.


"Aku sudah memikirkannya baik-baik, tahun ini dia akan berusia 29 tahun. Semakin tua usia wanita daya tariknya akan menurun, dia sudah waktunya untuk menikah dan mempunyai keluarga membantunya dalam segala hal, tidak lagi mengandalkan orang tuanya."


"Apa yang dikatakan Ayah Tianzhi benar, dia sudah waktunya menikah. Jika tidak, daya tariknya akan menurun dan tidak ada yang menyadari pesonanya." Sahut ibunya.


Menghadapi kenyataan, ia membeku memperhatikan Bai Tianzhi hanya menundukkan kepalanya.


'Tidak punya cara lain, aku harus menggunakan kartu as-ku sekarang!'


[Lakukan tuan!]


[Sistem mensupport penuh keinginan tuan!


Qin Chen menyentuh tangan Bai Tianzhi dengan lembut memberikan ketenangan menghadapi masalah ini. Perlahan ia menggenggamnya dengan erat membuat Bai Tianzhi merasa aman dan nyaman kembali, ia melihat kearahnya.


Kedua orang tuanya memperhatikan mereka berdua sungguh dekat dan bahkan seperti sudah mengenal lama.


Dengan tegas dan serius, ia kembali menghadapi kedua orang tuanya. "Paman dan bibi, sebenarnya kedatanganku ke sini hanya untuk satu alasan. Sebelum membahas satu alasanku, maafkan ketidaksopananku sebelumnya tidak memperkenalkan diri. Aku, Qin Chen." Jelasnya sembari menatap kedua mata mereka dengan serius.


Pandangan itu membuat momentum keduanya saling bertemu berhadapan hingga menghasilkan dentuman besar dimasing-masing orang. Perasaan intens akan sesuatu yang besar muncul membuat keduanya semakin penasaran dengan satu alasannya.

__ADS_1


Dengan helaan napas pelan, ia melancarkan kartu as-nya.


"Bai Tianzhi adalah wanitaku! Sampai kapanpun itu dia akan tetap menjadi wanitaku. Dan sekarang, dia tengah mengandung anak kami berdua!" Katanya dengan serius memberikan kejutan besar kepada kedua orang tuanya.


Ketiganya tercengang mendengar pernyataan Qin Chen!


[Mantap tuan! Tuan adalah laki-laki sejati!]


Perasaan malu dan tidak sanggup menghadapi kerusakan batinnya, ia membuang segalanya kedalam lubuk hatinya yang terdalam memperlihatkan keseriusannya kepada kedua orang tuanya, Bai Tianzhi.


Bai Tianzhi menatapnya dengan kebingungan, namun Qin Chen hanya tersenyum memintanya untuk tidak berbicara sekarang karena sekarang adalah pertarungan Qin Chen dengan kedua orang tuanya.


Beberapa menit kemudian, ayahnya kembali berbicara. "Sudah berapa lama kalian berpencaran?"


"Satu tahun yang lalu."


Kedua orang tuanya saling melihat lalu memberikan senyuman penuh misteri dimatanya.


"Bagus! Besok kalian berdua harus menikah segera! Aku akan mengurus semuanya, menikah dulu dan acaranya bisa belakangan saat mempunyai uang."


Qin Chen tercengang melihat reaksi mereka berbeda dengan ekspektasinya!


"Ke- Kenapa kalian begitu senang? Bukankah seharusnya kalian marah-marah denganku, lalu mengusirku keluar dari rumah melakukan tindakan lainnya!" Ucap Qin Chen tidak dapat mempercayai pengelihatannya.


Ibunya langsung melihatnya. "Apa yang kamu bicarakan, Qin Chen? Kamu tahu, Bai Tianzhi adalah wanita yang dingin dengan siapapun termasuk ayah dan ibunya sendiri. Dia bahkan memandang pria dengan tatapan tidak menyukainya. Tapi ibu melihatnya berbeda sekarang, dia melihatmu seperti seorang pria yang dapat dia andalkan, tatapan mata itu tidak dapat mengelabui pengamatan ibu, karena dia benar-benar menyukaimu."


"Jika tidak, dia tidak mungkin menyerahkan dirinya padamu. Setelah mendengarnya langsung kalau dia sedang hamil, tentunya kami sangat senang dan bersemangat karena akhirnya ratu dingin mempunyai pasangan hidupnya."


Jelas mereka berdua membuat Qin Chen merinding ketakutan, tidak hanya berenergik mereka bahkan akan melakukan pernikahan besok paginya ke KUA.


Qin Chen tertawa canggung karena kartu as-nya benar-benar ampuh menghadapi keduanya.


Ibunya langsung mendekati mereka, mendorongnya untuk naik ke lantai dua. "Ayo-ayo, Tianzhi. Kamu harus beristirahat cepat malam in, dan bawa suamimu masuk kedalam kamarmu untuk beristirahat. Besok kalian akan menikah untuk mendapatkan status keluarga bahagia."


Dengan paksaan ibu mertua, ia masuk kedalam kamarnya Bai Tianzhi. Disana hanya ada satu kasur untuk satu orang, sementara disekitarnya hanya ada lemari dan boneka-boneka kecil menemaninya.

__ADS_1


Tidak ada cukup ruang untuk dirinya beristirahat kalau tidak menggunakan kasur yang sama dengan posisi yang tidak menguntungkannya.


Didalam ruangan itu, Bai Tianzhi terduduk di atas tempat tidurnya. Sementara Qin Chen berada disampingnya memperhatikan tempat ini tidak berbeda dengan kontrakan sewaktu di bangku sekolah menengah.


Qin Chen menghela napas, ia tidak mencernanya dengan baik, karena ia tidak berharap semuanya berhasil lebih dari apapun melampaui ekpektasi!


[Ding!]


[Selamat tuan, karena berhasil menyelesaikan tugaa Ke-13.]


[Pengalihan : 10.000.000 Yuan .]


[Yes/No.]


Dengan anggukan kecil, ia mengalihkan uangnya kedalam rekening.


"Kamu dapat beristirahat sekarang, ini sudah malam tidak baik untuk seorang wanita berlama-lama di malam harinya. Aku akan berada di sini hingga pagi, kamu tidak perlu khawatir."


Memulai pembicaraan santai, ia membuat Bai Tianzhi bingung dengan sikapnya yang sekarang. Ia mengorbankan masa mudanya untuk membantunya, bagaimana bisa seorang pria begitu berani melakukan tindakan ini.


Karena ia tahu kalau Qin Chen mempunyai tujuan untuk mendapatkan Jiang Haozi menyelesaikan proyek dan lain sebagainya. Sekarang ia akan menjadi penghalangnya dimasa depan, mendapatkan perasaan seperti ini membuatnya tidak nyaman.


Namun kenapa saat ia menyentuh tangannya, perasaan nyaman teras menyelimuti dirinya sepenuhnya!


"Bagaimana bisa kamu melakukan tindakan seperti ini? Kamu bisa menghancurkan masa depanmu sendiri, bukankah kamu sudah mempunyai janji untuk menikahi Jiang Haozi." Ucapannya sembari memukul dadanya tidak dapat memahami perasaannya sendiri.


Saat Qin Chen hendak membalasnya, ia mendengar suara langkah kaki mulai mendekati tempat mereka. Dengan cepat ia menurunkan Bai Tianzhi ketempat tidurnya menggunakan lengannya sebagai bantalnya.


Dengan posisi miring ia menarik Bai Tianzhi kedalam pelukannya. Tiba-tiba pintu terbuka dengan perlahan, terlihat ibunya tengah mengecek kondisi mereka berdua sangat serasi saat tidur berdua walaupun tempatnya sangat sempit.


Sesaat kemudian, ia keluar meninggalkan tempat tersebut. Bai Tianzhi menghadapi kearahnya dengan napas tersengal-sengal melihatnya.


"Beristirahatlah, kamu pasti kelelahan hari ini. Aku tidak akan melakukan apapun padamu, kamu dapat mempercayaiku." Ucapnya membiarkannya tidur di lengannya.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2