Sistem Pengalihan

Sistem Pengalihan
Chapter 49 : Mencari Penampung Besar


__ADS_3

Qian Chuntian membawa batu tersebut mendekati pria yang biasanya memotong batu di Paviliun Batu, ia meminta pengawalnya untuk memberikannya.


"Nyonya Qian sangat beruntung bisa mendapatkan kesempatan di bantu tuan muda memilihkan batu untuk anda." Ucapnya sembari mengambil batu yang di berikan oleh pengawalnya.


"Kenapa begitu? Apa dia orang yang hebat?"


"Tidak hanya hebat, tuan muda sangat misterius yang datang ke tempat ini untuk mencari uang makan. Namun matanya begitu ilahi untuk menebus kehampaan batu berkualitas tinggi dengan sekali lihat. Jadi Nyonya Qian salah satu dari sekian orang yang menerima bantuannya, termasuk saya."


Qian Chuntian tertegun mendengarnya langsung dari orang yang berprofesi sebagai pemotong batu.


'Apa ini ... '


Pria itu memotong batu tersebut dan mendapatkan batu darah berkualitas tinggi membuat semua orang histeris, bagaimana bisa orang itu mendapatkan 3 batu secara berturut-turut namun tidak sampai disana batu keempat di potong dan mendapatkan batu darah, kembali.


"Apa!"


Tidak ada yang dapat bicara sekarang, apa yang orang itu katakan semuanya kebenaran. Sempat orang itu mengambil seluruh batu darah di sini, maka sudah di pastikan harga batu darah akan turun secara signifikan.


"Selamat Nyonya Qian, karena mendapatkan dua batu darah. Seharusnya dengan keempat batu darah dapat membantu kesembuhan putri anda."


"Y- Ya ... Terimakasih karena sudah menjelaskan tentangnya, aku akan mencarinya dan berterimakasih dengan formal." Bala Qian Chuntian.


Pria itu mengangguk dan melihat Qian Chuntian meninggalkan Paviliun Batu.


"Cari indentitas tentang tuan muda sebelumnya, apapun dan latar belakangnya." Perintah Qian Chuntian.


"Baik Nyonya."


Qian Corporation merupakan perusahaan besar di kota dan berada dua tingkat di atas perusahaan Jiang Corporation. Mereka berdua merupakan saingan besar yang sepanjang tahunnya bersaing mengembangkan perusahaan dan pada akhirnya di menangkan Qian Corporation.


Perusahaan Jiang Corporation masih di urus oleh Jiang Haozi yang hanya mempunyai segelintir pengalaman dibandingkan dengan Qian Chuntian yang sudah mempunyai banyak pengalaman.


Namun sekarang, mereka berdamai menjalankan bisnis bersama.


Sementara itu, kejauhan mata memandang dengan langkah sedang ia berada di kota dengan pakaian formal berwarna hitam. Berhenti di pinggir jalan membeli minuman dingin untuk meredakan panas di tenggorokannya.

__ADS_1


Qin Chen sudah mentransfer uang sebesar satu miliar ke rekening Bai Tianzhi untuk ia belanja!


"Masalah tentang uang sudah di atasi dengan sempurna, aku mentransfer satu miliar ke tempatnya agar dia bisa belanja sepuasnya di Pusat Perbelanjaan. Sedangkan aku hanya memegang 220 Juta, ini sudah cukup untuk mendapatkan satu miliar dalam waktu singkat. Tapi aku harus menggunakan waktu agar tidak membuat harga batu darah turun." Gumamnya, ia menghisap habis air dingin di botol.


[Benar tuan, Tuan bisa saja mengambil semua batu darah di sana, tapi kedepannya harga batu darah akan turun hingga mencapai puluhan juta atau bahkan lebih murah lagi sampai-sampai membuat tuan tidak dapat memanfaatkan kesempatan di Judi Batu.]


"Kamu benar, setidaknya dua minggu sekali bisa menggunakan batu darah menghasilkan uang sampingan tidak buruk. Barang-barang antik sama halnya, tapi kolektor besar di kota ini hanya Tetua Chao. Aku belum mengenal yang lainnya, kedepannya aku akan mencoba berhubungan dengan orang-orang hebat untuk menghasilkan uang."


[Seperti yang di harapkan tuan.]


"Sekarang pulang ke apartemen mengambil laptop-ku dan mempostingkan gunung emas. Dengan ini, aku bisa meraup keuntungan besar mencapai ratusan miliar atau bahkan dua kali lipat dari yang aku harapkan!"


Qin Chen bergegas pulang untuk mengacaukan pasar pertambangan dunia, ia sudah mengambil gambar gunung emas di pertambangan.


Dalam perjalanan pulang, ia berpapasan dengan Callista.


"Mahasiswa Qin?" Katanya sembari mendekatinya.


"Callista? Kenapa kau berada di tempat ini? Tempat ini cukup rawan penculikan anak." Balas Qin Chen.


"Baiklah. Jangan turunkan kewaspadaanmu terhadap orang yang tidak kau kenal, berbeda dengan daerahmu, disini cukup berbahaya untuk gadis eropa pergi sendiri." Jelas Qin Chen.


"Tentu, kemana kau akan pergi? Bisakah aku ikut denganmu? Sekaligus memintamu untuk mengenalkan tempat-tempat yang mungkin bisa aku kunjungi sewaktu libur seperti sekarang."


Qin Chen menyentuh dagunya melihat Callista. "Sepertinya hari ini tidak bisa, aku harus kembali ke apartemen. Kapan-kapan aku akan mengajakmu berkeliling melihat kota agar tidak tersasar ketempat lain."


"Kau sudah janji, aku akan menunggunya."


"Sampai nanti."


Qin Chen melambaikan tangan kecilnya dan meninggalkan Callista di sana.


"Apartemen? Apa dia tinggal di apartemen dengan keadaannya sekarang, aku penasaran dengannya. Tapi menguntitnya tindakan yang tidak sopan, tapi aku penasaran." Gumamnya sembari mengigit jarinya sendiri.


Callista mengikutinya dari belakang tanpa sepengetahuan Qin Chen.

__ADS_1


Sementara itu, ia yang kembali ke apartemen membuka ruangannya melihat Bai Tianzhi tengah duduk menikmati secangkir minuman beraroma melatih sembari membaca buku di tangannya.


Bai Tianzhi langsung berdiri melihat Qin Chen kembali lebih. "Kamu sudah kembali?"


"Ya, aku melupakan laptop-ku untuk mencari Pengadegan atau Pelelangan di luar negeri. Menjual banyak ton emas membutuhkan penada yang besar."


"Begitu, apa mau di buatkan minuman hangat?"


"Hmmm ... "


Qin Chen duduk di tempatnya, ia memposting gunung emas ke forum mencari orang yang berani menawarkan harganya mengambil semuanya.


Dalam catatan sejarah selama ribuan tahun, hanya ada beberapa orang besar mempunyai emas sebesar 14-20 Ton emas secara pribadi bukan sebuah perusahaan.


Sekarang, Qin Chen mencetak sejarah baru menjual gunung emas sebesar 100 ton dengan harga selangit.


Minuman hangat berada di sampingnya, Bai Tianzhi berada di belakang memijatkan punggungnya.


"Apa tidak apa-apa mempostingkan ini di internet? Bagaimanapun emas sebanyak itu akan membahayakanmu menyimpannya lebih lama di sana." Ucapnya bertanya dengan lembut kearah Qin Chen.


"Tidak apa-apa, aku mempunyai caraku sendiri menyembunyikan keberadaan emas ini. Apa kamu sudah gunakan uang yang aku kirim?"


"Belum, aku berencana pergi ke Pusat Perbelanjaan selepas tengah hari. Pagi ini aku bermeditasi menyegarkan tubuh, lalu membaca buku yang aku pinjam dari perpustakaan." Balasnya.


Bai Tianzhi begitu teliti saat ia memijatnya, pegal-pegal Qin Chen menghilang. Mendapatkan perawatan setelah bekerja tidak buruk, ia masih banyak yang harus di capai sekarang beristirahat untuk menikmati masa muda.


"Aku mendapatkannya dari menjual batu darah untuk orang kaya, dia membeli kedua batu darah dengan harga besar. Jadi, kalau kamu mau menghabiskannya bukanlah masalah bagiku untuk mencarinya lagi."


"Aku akan menyimpannya sebagai tambahan suatu saat nanti kalau kita membutuhkannya." Jelasnya.


Qin Chen hanya diam, ia melihat postingannya mulai banyak yang berkomentar. Mulai dari mengatakannya seorang pembohong dan lain sebagainya, ia mengabaikannya karena yang ia cari adalah orang yang berani menampung segunung emas murni.


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2